Simpanan Bos Berondong

Simpanan Bos Berondong
Pindah Lagi


__ADS_3

Masih menjadi pertanyaan Dean sebab Latina malah menyembunyikan semua ini. Ia ingat alasan simpanannya itu yang tidak ingin terlalu berhubungan terlalu sering dengannya.


Latina yang mengeluhkan sakit di bagian perut. Tubuhnya yang berisi, dan meminta untuk bergerak secara pelan. Semua itu karena kehamilan.


Dean menggebrak meja. "Sial! Kau membohongiku!"


Ya, Dean ingat sekarang. Pernah suatu hari mengatakan agar Latina tidak hamil. Astaga! Ini juga karena keteledoran dirinya. Ia sendiri tidak memakai pengaman, dan belum pernah melihat Latina menegak pil kontrasepsi.


"Apa dia sengaja?" Dean berpikir demikian karena Latina pergi meninggalkan semuanya.


Ini semua juga akan menjadi masalah. Meski Latina jujur, maka ia akan menyuruh untuk menggugurkannya. Keluarga Cornor pasti tidak akan menerima ini.


"Apa yang harus kulakukan?" Dean ingin Latina. Tapi, statusnya yang tidak bisa membuat mereka bersama. Apa ia harus merelakan Latina bersama buah hatinya?


Ketukan pintu terdengar. Dengan malasnya Dean mempersilakan orang di luar masuk ke ruangan. Rupanya Sebastian datang bersama Billy.


"Kebetulan sekali. Aku memang mengharapkan kedatanganmu." Dean bangun dari kursinya, lalu beralih ke sofa dengan mengajak Billy duduk bersama. Sementara Sebastian sudah keluar lagi. "Kau sudah punya kabar? Kau sudah menemukan Latina?"


"Dia ada di Spanyol. Untuk hal lain, aku tidak bisa menemukannya."

__ADS_1


"Ayahmu adalah kepala polisi di negara ini. Kau minta padanya gunakan koneksi." Dean terus mendesak. Ia ingin posisi tepat keberadaan Latina.


"Kau kira Latina ini seorang buronan? Kau pikir tidak ada izin yang harus diberikan? Kau tidak bisa seenak jidatmu untuk menemukan keberadaan seseorang. Aku tahu kau kaya, Dean. Tapi, ada yang lebih berkuasa di dunia ini," ucap Billy.


"Bicaramu terlalu berlebihan. Kau tidak punya kenalan orang kedutaan?"


"Lalu mengatakan kalau ada seorang pria yang ingin menemukan kekasihnya yang hilang begitu?"


Dean menjentikkan jari. "Pakai laporan itu saja."


"Ibu dan Ayahnya juga di Spanyol. Hilang dari mana?" Billy jadi kesal mendengarnya.


Billy mengeluarkan sebuah amplop dari saku jasnya. Ia memberi itu kepada Dean untuk dibaca.


"Terakhir, dia menginap di hotel. Lalu pergi dengan dijemput seseorang. Dia juga mendapatkan izin tinggal di sana. Masalahnya, mereka tidak mau memberitahu di mana tepatnya keberadaan Latina. Kurasa ada yang membantunya. Dia juga tidak terlibat apa pun. Ini susah. Malah kita nantinya yang dicurigai."


"Hotel Teresios. Madrid. Aku akan suruh orang untuk mencarinya."


"Kau sungguh suka padanya?"

__ADS_1


Dilihat dari perilaku Dean, cinta itu sepertinya ada. Billy merasakan perubahan pada sahabatnya ini. Namun, ia sedikit tidak percaya. Seorang Dean bisa jatuh cinta? Itu hal yang mustahil.


"Dia lari dengan membawa anakku."


"Apa?"


Dean mengangguk. "Ya, dia hamil anakku."


"Kau yakin?" Billy tahu siapa Latina ketika sahabatnya ini bercerita. Bisa saja anak itu adalah buah cinta Latina bersama suaminya.


"Karena aku adalah pria pertama yang menidurinya."


Billy menggeleng. "Ya ampun! Aku beruntung bisa mendengar dan menyaksikan cinta di antara kalian."


Dean diam saja mendengarnya. Malah sampai sekarang ia bingung harus mengatakan apa. Bahkan tidak percaya dengan apa yang ia lakukan. Latina pergi, ya, biarkan saja. Namun, Dean tidak bisa mengabaikan itu. Hatinya sakit mengetahui Latina pergi meninggalkannya.


Sementara di Madrid, Latina siap pindah ke kota Palma bersama kedua orang tuanya. Ini kota besar dan bisa siapa saja dapat mengenalinya. Pindah ke kota kecil akan mengurangi resiko. Latina yakin sekali jika saat ini Jason marah atas apa yang ia lakukan dan bisa saja mantan suaminya itu memberitahu segalanya kepada Dean.


TBC

__ADS_1


__ADS_2