
setelah menunggu beberapa saat, Tyas melihat ada pergerakan dari Arletha. dia kemudian berdiri dan mendekati Arletha. dengan jailnya dia membungkuk dan kepalanya tepat berada di atas Arletha. dia menunggu sedikit lagi sambil tersenyum.
Arletha yang merasakan seperti ada yang memperhatikan pun langsung membuka matanya. betapa kagetnya dia, saat dia membuka mata di depan matanya langsung tampaklah wajah orang yang matanya melotot juga tersenyum.
"aaaaaaaaaaaaaaa" Arletha langsung berteriak dan memukul wajah Tyas.
"aduh Letha sakit" ucap Tyas terkejut pula. terkejut dengan teriakan Arletha dan ditambah dengan pukulan maut sang Arletha. dobel deh sakitnya. hahahaa.
"Arletha yang sudah sadar akhirnya membuka mata lagi dan memperhatikan siapa yang ada di kamarnya ini.
"loh Tyas? ini mimpi ya? apa aku udah nyampek? kok tadi rasanya aku baru minta ijin sama mama. kok udah ada dia sih" gumam Arletha.
"ihhhh Arletha teman baiknya dateng bukannya disambut dipeluk gitu. ini malah diteriakin dipukul juga lagi. sakit tauuu. udah capek-capek perjalanan jauh belum istirahat kena pukul lagi. huh sial. emang bener aku gak usah ke sini aja tadi" omel Tyas sambil bibirnya telah maju 10 centi. hehehe.
Arletha yang sudah paham bahwa dia masih di kamarnya dan yang di depannya saat ini adalah Tyas sungguhan, langsung bangun dan mendekati Tyas.
setelah sampai di depan Tyas, Arletha lalu memeluk Tyas sangat erat dan mulailah dia menangis.
"Tyas maafin ya aku gak tahu kalo itu kamu. kamu juga sih ngagetin. kan kamu juga gak bilang kalo mau ke sini. maafin yaaaaaa" ucap Arletha.
"huhhhh iya-iya. udah duhhh jangan nangis gitu. aku tu emang mau bikin surprise buat kamu, dan ternyata berhasilkan. sampai kamu aja teriak gitu haha yah walau dapet bonus pukulan maut kamu sih" jawab Tyas sambil membalas pelukan Arletha.
"padahal aku juga pengen kasih surprise buat kamu tapi kenapa kamu duluan sih yang ke sini. tuh lihat aku udah packing rapi rapi perlengkapan aku. malah kamu udah di sini. sia-sia dong perjuangan ku mengemas itu semua" kata Arletha jengkel.
"adu duh. jangan kesel gitu dong. jangan cemberut jangan murung. gak akan sia-sia kok tenang aja. kita tetep akan liburan. kita berdua. menghabiskan waktu beberapa hari ke depan oke??" ajak Tyas.
"huh yang bener? emang mau ke mana?" tanya Arletha.
"kita ke pantaiii" jawab Tyas sambil tersenyum manis sekali.
"wahhhh. ayooo, kapan berangkat?" Arletha
"besok? atau terserah kamu sih. tapi jangan sekarang dulu ya. masih capek nih abis perjalanan jauh" Tyas
"iya deh. besok kita berangkat" Arletha.
dan hari ini Tyas menginap di rumah Arletha. mereka saling curhat, dan menikmati waktu bersama di hari pertama bertemunya mereka setelah beberapa bulan berpisah. banyak hal yang mereka berdua bicarakan. dan habislah hari ini dengan kesenangan dari dua orang teman yang telah lama sibuk dengan urusan mereka masing-masing dan akhirnya bisa kembali menghabiskan waktu bersama lagi.
----------------
__ADS_1
keesokan harinya
jam telah menunjuk pada angka 9 pagi. dua gadis yang tengah meredam rindu itu terlihat sudah selesai mandi dan bersiap untuk pergi jalan-jalan ke pantai menghabiskan waktu bersama mereka.
"udah semua?" tanya Arletha
"sudahh. yuk cap cusss" jawab Tyas
mereka kemudian ke luar dari kamar dan menghampiri mama dan papa Arletha yang kebetulan ingin tetap di rumah dan mengambil cuti.
"ma pa kita berangkat dulu ya" pamit Arletha sambil berpelukan dan mencium tangan mereka diikuti oleh Tyas.
"iya hati-hati ya kalian. selamat bersenang-senang" ucap mama Arletha sambil tersenyum.
