
Sekolah Dasar,,
waktu untuk anak anak mulai belajar, bermain, dan berinteraksi dengan lebih mandiri dalam kesehariannya. belajar bagaimana sih menghabiskan waktu bukan dengan orang tua saja. tapi dengan beberapa pelajaran umum, berkenalan dengan teman baru, guru baru dan hal hal dasar lain untuk bekal nya hidup mandiri di masa yang akan datang.
seharusnya ini akan sangat menyenangkan bukan? pastinya anak anak akan senang karena memiliki lebih banyak lagi teman belajar dan bermain.
tapi sepertinya ini tidak terlalu benar. ada seorang anak perempuan dia bernama Arletha. gadis cantik, baik dan pendiam dan bisa di katakan manja ya. karena dia terbiasa nempel dengan orang tua dan bisa di bilang di asuh dengan cara otoriter. dia anak yang lahir dengan keluarga berwatak keras dan memiliki banyak aturan yang harus di patuhi. saat apa yang dia lakukan tidak sesuai dengan apa yang di inginkan oleh orang tua nya. maka dia akan di marahi.
boleh ku katakan bahwa pola asuh yang di terapkan orang tua nya memang sedikit keras. bukannya salah. hanya saja kurang tepat. anak kecil yang selalu di berikan kekangan dan diberikan wanti wanti agar mau mematuhi setiap perkataan orang tua yang jika di langgar pasti akan ada hukuman. walau pun hanya secara verbal. tapi ini bisa mengganggu tumbuh kembang anak.
Arletha, di sekolah dia sangat pendiam, tidak punya teman tetapi dia disenangi oleh gurunya. karena dia bisa belajar dengan baik bahkan apa yang teman teman nya belum pernah tau. dia sudah mahir. jadi, guru tak kesulitan mengajarinya. Arletha tidal pernah jajan di kantin sekolah karena orang tuanya juga tidak memperbolehkan dia jajan sembarang. dan ini membuat teman teman nya terkadang heran padanya.
__ADS_1
perlu kalian ketahui Arletha adalah anak yang berbeda dari seluruh anak di sekolah nya. tak usah ku sebutkan. yang pasti dia berbeda bukan dalam hal fisik dan psikis.
ini masih anak SD loh. sekolahnya masih dasar. apa kalian pernah membayangkan adanya tindakan bullying di masa ini?? bagaimana rasanya ya jika kita mengalami ini? miris? pasti. seperti tersayat belati tajam tak kasat mata dan sakitnya itu loh gak berdarah. hei ini anak anak. mereka belum remaja apa lagi dewasa yang dengan gampangnya tau bagaimana coping stress yang di perlukan. dan ini lah yang di alami oleh Arletha. seorang anak SD yang dianggap paling berbeda, dia sendirian, tidak punya keberanian untuk melawan, dan takut untuk mengadu. hanya tangis pilu yang bisa dia perbuat.
apalah daya, seorang anak perempuan yang tidak pernah berinteraksi dengan teman sebaya saat di rumah langsung di lepas ke lingkungan baru dengan tidak mengenal siapa pun. tidak pula di dukung dengan keamanan mental yang memadai.
kejadian bullying di masa kanak kanak tak bisa di elakkan. gadis manja yang pendiam dan selalu menurut ini tak bisa berbuat apa apa. saat sang kakak kelas yang sok senior dan berkuasa mengelilinginya di kelas dan menghujat nya habis habisan. hanya tangis tak bersuara lah yang bisa dilakukan nya. tak ada yang berani menolong. tak ada yang berani memisahkan dan tak ada yang beranj menegur. hanya menonton dan diam di tempat masing masing yang mereka lakukan.
--------------------------
Arletha tak pernah mengadu pada orang tuanya tentang apa yang terjadi. dia hanya diam dan menangis jika ia sudah tak kuat. memendam rasa pilu itu sendiri tak ada yang di ajak nya berbagi. selain dia anak yang pendiam dan tidak senang bersosialisasi, dia juga anak yang tertutup dan tidak suka jika privasinya di usik. dia mengalami bully yang sangat memojokkan ini selama beberapa tahun. hingga para rombongan si pembuat onar itu di luluskan oleh pihak sekolah.
__ADS_1
yah hal ini dia lalui sendiri selama sekolah dasar itu. saat kakak kelasnya itu telah lulus. jangan salah sangka. dan jangan berasumsi bahwa penderitaan nya berakhir ya. jika itu asumsi mu maka kamu salah๐๐
---------------------------------
kira kira apa ya yang terjadi??
simak kelanjutan nya di chapter selanjutnya yaa
-----------------
terimakasih teman teman yang sudah membaca cerita ku. dukung author terus ya agar semakin semangat dalam berkarya. ini cerita pertama ku. semoga kalian suka๐๐
__ADS_1