
Hari ini sudah saatnya kembali normal. Tak ada yang sibuk seperti kemarin-kemarin, walaupun masih ada sih yang sibuk, tapi tak sebanyak kemarin.
Arletha pun sudah kembali ke kelas untuk belajar. Semua berjalan seperti sebelumnya, untuk hari ini. Iya hari ini, namun entah untuk esok dan seterusnya....
******
Hari telah berlalu begitu cepat. Waktu kian bertambah dan menghilangkan keadaan saat ini menjadi sebuah kenangan.
Begitu pula dengan Arletha, dia terlihat berbeda. Kedekatan dengan Ica semakin erat karena kepanitiaan yang mereka lakukan kemarin dan renggangnya dia dengan Wini karena jarang berjumpa dam bercakap.
Lagi, Arletha juga lupa akan misinya yang dulu. Sebuah keinginan untuk memberikan kesan "akur" bagi teman-temannya. Seperti debu yang tersapu angin, hilang dan teruapkan, dilupakan seiring runtuhnya kepekatan waktu.
Wini yang memang pendiam, dia hanya melihat dan tersenyum akan apa yang terjadi. Ya, dia juga merasakan ada perbedaan kualitas dan kuantitas dari setiap waktu yang dimilikinya dengan Arletha.
Arletha yang lebih sering berkumpul dengan Ica dan Tika membuatnya lebih diam lagi di kelas. Tak ada yang mengajaknya bicara karena memang dia tidak terlalu dekat dengan yang lain, hanya Arletha yang bisa dekat dan nyaman jika bersama.
Namun, entah kini bisa terulang atau tidak melihat sikap Arletha yang sudah berubah.
"Apa hakku untuk melarang dan membatasi lingkup pertemanannya. Memang aku siapa? Aku bukan siapa-siapa kok" batin Wini bergemuruh.
Bimbang dan merasa sepi, tapi mau bagaimana lagi jika memang itu adalah kebahagiaan Arletha.
__ADS_1
.
.
Semakin hari, semakin terlihatlah bahwa Arletha lebih sering menghabiskan waktu dengan Ica dan Tika, entah itu saat di sekolah atau bahkan pulang sekolah.
Mereka bertiga tampak sangat asyik membicarakan hal-hal apapun itu. Fifi juga merasakan perbedaan ini. Tapi apalah daya, ia tak akan berani berkata seperti itu pada Arletha.
Biarlah semua menjadi misteri dalam hidup ini dan akan terungkap nanti, jika waktunya sudah tepat
Seperti itulah ungkapan hati Fifi dan mungkin juga Wini. Wah Fifi sudah semakin bijak saja, hehe.
Semakin hari, Arletha semakin lengket dengan Ica juga Tika. Tak ada lagi waktu quality time bagi Arletha dengan temannya yang dulu.
Mungkin waktu sudah berjalan dengan begitu cepat, hingga perubahan sikap pun sudah sangat terlihat.
Dan kini saat akan pulang sekolah, Arletha terlihat belum pulang bersama dengan dua teman barunya itu. Di sana, Wini juga masih terduduk di bangkunya. Suasana kelas yang sudah sepi dan hanya meninggalkan mereka berdua, membuat Wini ingin menghampiri Arletha dan mengajaknya mengobrol. Sebuah kerinduan mencuat dalam diri Wini
Dengan perlahan, Wini pun menghampiri Arletha dan berkata, "hai Let".
"Eh Wini, halo" jawab Arletha menoleh sebentar lalu sibuk lagi membereskan bukunya lagi.
__ADS_1
"Em belum pulang? Yuk bareng" Wini mencoba untuk basa-basi sedikit.
"Oh iya bentar lagi nih" Arletha
"Hem, keluar bentar yuk. Udah lama nih kita gak ke mana gitu? Mau ke toko buku atau taman gitu, gimana?" tanya Wini dengan canggung.
Canggung? Sepertinya iya karena sudah beberapa waktu mereka tak terlibat percakapan.
"Eh aduh sorry Win. Aku udah ada janji sama Ica dan Tika. Mau ke rumah Ica sih, gimana dong? Atau kamu ikut aja yuk" jawab Arletha dengan tanpa rasa bersalah, justru dengan raut bahagia.
"Oh gitu ya, gak apa-apa Let. Gak usah aku, kamu aja. Ya udah kalau gitu, aku duluan ya. Have fun" ucap Wini mengakhiri percakapan itu dengan sedikit getir. Percakapan yang terasa sudah lama karena tak saling menyapa.
"Iya Win, hati-hati ya" jawab Arletha lagi dengan lambaian tangan.
Ada sebuah rasa kecewa dalam diri Wini karena diabaikan oleh Arletha. Dia merasa semua memang benar-benar berubah.
"Mungkin aku udah gak asik kali ya. Atau dia udah bosen sama aku. Huh ya sudahlah biarkan saja yang penting dia bahagia" kata Wini pada dirinya sendiri.
*****
Entah apa yang akan terjadi di hari selanjutnya. Semua benar-benar misteri semesta. Tak ada yang tahu bagaimana akhir dari sebuah kisah, semoga semua akan baik-baik saja untuk semua yang terlibat.....
__ADS_1