
Keputusan Berlin sama sekali tidak bisa dicegah oleh Dean. Kabar mengenai skandalnya telah dibeberkan dan membuat kedua keluarga kecewa.
Tamparan keras Dean terima dari sang ayah yang telah mendambakan pernikahan ini terjadi. Penyatuan dua keluarga kaya, dan siapa saja akan merasa iri tentunya. Tapi apa, sang anak malah dengan mudah menghancurkannya.
"Aku tidak bisa mengatakan apa pun," ucap Cornor. Mau marah, bahkan memukul Dean sampai babak belur juga tidak dapat mengubah kenyataan. Putranya memiliki simpanan yang merupakan wanita bersuami.
"Apa yang kau lakukan, Sayang? Kau mengencani wanita yang lebih tua darimu." Dolty, ibu dari Dean menyayangkan perbuatan putranya. Lebih kecewanya lagi, Dean bersama wanita lebih tua, dan perempuan itu sahabat dari calon kakak ipar Berlin.
"Semua ini sudah berakhir!" Dean mencoba membela diri.
"Kau pikir Berlin akan menerima semua kesalahanmu!" Cornor tidak habis pikir. "Kau berselingkuh! Kau bahkan menunjukkan itu di depan matanya sendiri."
Jelas Berlin masih sakit hati. Faktanya gadis itu tahu, ketika Latina datang ke acara ulang tahunnya, wanita itu telah menjadi seorang simpanan.
Ketika di apartemen, Dean memberitahu segalanya, dan itu menambah perih di hati Berlin.
"Aku sudah minta maaf, bahkan aku sudah memohon padanya. Hubungan ini memang sudah berakhir. Aku tidak mau menikah!" teriak Dean. "Tapi kalian, memaksaku melakukannya."
__ADS_1
"Kau harus kuberi pelajaran!" Cornor tidak terima disalahkan begitu saja.
"Apa?" Dean kembali berteriak. "Kau ingin memotong jariku lagi!"
"Hentikan!" Dolty mencoba untuk melerai. Ia menatap suaminya. "Sudahlah, Cornor. Jangan campuri urusan Dean. Mungkin ini sudah jalannya."
"Lihat dirimu. Kau selalu memanjakan anak ini."
"Aku hanya ingin mencegah hal buruk terjadi. Dean adalah anak kita satu-satunya."
Cornor berdecak. "Lagi-lagi alasan memuakkan. Aku juga tahu dia anakku! Tapi dia, telah mempermalukan keluarga. Kau tega melihat suamimu memohon maaf pada keluarga Berlin. Kau tahu akibat dari ini semua! Mereka jelas akan mengambil keuntungan dari kejadian ini. Kita yang rugi, Dolty!"
"Kau tidak akan jatuh miskin hanya karena kesalahan Dean."
"Aku sudah mengatakan untuk menjaga reputasi keluarga. Tapi anak ini!" Cornor mengepal. Amarah ini begitu memuncak, tetapi harus ditahan.
"Terserah! Aku tidak peduli lagi." Dean langsung pergi begitu saja. Kepalanya akan terasa sakit bila terus mendengar omelan dari Cornor.
__ADS_1
"Lihat sikapnya!" Cornor menunjuk Dean yang melenggang pergi dengan santai.
"Biarkan saja. Dia ingin bahagia. Selama ini Dean pasti tertekan karena kita terus memaksanya."
"Kita melakukan itu demi hidupnya juga. Masa depannya!" ucap Cornor.
"Cara kita mendidiknya yang salah. Kau terlalu keras, kau memaksanya dan kau selalu menyalahkan dirinya."
"Kenapa kau malah menyalahkan diriku? Kau yang harus disalahkan. Kau itu ibunya!"
Masalah ini merambat ke topik lain. Cornor dan Dolty saling menyalahkan atas didikan yang mereka berikan.
Dalam mobil, Dean mengumpat. Segala macam kata buruk ia lontarkan, tetapi hal itu membuatnya ingat akan sosok Latina.
"Ini semua karena dirimu, Latina!"
Dalam waktu beberapa jam saja, Latina berhasil membuat dua pria hancur. Ia pergi di waktu yang tepat karena memang inilah tujuannya.
__ADS_1
Menjadi akrab dengan Jason dan Dean. Memberi cinta, pelayanan yang baik hingga keduanya tergila-gila. Setelah mereka terjerat, barulah Latina membuangnya.