STEPBROTHER (KAMP MUSIM PANAS HAIKYUU X KUROKO NO BASKET)

STEPBROTHER (KAMP MUSIM PANAS HAIKYUU X KUROKO NO BASKET)
29


__ADS_3

"Apa kau yakin mereka nongkrong disana?" tanya Ushijima yang tengah berbincang dengan seseorang melalui Telepon Genggamnya.


"Iya, aku dengar sih mereka tidak pulang dari kemarin dan pastinya mereka masih ada disana sekarang, soalnya mereka kan dapat skorsing dari sekolah selama beberapa hari ini."


"Ah iya, kau benar. Kalau begitu, aku tutup teleponnya." Ushijima ingin berniat mengakhiri panggilan, tetapi keburu dicegat oleh seseorang dari balik telepon itu.


"Tunggu dulu! Jadi, kau rencananya mau bolos sekolah hari ini? Terus, apa kau yakin menghadapi mereka secara sendirian gini? Kenapa gak tunggu teman-temanmu yang lain saja, aku gak ikut campur ya kalau terjadi apa-apa sama mu. Ingat! Aku itu cuman bertugas sebagai informanmu saja, bukan kaki tangan ataupun temanmu ya Ushijima!" tegas orang tersebut.


"Aku tahu! Jadi, jangan nasihati aku lagi." Ushijima mengakhiri panggilannya dan memasukkan handphonenya kedalam ransel, sebelum akhirnya ia menghampiri Ryo dan teman-temannya.


Kebetulan saat itu Ryo dan teman-temannya sedang nongkrong seraya tertawa riang di pinggir lapangan Basket yang tak terpakai lagi, tak lupa juga beberapa bungkus merek Rokok yang berserakan disekitar mereka yang sepertinya sudah dikonsumsi sejak kemarin. Jelas saja hal ini sudah dianggap memalukan, tak seharusnya remaja seusia mereka melakukan tindakan memalukan yang tak seharusnya dilakukan oleh anak remaja ataupun siswa sekolah menengah yang belum cukup usia.


Namun sepertinya Ushijima sama sekali tidak tertarik dengan apa yang sedang dilakukan oleh Ryo dan teman-temannya, ia malah ingin sekali rasanya menghajar Ryo saat itu juga untuk menebus perasaan amarah dan kesalnya terhadap Ryo yang sudah membuat Akashi terluka.


Dan benar saja, tanpa basa-basi sama sekali. Ushijima melempar tas ranselnya secara sembarangan dan mendaratkan pukulan keras kewajah Ryo yang tidak sempat menghalau tindakan Ushijima.


Ushijima berulangkali memukul wajah Ryo sampai kepalan tangannya terkena darah segar milik Ryo, bahkan tak segan-segan ia menendang lutut Ryo yang memiliki tubuh lebih kurus darinya sampai Ryo tersungkur kebawah.


Saat itu teman-temannya Ryo tak bisa bertindak apapun, mereka juga sebenarnya tak memiliki nyali untuk menghadapi Ushijima yang merupakan seniornya sekaligus orang yang memiliki ukuran tubuh lebih kekar dan besar dibandingkan mereka.


Mereka hanya bisa tertegun saja menatap Ryo menjadi mangsa kemarahan Ushijima. Dan setiapkali Ryo memberikan isyarat kepada teman-temannya untuk menghajar Ushijima, nyali mereka mendadak hilang dalam sekejap acapkali Ushijima memberikan mereka tatapan kemarahan.


"Diam kali disana kalau memang tak mau kuhabisin!" ancam Ushijima yang memberikan tekanan mental terhadap teman-temannya Ryo saat itu, sementara itu ia masih sibuk memukul Ryo berkali-kali padahal Ryo sendiri sudah terbaring lemas di lapangan dengan wajah yang dipenuhi memar dan hidung berdarah akibat pukulan Ushijima.


"Senpai! Berhentilah, Ryo sudah terluka parah." Salah seorang temannya Ryo mencoba menghentikan tindakan Ushijima.


"Benar, Senpai. Lagipula anda itu adalah atlet nasional Jepang, jadi jangan merusak diri anda sendiri dengan melakukan kekerasan pada Ryo."

__ADS_1


"Ushijima-Senpai, apa yang sebenarnya terjadi? Bicaralah," tukas salah seorang temannya Ryo yang lain. Dan perkataannya barusan berhasil menghentikan Ushijima saat ini.


Ushijima berdiri membelakangi Ryo yang masih berbaring, ia menatap tajam kepada para juniornya itu sambil mengepal kedua tangannya.


"Mulai hari ini, kalian jangan pernah sekalipun mengusik adikku lagi!"


"Adik? Siapa Ushijima-senpai? Bukannya anda adalah anak tunggal?" tanya mereka yang tampak keheranan, berbeda dengan Ryo yang malah tertawa tatkala saat mengerti orang yang dimaksud oleh Ushijima.


"Mengapa orang sepertinya malah anda anggap sebagai adik, Ushijima-Senpai?" tanya Ryo yang berusaha bangkit kembali dengan sisa tenaga yang dimilikinya.


