
Pulang sekolah,,,
seperti yang mereka rencanakan tadi, setelah bel pulang sekolah berbunyi mereka akan langsung cusss jalan-jalan.
sore hari ini Arletha dan Wini benar-benar menghabiskan waktu bersama, bukan cuma makan saja tapi mereka melanjutkan kebersamaan dengan pergi ke toko buku, singgah sebentar di taman kota sambil menikmati senja dan merasakan sejuknya hamparan angin.
mereka terlihat senang dengan quality time yang mereka lakukan hari ini. berlipat-lipat kebahagiaan yang Arletha rasakan. ya walaupun tetap ada hal sedih yang dia alami, tapi bukankah masih banyak hal baik yang bisa dia syukuri dan banggakan untuk hari ini?
"wahh seneng deh bisa kayak gini sama kamu" kata Arletha.
"bukan kamu aja kali yang seneng, aku juga. seneng bangettttt malahan" jawab Wini.
__ADS_1
setelah mengatakan itu, mereka berdua tersenyum dan tertawa. entah bagaimana lagi kata-kata yang dapat diucapkan, tak ada lagi yang mampu menggambarkan rasa senang mereka saat ini. intinya mereka menikmati itu dan merasa bahagia. sejenak melepaskan penat dalam jiwa dan raganya, menyingkirkan semua masalah dan berbahagia bersama sore ini.
--------------------------
selesai menikmati waktu bersama, Arletha lalu pulang ke rumah, beristirahat sebentar dan setelah itu dia mulai membuat kegiatan kesukaannya yaitu,,, menulis.
dia menuliskan bagaimana keadaannya hari ini. betapa bahagianya dia hari ini. setelah beberapa hari merasakan pilu kini dia bisa merasa senang lagi. dia mampu meredam emosi negatifnya dan memunculkan motivasi untuk dia merasa mampu menghadapi masalahnya.
dia merasa bahwa waktu terbaik itu bukanlah banyaknya waktu itu tetapi waktu terbaik adalah sedikit saja kita diberikan waktu, tapi kita mampu membuat waktu itu berharga, bermakna dan berkesan bagi orang yang terlibat di dalamnya. kualitas adalah yang terpenting dan bukan hanya tentang kuantitas.
sebentar tapi mampu membangkitkan semangat dan motivasinya untuk terus berjuang dalam segala lika-liku hidupnya.
__ADS_1
-------------------------
"Aku tau tak selamanya aku akan melulu bahagia, juga tak selamanya hidupku tentang pilu. Tinggal tunggu waktu dan kesempatan juga bagaimana aku bisa mengelola semua yang ada untukku. percayalah pasti bahagia yang berkualitas akan ku rasa".
"aku juga tau bukan hanya aku yang punya problem hidup. bukan cuma aku yang menjadi korban. bukan aku saja yang mengalami hal-hal buruk ini. tapi, banyak orang di luar sana yang juga mengalami hal sama bahkan lebih berat dari aku. aku percaya waktu akan menunjukkan rencananya. aku juga percaya Tuhan akan menunjukkan kuasaNya. saat itu sudah terjadi, aku hanya tinggal melihat dan merasakan apa yang akan ku terima dari segala usaha dan kesakitanku".
"aku sadar Tuhan adalah keadilan, adil yang sesungguhnya. bukan hanya tentang sama rata tapi suatu hal di mana arti adil yang sesungguhnya. hanya tinggal menunggu dan menunggu. tak usahlah buru-buru. sabar dan taat adalah kunci. tak apalah sakit dan pedih saat ini, tapi jangan lewatkan satu hal, bahwa di atas perihmu Tuhan tak pernah lupa menyelipkan sebuah kebahagiaan untukmu. memang sering tak terlihat, tapi dampaknya sangatlah luar biasa".
"aku tau tak semua orang sependapat denganku. tapi, itulah yang ku rasakan. itulah yang mampu ku serap selama ini. itulah yang mampu mendewasakan dan memotivasiku. itulah secuil problema yang bisa memberikan arti kehidupan yang sesungguhnya kepadaku".
"terima kasih Tuhan suka duka yang silih berganti ini. pilu yang menyayat hati tak hentinya kau beri, tapi Kau pun tak lupa memberi haru dalam waktu yang berdekatan bahkan dalam waktu bersamaan".
__ADS_1
"terima kasih waktu, kau telah membuktikan bahwa kamu sangat berharga walau itu sejenak".
--------------------