Arletha dan Tyas akhirnya pergi bersama. perjalanan dari rumah Arletha menuju pantai memakan waktu sekitar 3 jam perjalanan. mereka pergi menaiki kereta api dan nanti akan dijemput oleh agen travel yang telah mereka sewa kemarin malam.
di tempat yang berbeda
"wihh liburan bareng. gratis lagi. indahnya liburan kali ini" ucap seseorang.
"gratisan mulu. kalo gini aja langsung gercep lu" jawab temannya sambil menonyor kepala temannya itu.
"ya sudah ayo berangkat"
mereka telah berencana pergi liburan bersama tapi, waktu itu masih belum tahu arahnya mau ke mana. tapi, entah keberuntungan dari mana. mereka mendapatkan sebuah informasi akurat. haha..
dan kini mereka berdua pergi menuju sebuah tempat liburan menyusul sang pujaan? hati? entahlah. haha.
di lain tempat lagi. ada seorang gadis yang sebenarnya tidak ingin pergi ke mana pun, tapi sebuah informasi pula membuatnya semangat untuk ikut serta. dan beginilah akhirnya. dia telah on the way ke suatu tempat itu.
---------
beberapa jam kemudian 2 orang teman yang sudah seperti penguntit tadi akhirnya telah sampai di depan penginapan yang akan mereka tempati selama berlibur di sini. mereka sudah menyewa tempat tapi masih belum ingin masuk ke dalam. seperti masih menunggu.
Seorang gadis tiba-tiba juga menghampiri mereka dan menyapa kemudian ikut serta menunggu bersama di depan penginapan.
di tempat lain lagi,,
Arletha dan Tyas sangat menikmati perjalanan mereka. menghabiskan waktu dengan bercanda dan tertawa bersama untuk membunuh waktu menunggu sampai pada tempat tujuan dan ingin menggantikan waktu yang telah mereka lewatkan dengan kesibukan masing-masing.
__ADS_1
banyak topik yang mereka bicarakan. menyambung pembicaraan mereka yang terputus kemarin malam karena membutuhkan istirahat.
memang benar ngobrol dengan teman yang telah memberikan kenyamanan dan kepercayaan dapat membunuh kebosanan dalam menunggu waktu berlalu.
nyatanya mereka tidak merasa bosan atau mengantuk selama perjalanan dan bahkan kini mereka telah sampai di stasiun kereta api tujuan mereka.
mereka kemudian mencari agen travel yang menjemput dan setelah menemukan mereka langsung saja menuju penginapan.
beberapa menit kemudian mereka telah sampai di tempat penginapan yang akan mereka gunakan selama berlibur di sini. bagi Arletha tempat ini sangat nyaman.
setelah turun dari mobil, Arletha dan Tyas kemudian mendekati pintu masuk. namun, saat akan masuk Arletha seperti melihat ada 3 orang yang mirip dengan orang yang dia kenal. Arletha kemudian berhenti dan menuju ke arah 3 orang itu.
saat sudah dekat, dia mulai mengenali mereka. dia kaget bukan main karena ada 3 orang temannya lagi yang sepertinya akan ikut liburan bersama dia dan Tyas.
"heiiii, kalian??? jadi kita liburan bareng???" ucap Arletha. terlihat kaget dan sangat bahagia.
"eh hai Letha udah sampai ya. ya dong kita liburan bareng. gimana?" jawab Ikhsan
"ya ampun. kok aku gak tau sih. ih kalian kok gitu gak ada yang ngasih tau. kamu juga Tyas. kok diam aja kalo kita liburan rame-rame" kata Arletha sambil manyun
"hehe so surprise for you Letha. maafin ya. sengaja banget emang. hehe" jawab Tyas.
"ya sudah deh. jangan salah salahkan lagi. sekarang kita masuk beres-beres dulu istirahat sebentar trus kita makan bareng nanti. gimana?" ucap Wini menengahi.
"siappp" jawan semua berbarengan.
"oh ya kalian hutang penjelasan sama aku" ucap Arletha tiba-tiba.
"iya-iya nanti kita ceritain" jawab Sandy.
dan Akhirnya mereka masuk ke kamar masing-masing. hanya 2 kamar sih hehe.
sebelum makan dan jalan-jalan di sana, mereka memutuskan untuk istirahat dulu. karena perjalanan yang lumayan panjang tadi. yah walaupun sebenarnya tidak terlalu capek tapi mereka tetap memilih untuk berberes terlebih dahulu.
________
bagaimana kelanjutan liburan mereka? dan bagaimana juga mereka bisa berlibur bersama?
tunggu di next chapter yaa..
__ADS_1
terimakasih sudah membaca. jangan lupa vote, komen, likenya ya. kritik dan saran sangat author harapkan dari kalian. terimakasih 😊😊