Setitik Pilu

Setitik Pilu
29. Surprise,,,,


__ADS_3

hari ini adalah hari libur semester ganjil bagi seluruh siswa. Arletha pun turut serta di dalamnya. dia yang telah memiliki planning untuk bersantai di rumah sambil membaca itu tiba-tiba teringat suatu hal.


"Tyas"


"baiklah aku akan menyusul mu ke sana Tyas. tunggulah kejutan dariku hehe" batin Arletha bersemangat.


kini, Arletha akan mempersiapkan barang-barang yang akan dia bawa berlibur menyusul Tyas.


tidak banyak hanya beberapa pakaian dan perlengkapan wanita. dia mengemasnya dengan sangat rapi dan mudah di bawa.


Arletha sangat bersemangat dengan idenya ini. jadilah dia mempersiapkan semuanya dengan baik.


di lain tempat, ada seorang gadis cantik yang tengah menggeret koper miliknya bersama dengan dua orang paruh baya. dia tersenyum dengan bahagianya dan nampak sekali raut bahagia di wajahnya.


dia sudah berencana memberikan kejutan untuk seorang temannya. tanpa memberitahu bahwa dia akan berkunjung, dia datang dengan banyak rasa rindu yang tak bisa dibendung lagi. kesibukan mereka masing-masing, atau sebagian besar adalah kesibukannya yang membuat mereka jarang berkabar dan saling sapa.

__ADS_1


mengingat itu, membuatnya merasa bersalah dan ingin menebusnya dengan kejutan hari ini.


mereka berdua sama-sama merencanakan kejutan dan lihat saja siapa yang benar-benar akan terkejut hehe


----------------


di rumah Arletha


Arletha telah mempersiapkan semua kebutuhannya selama dia akan mengunjungi Tyas, dia juga sudah meminta ijin kepada orang tuanya. sebelum berangkat dia berinisiatif untuk istirahat sebentar dan setelah itu dia akan langsung pergi mengunjungi Tyas.


-------


"sudah lama ternyata dan rindu ini sangat ingin ku lampiaskan. huhu Arletha ku sayanggggg. i am coming" setelah mengucapkan itu, Tyas lalu masuk ke dalam.


di teras rumah terlihat ada mama Arletha di sana. Tyas kemudian mengucapkan salam dan berpelukan serta bercipika-cipiki ria.

__ADS_1


"loh Tyas kamu di sini? itu si Arletha tadi minta ijin mau nyusulin kamu lo. tahu-tahu udah ada di sini aja orangnya" mama Arletha.


"masa sih tan? wah kayaknya kita sama-sama punya tujuan yang sama nih hehe" Tyas.


"yaudah deh kamu masuk aja. Arletha ada di kamar. susulin gih ke kamarnya" Mama Arletha


"oke deh tan. aku masuk dulu ya" Tyas.


setelah mengatakan itu, Tyas pun masuk ke dalam rumah dan menuju ke kamar Arletha. dia melihat pintu kamar Arletha terbuka, sedikit mengintip ke dalam dan dia melihat Arletha yang tengah tertidur.


Tyas melihat Arletha bisa tertidur dengan nyamannya dan dia menganggap itu menggemaskan. tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, dia pun mengambil ponsel dan memfoto wajah damai Arletha itu.


dia ingin sekali mengagetkan temannya ini, tapi ketika diperhatikan lagi wajah lelah Arletha membuatnya tak jadi melakukan hal itu. jadilah dia duduk di kursi depan tempat tidur itu.


Tyas mulai mengingat kebersamaan mereka yang sangat singkat itu. sebenarnya dia tidak ingin berpisah sekolah seperti ini dengan Arletha, ya mau bagaimana lagi sudah takdirnya dia harus berpisah dengan Arletha saat bersekolah.

__ADS_1


tapi dia bersyukur saat dia pergi, ada orang lain yang menjaga dan menemani Arletha. dikala dia senang maupun susah.


dan akhirnya juga seseorang yang telah mengagumi Arletha secara diam-diam itu mau mendekati Arletha. walaupun masih dalam tahap pendekatan pertemanan. tak apalah yang penting dia sudah berani mendekat dan menjaga Arletha dari dekat.


__ADS_2