Setitik Pilu

Setitik Pilu
14. Mengapa Aku?


__ADS_3

beberapa hari sudah Arletha berteman dengan Wini. mereka tampak semakin akrab dan dekat. sering terlihat bersama saat di kelas dan di lingkungan sekolah.


hari ini, di kelas Arletha akan ada tugas kelompok, dan pastinya Arletha akan mengajak Wini bergabung dalam kelompoknya.


Tugas mereka adalah membuat sebuah karya seni yang dapat dijual dengan meminimalkan pengeluaran dan sebisa mungkin memanfaatkan barang bekas. dimulai dari perencanaan hal apa yang akan mereka buat, pembuatan produk dan presentasi hasil karya mereka.


Arletha yang sudah memiliki gambaran, langsung saja mengajak Wini untuk berdiskusi tentang idenya. mereka terlihat sangat fokus dan serius membahas tugas ini.


setelah perjalanan panjang menuju sebuah kesepakatan, akhirnya Arletha dan Wini telah memutuskan akan membuat apa dan bagaimana mereka membuatnya.


selanjutnya mereka akan menyerahkan rancangan itu pada gurunya dan akan mulai mempersiapkan apa yang dibutuhkan untuk membuat produk itu minggu depan.


------------------


pulang sekolah


Wini sudah keluar kelas lebih dulu karena ada kepentingan, dan hal itu membuatnya harus meninggalkan Arletha di kelas. saat Wini dan teman-teman lain sudah keluar, Arletha masih tampak membereskan buku-bukunya. kesempatan yang bagus untuk Fifi and the geng merecoki Arletha.

__ADS_1


"hai Arletha, gimana nih kabarnya? kayaknya baik banget deh ya. udah punya temen baru. di sayang-sayang. dibanggain sama guru. trus apa lagi? disanjung-sanjung gitu? seneng loh seneng? iyalah harus seneng kan anak baik" ucap Fifi sambil tersenyum meremehkan.


Arletha hanya menarik napasnya dan kemudian kembali melanjutkan kegiatannya memasukkan buku ke dalam tas. dia tetap diam tak menanggapi ucapan Fifi.


Fifi yang melihat Arletha hanya diam saja menjadi semakin geram. dia lagi-lagi menggebrak meja Arletha sambil berteriak "heh lu budek atau apa sih. nih ya gue ngajak ngomong. diem mulu. udah sok banget sih lu jadi orang. anak baru gak punya temen belagu aman sih"


"by the way kayaknya kita semua anak baru deh ya? kenapa dia ngerasa senior? batin Arletha. dia tetap diam, dan akan pergi dari kelas.


tapi sebelum Arletha pergi, tangannya dicekal oleh Eva (teman Fifi). "apalagi sih. aku mau pulang capek" kata Arletha.


"mau kita? nih mau kita" ucap Fifi sambil menyiram Arletha dengan tepung dan air.


"kenapa ini terulang lagi? kenapa ini lebih parah? kuat? gak!!!!!!! Aku rapuh, aku gak kuat lagi" batin Arletha menangis.


"apa aku gak pantes bahagia? apa aku cuma pantes untuk merasakan sakit? kenapa? kenapa harus aku?"


"aku capek terus-terusan kayak gini. capek banget".

__ADS_1


setelah hampir dua jam di kamar mandi, Arletha sudah lebih tenang. dia berusaha menekan rasa sakitnya dan kembali menampakkan wajah tak pedulinya. dia berusaha kuat dan pulang dengan keadaan yang baik.


setelah penampilannya kembali seperti tadi, Arletha memutuskan untuk keluar dari kamar mandi dan beranjak pulang. tidak pulang ke rumah, tapi jalan-jalan sebentar di sekitaran taman.


duduk di tengah taman saat mendapat tempat duduk, bersandar di kursi itu dan mulai mendongak menatap langit.


merasakan hembusan angin sore dan melihat indahnya pemandangan langit dengan suasana yang cukup sepi dan tenang. hal ini tentulah sangat bisa menenangkan hati dan pikiran Arletha.


dia diam dengan posisi ini selama beberapa saat, sambil sesekali memejamkan mata dan menikmati suasana itu.


"huhh. baiklah tenang dan kuasai emosimu. kamu kuat. kamu bisa dan kamu pasti sanggup Arletha. Semangat!!!!!" kata Arletha dalam hati sambil tersenyum.


setelah menggumamkan kata-kata penyemangat untuk dirinya, Arletha memutuskan untuk pulang. penampilan dan suasana hatinya sudah cukup netral, jadilah dia berani untuk pulang ke rumah.


---------------------------


semoga besok aku mampu melaluinya lagi. biarlah hari ini berlalu dan menjadi penguatku. masa depan masih panjang. masih banyak hari-hari di depan. semangat!!!!

__ADS_1


---------------


kritik, saran dan dukungan kalian sangat aku tunggu teman-teman 😊😊


__ADS_2