
Oh ya kita belum berkenalan kan. baiklah mari ku beritahu tentang aku.
Namaku adalah Sandy Deryla. Orang-orang biasanya memanggilku Sandy. Sudah tau kan saat ini aku kelas berapa? ya, aku kelas 2 SMA. Usiaku saat ini 17 tahun. aku anak tunggal dan aku pun tinggal dengan kedua orang tuaku.
banyak orang yang mengenalku, mengganggap bahwa aku anak yang ceria, suka bergaul, jail dan hal ini membuatku banyak dikenal oleh orang lain. Sombong sedikitlah ya, aku adalah salah satu anak yang populer di manapun aku berada. wkwkwk
punya banyak teman dan penggemar telah ku alami sejak kecil. di mulai dari anak-anak tetangga, saudara dan teman-teman baik dari sekolah, organisasi ataupun dari tempat lain.
aku memang mudah sekali akrab dengan orang baru. bisa mengajak mereka untuk bergabung dan bercanda bersama seperti orang yang telah kenal lama.
sok akrab, sok kenal? kadang itu julukan untukku bagi orang-orang yang sok juga. hehe. tapi tak apa. memang itulah aku.
tapi, entah kenapa. dengan dia aku seperti kehilangan aku yang sebenarnya. di mana aku yang mudah akrab dengan orang baru dan orang asing? mana aku yang biasanya punya cara untuk berkenalan dengan orang baru? aku tak tau ke mana hilangnya keahlianku itu saat berhadapan dengan dia.
semua kata-kata dan cara-cara yang ada di otak ku seperti langsung lenyap saat berhadapan dengannya. saat melihat senyumnya tiba-tiba otakku langsung saja ngeblank, tak tau kenapa itu bisa terjadi.
dia?
bagiku dia istimewa. baik di mata, pikiran atau pun hatiku. sosok perempuan misterius yang mampu membuatku penasaran dan ingin mendekati. bukan untuk permainan tapi untuk sebuah keseriusan.
__ADS_1
tapi? apakah aku mampu? apakah aku diijinkan? maka dari itu, untuk mencari jawabannya, kini aku masih diam sambil mencari tau sebelum aku bertindak.
semoga saja aku bisa menjadi sesuatu dalam hidupnya. bisa menjadi temannya meluapkan suka duka. terlebih bisa menjadi sandaran saat pilu menerpa hidupnya.
------------------------
di sekolah,
pagi ini aku kembali melihat senyumnya. sepertinya dia sangat bahagia. terlihat dari pancaran aura di mata dan wajahnya yang berbinar-binar. ada apa gerangan? aku pun tak berani bertanya.
tak ku sadari, di belakangku ternyata ada orang ya. hehe. dan dia telah melihatku memandang seseorang itu. yah baiklah terima saja konsekuensinya. huhh.
"lagi memandang satu bidadari yang tersesat di dunia jahat" jawabku tanpa menoleh padanya.
"wihh, akhirnya suka sama cewek juga. Terima kasih ya Tuhan. Engkau telah meluruskan jalan pikiran temanku yang selama ini menjomblo Tuhan, terima kasih sangattt" ucap Ikhsan sambil terlihat seperti orang bersyukur kepada Tuhannya dan kemudian dia juga bersujud syukur. hahahaha.
"apasih lebay banget" Sandy.
"patut dilebaykan nih. jarang banget tau. oh ya kenapa gak disamperin? di deketin gitu biar makin deket. haha" Ikhsan.
__ADS_1
"...." Sandy tak menjawab. dan hal ini memicu sebuah pemikiran abstrak dalam otak Ikhsan.
"hehee apa jangan-jangan? lu gak berani ya deketin tuh cewek? hahahhahah" ucap Ikhsan sambil tertawa histerisππ
"apasih gak usah sok tau" sinis Sandy.
"halah gak usah sok jual mahal sama babang Ikhsan. gua tau kok dirimu masih tak berani. wkwkwk. huh gak gentle nih jadi. hahah" ucap Ikhsan sambil tertawa terus menerus.
Sandy tak lagi menanggapinya dan dia hanya diam saja ditertawai oleh temannya itu.
"namanya Arletha. gitu sih temen-temen yang lain manggilnya. cuma itu bro yang bisa gua kasih tau. selanjutnya, selamat berjuang yakk. silahkan mencari cara meluluhkan si cuek tapi senyumannya bikin meleleh itu. hahah" kata Ikhsan sambil tertawa dan berlari meninggalkan Sandy.
"oh jadi namanya Arletha. cantik, manis kayak orangnya. hehe" ucap Sandy sambil tersenyum dan masih memandang Arletha dari jauh.
"baiklah semoga banyak hal lain lagi yang bisa ku ketahui tentang dia. semoga ini adalah awal yang baik. semoga" batin Sandy.
_______________
dan akhirnya Sandy mengetahui nama dari gadis pujaannya ππ
__ADS_1
yuk terus baca kelanjutannya ya.. kritik, saran dan dukungannya sangat author tunggu πππ