Setitik Pilu

Setitik Pilu
24. Benar-benar Awal


__ADS_3

tak lama setelah itu, Ikhsan kembali ke taman dengan membawa banyak sekali makanan. lalu dia menghampiri Sandy dan memberikan makanan itu.


"nih bro udah gua beliin banyak tuh. tapi gimana ngasihnya ya? sungkan nih gua" bisik Ikhsan pada Sandy.


"gimana ya? masa kita mau gabung ke sana? eh tapi boleh deh. ke sana aja lah yuk. gentle okee" jawab Sandy sambil tersenyum penuh makna.


"lu yang ngawalin ya tapi. gua mah ngikut aja. hehe" Ikhsan.


Akhirnya Sandy mulai berdiri membawa makanan tadi dan berjalan mendekati Arletha juga Wini, diikuti oleh Ikhsan.


"ekhemm, permisi. hai boleh gabung nggak? nih kita udah beli camilan. makan bareng yuk" ucap Sandy kikuk.


"eh, iya kak boleh kok" jawab Wini spontan. Arletha masih tak bergeming, dia masih fokus pada musik yang dia dengar dan memejamkan matanya.


"Makasih ya. nih makan aja gapapa kok. kita udah beliin khusus buat kalian juga. hehe" ucap Ikhsan.


Wini yang melihat Arletha masih diam kemudian menyenggol lengannya.


Arletha yang merasakan senggolan di lengannya itu pun lalu membuka matanya dan menoleh. saat menoleh dia kaget karena ada orang lain di sini. dia pun lalu tersenyum dan melepaskan headset dari telinganya.


"eh, hai kak. sorry tadi gak denger hehe" ucap Arletha.

__ADS_1


"eh ha-hai Arletha" sahut Sandy gugup.


"loh kakak tahu namaku? wah padahal aku belum kenal kalian. hehe" jawab Arletha


"eh-eh. anu itu. duh gimana ya" Sandy gugup.


"duh, santai aja kali kak. kok gugup gitu, aku gak gigit kok. haha" Arletha sambil tertawa.


Sandy yang melihat tawa Arletha dari dekat semakin terpesona saja. "wah, bener-bener cantik" batin Sandy


Ikhsan yang melihat temannya bengong sambil melongo itu pun menyenggolnya dan berbisik "heh mingkem kek. gak malu apa di depan doi kayak gitu. jaga image woyy"


"hem. ya sudah deh kalo begitu. kira-kira boleh gak nih kita kenalan sama kalian?" ucap Ikhsan tiba-tiba.


"boleh kok kak. boleh bangett" Wini langsung nyaut dengan semangatnya.


"Wini" bisik Arletha.


"hehe. terlalu semangat ya Let aku?" bisik Wini juga.


"hem aku Ikhsan, dan ini temenku namanya Sandy. kita kelas 11" kata Ikhsan memperkenalkan diri mereka.

__ADS_1


"iya kak. aku Wini dan ini Arletha. tapi, kayaknya kakak-kakak udah kenal deh ya sama dia. hehe" ucap Wini.


"hehe enggak juga kok. cuma tau namanya aja. belum pernah kenalan juga" kata Sandy.


"ya sudah, sekarang udah pada kenalkan. yaudah yuk kasian tuh makanan dianggurin. hehe" kata Arletha.


"eh iya juga. nih makan aja. itung-itung buat perkenalan kita. haha" sahut Ikhsan.


dan akhirnya setelah perkenalan itu, mereka makan bersama di bawah pohon depan kolam itu. jam istirahat ini mereka habiskan dengan saling mengenal dan bercanda bersama di sana. awal yang baik untuk proses pendekatan. haha.


"wah. Terima kasih Tuhan. Engkau telah mengabulkan keinginan ku untuk dekat dengan Arletha. tak akan ku sia-siakan kesempatan ini. semoga lagi ya Tuhan, aku bisa lebih dekat dan bisa mengenalnya lebih dalam lagi" batin Sandy.


_________________


siang hari ini, Arletha, Wini, Sandy dan Ikhsan memulai pertemanan yang baru. ada harapan untuk lebih lama lagi saling mengenal dalam hati mereka masing-masing. hanya diri mereka sendiri yang menyadari keinginan itu. tak saling mengatakan, tapi semua tersimpan dalam setiap hati.


semoga awal ini akan semakin mendekatkan dan tak akan saling meninggalkan.


---------------------


semoga saja😊

__ADS_1


__ADS_2