
Di pimpin oleh Sei yang telah terpilih sebagai ketua kelas F. Seluruh siswa kelas F melakukan latihan di lapangan sekolah.
Berkat Ren, mereka mendapatkan izin dari kepala sekolah untuk menggunakan lapangan sekolah. Setiap siswa memiliki bakat mereka masing-masing. Ada yang pandai menggunakan sihir, ada yang bisa menggunakan pedang dan tidak pandai sihir atau ada yang bisa menggunakan seni bela diri.
Alvin bisa menggunakan sihir namun dia sangat ahli dalam seni bela diri. Baik itu kekuatan atau insting bertarung, dia cukup kuat namun setiap gerakannya membuat banyak celah.
Ren menghindari setiap serangan Alvin dan memukulnya setiap kali celahnya terlihat. Meskipun Ren memiliki tubuh yang lebih kecil daripada Alvin namun dalam pertarungan mereka. Ren dapat mengungguli Alvin, para siswa lainnya yang sedang berlatih terhenti dan berfokus pada pertarungan mereka berdua.
Tendangan menyamping datang dengan cepat namun itu berhasil dihindari oleh Ren dengan melompat ke atas, tendangan datang dari atas dan mengenai leher Alvin sehingga membuatnya terjatuh ke tanah. Untuk bisa menendang saat berada di udara bukanlah hal yang bisa dilakukan dengan mudah namun Ren dapat melakukannya seolah itu bukan masalah.
"Aduh, yang tadi itu benar-benar mengejutkan." Alvin mencoba berdiri sambil memegang tubuhnya yang kesakitan.
"Dalam hal kekuatan kau memang sudah kuat namun, setiap gerakan dirimu mudah terbaca. Aku ingin kau jangan terlalu fokus pada musuhmu tapi serangan yang akan dilakukan musuhmu. Jika kau bisa melakukan itu maka kau akan menjadi lawan yang tangguh."
Alvin senang mendapatkan saran dari Ren, dia tahu kalau dia tidak dapat mengalahkan Ren meskipun dia memiliki tubuh yang lebih kecil darinya tapi caranya bertarung sangat hebat.
Dari gerakan menyerang ataupun saat menghindar, setiap gerakannya dibuat secara hati-hati dan bijak. Sangat sulit berpikir saat dalam pertarungan. Namun, Ren melakukannya tanpa masalah.
Dengan menganggap Ren sebagai tujuan, Alvin melanjutkan latihannya lebih keras dari sebelumnya. Pikirannya dipenuhi dengan menjadi lebih kuat.
Setelah latihan yang melelahkan itu, satu bulan telah berlalu dan pertarungan antar kelas akan dimulai.
Acara ini bernama Chess Magical Festival. sebuah acara pertarungan antar kelas yang akan dihadiri oleh para anggota kerajaan, seluruh divisi ksatria suci dan para orang tua murid.
Aturan acara ini adalah setiap kelas akan saling bertarung dan salah satu siswa dari setiap kelas akan menjadi pemimpin untuk mengatur dan membuat strategi.
__ADS_1
Acaranya akan dimulai beberapa jam lagi jadi kelas F mempersiapkan diri mereka sebelum acara dimulai.
"Jadi untuk posisi Ren sebagai pemimpin yang akan menyusun strategi. Lalu Untuk Alvin dan Cain sebagai benteng dan Elisa sebagai menteri. Aku yang akan menjadi raja lalu... Aris dan Grios sebagai kuda dan Rio dan Almira sebagai bishop maka sisanya sebagai pion. Ada yang keberatan?"
Seperti biasanya Rakuta yang memimpin kelas, semuanya sudah diberi tugas dan peran masing-masing. Dia terlihat sangat berkilau membuatku yang seorang pria tertutup sulit berbicara dengannya. Tidak ada yang keberatan dengan tugas dan peran mereka namun aku selalu mendapatkan peran yang penting.
Kurasa ini tidak buruk lagipula aku tidak perlu turun langsung ke medan pertempuran dan mengeluarkan tenaga.
"Jadi apa rencanamu, Ren?"
Mereka bertanya Ren. Jujur saja Ren belum menyiapkan rencana yang bagus untuk pertarungan ini.
"Entahlah, yang pasti kalian cukup ikuti perintahku saja. Lawan pasti memiliki banyak rencana jadi aku akan melihat dan menghancurkan rencana mereka di saat yang tepat."
Semua tersenyum dan ada perasaan sombong di ekspresi senyum mereka. Perasaan akan percaya diri dan sombong bercampur aduk sehingga sulit bagaimana menjelaskannya.
Saat perwakilan setiap kelas datang dan berkumpul lalu mengambil undian. Kebetulan sekali kelas F mendapatkan nomor 1 sama dengan kelas C.
Kedua kelas akan menjadi kelas yang pertama kali bertanding. Arenanya besar berukuran 8x8 yang terdiri dari 64 kotak. semua tersusun dari peran yang sudah dibagi.
Aturannya cukup mudah, jika raja dikalahkan maka semua berakhir. Kedua pemimpin berdiri di langit dengan bantuan sihir angin yang membuat mereka bisa berdiri di udara.
Kelas C yang memulai duluan, mereka menggerakkan satu pion ke depan. Pertandingan terus berlanjut dan saat ini sesuatu yang tak terduga telah terjadi. Kelas C mulai terpojok, awalnya mereka berhasil mengalahkan beberapa pion kelas F namun siapa yang menyangka bahwa itu hanyalah umpan dan membuat kelas F bergerak bebas.
"Alvin, bergerak lurus ke 8-a."
__ADS_1
Sama seperti permainan catur namun seluruh bidak yang digunakan adalah para murid. Alvin mengalahkan Mentri musuh dan membuat raja kelas C tidak bisa kabur.
"Checkmate."
Kelas C benar-benar terpojok dan tidak kesulitan bergerak. Saat raja berpindah satu langkah ke depan ternyata ada Almira yang berada di jangkauannya. Dengan Sihir airnya dia menyerang raja dan tumbang.
"Apa?! Bagaimana bisa?!"
Pemimpin mereka terkejut dan marah, dia tidak pernah mengira bahwa ada yang menunggunya.
"Sepertinya kau tidak tahu? Inilah kekuatan kelas F."
Kelas C dinyatakan kalah dan kelas F berhasil maju ke babak selanjutnya. Para penonton mulai meriah melihat pertandingan tadi. Mereka tidak pernah menduga bahwa kelas F yang dikatakan kelas terburuk bisa mengalahkan kelas C.
Pertandingan dilanjutkan dengan pertarungan kelas lainnya. Ren pergi menuju toilet setelah pertandingan selesai dan saat ia kembali ke kelasnya sudah ada beberapa anak kelas C.
"Ah! Dia sudah datang."
Ren menghampiri mereka dan menyapanya.
"Yang tadi itu sungguh keren. Bagaimana kau melakukan itu?"
Dia bertanya kepada Ren karena strateginya yang menakjubkan. Saat pertandingan dimulai, strateginya terlihat berantakan dan hanya asal memindahkan bidak namum siapa yang menyangka bahwa semua itu hanyalah umpan untuk menyerang balik.
"Hanya kebetulan saja."
__ADS_1
"Jika itu benar kebetulan maka ini adalah kesialan kami."
Entah bagaimana kedua kelas itu menjadi akrab dan saling berhubungan baik. Kelas C tidak marah atas kekalahan mereka namun kelas C juga menganggap bahwa kelas F adalah kuda hitam.