Ushijima berbalik, ia memberikan tatapan mata jijik kepada Ryo.


"Bukan urusanmu, tapi yang jelas pukulanku barusan adalah balasan atas perbuatanmu kemarin kepadanya!" ancam Ushijima yang langsung berjalan pergi dari sana.


"Kau pikir aku bakal membiarkan kau pergi begitu saja, Ushijima-Senpai?" tanya Ryo, sebelum akhirnya ia berlari kearah Ushijima dan mengambil botol kaca bekas minuman soda yang ada disekitarnya. Dan tanpa berpikir ulang, ia pukulkan botol kaca minuman soda ke dahi Ushijima yang kebetulan menoleh kearahnya sampai pecah.


Bunyi yang dihasilkan terdengar jelas ditelinga mereka, bahkan tangan Ryo juga ikut terluka terkena pecahan botol kaca.


Ryo langsung menendang perut Ushijima dengan kakinya, saat Ushijima tengah sibuk menahan rasa sakit di dahinya.


Untuk sesaat area perkelahian di dominasi oleh Ryo yang menahan bahu Ushijima dengan tangannya sambil menendang Perut Ushijima dengan kakinya.


Namun semua itu tak berlangsung lama, sebab Ushijima langsung mencengkram tangan Ryo dengan keras dan memplintirnya sampai Ryo kesakitan.


Dan pada saat Ryo ingin menendang kembali perut Ushijima dengan kakinya, kali ini Ushijima tak terkecoh lagi dan langsung menangkap kaki Ryo yang kemudian ia ayunkan kedepan sampai Ryo terjatuh ketanah.


Ushijima kembali membidik Rahang Ryo dengan pukulan keras sampai Ryo berteriak kesakitan, sampai Ryo tak sempat menghindar dan hanya bisa menerima berbagai macam pukulan keras dari Ushijima.

__ADS_1


"Ini balasan untuk adikku!" bentak Ushijima yang sekali lagi memukulĀ  hidung Ryo untuk kali terakhir, sebelum akhirnya Ryo tak sadarkan diri di tanah.


Sementara itu, Ushijima kembali berdiri dan mendekati teman-temannya Ryo yang sudah keringat dingin.


"Urus teman kalian itu, anggap saja ini adalah ancaman kepada kalian untuk tidak bermain-main dengan adikku lagi. Dan jangan sampai perkelahian ini terdengar oleh pihak sekolah atau orang lain atau kalian bakal habis ditanganku!" ancam Ushijima yang buru-buru diangguk oleh teman-temannya Ryo.


"Baik, Ushijima Senpai. Maafkan kami," sesal mereka secara berbarengan.


Ushijima tidak bereaksi apapun, ia langsung meraih kembali ranselnya dan berjalan pergi dari sana. Tak lupa pula ia mengambil kaos dari ranselnya dan mengoyakkan seenaknya, lalu mengikat potongan kaos yang telah tersobek itu di kepalanya untuk menekan perdarahan yang terjadi akibat ulah Ryo.


Bersamaan pula dengan deringan panggilan dari Tendou yang membuat Ushijima mau tak mau terpaksa menerima panggilan tersebut. Akan tetapi, saat panggilan itu dijawab oleh Ushijima tiba-tiba suara Hanna yang malah berteriak khawatir kepadanya.


"Ushijima! Dimana saja kau? Apa kau lupa kalau hari ini ada ulangan harian pelajaran fisika dari Azuma Sensei?" teriak Hanna khawatir.


Ushijima hanya berdehem saja, seolah ia tahu apa yang sedang terjadi dan sengaja mengambil resiko buruk atas tindakan yang dilakukannya saat ini.


"Aku tahu, jadi berhentilah teriak kepadaku. Kembalikan telepon itu kepada Tendou sekarang, aku perlu berbicara padanya!" tukas Ushijima yang sama sekali tidak menyadari betapa khawatirnya Hanna terhadap dirinya.


"Apa ini Ushijima yang kukenal? Tak biasanya kau terdengar tenang seperti ini, biasanya kau gak bakal melewatkan satupun ulangan sama sekali. Apa terjadi sesuatu padamu, Ushijima?" tanya Hanna curiga.


"Diamlah, aku baik-baik saja. Cepat kembalikan teleponnya kepada Tendou! Aku perlu berbicara padanya sekarang, Hanna."


"Iya, baiklah. Tak perlu kesal seperti ini kali, lagian kau harusnya bersyukur diperdulikan oleh wanita secantikku." Hanna masih saja menyempatkan diri menggoda Ushijima, sebelum akhirnya ia mengembangkan handphone tendou yang dipinjamnya.


Ushijima sendiri hanya bisa mengelus dada saja menanggapi gadis seperti Hanna, ia sendiri juga tak sedikitpun merasa keberatan atas keberadaan Hanna di sekitarnya walaupun ia merasa risih sekalipun.


***

__ADS_1


Akhirnya Ushijima mengakui Akashi sebagai adiknya 🤭 btw Bagaimana ya kelanjutan hubungan persaudaraan Akashi dan Ushijima nantinya?


Oh iya, kira-kira kapan kamu bisa peka sih, Ushijima?


__ADS_2