
Aidan memarkirkan motor di gedung bioskop. Aileen turun dari motor dan memperhatikan gedung di depan mereka.
Bisokop? Kenapa mereka harus ke sini? Aileen belum pernah ke bioskop. Jika ingin ke bioskop harusnya dia pergi dengan Atha, bukan Aidan.
"Kenapa kita ada di sini?" heran Aileen. Dia masih memakai helm dan Aidan sedang menaruh helmnya di kaca spion. Aidan tidak menjawab pertanyaan Aileen, pria itu justru membuka helm Aileen dan meletakannya di motor.
"Yuks!" ajak Aidan, mengabaikan pertanyaan Aileen. Pria tampan itu menarik tangan Aileen.
"Eh tunggu, Bang! Kenapa kita ke sini?" Aileen kembali menarik tangannya dan menghentikan Aidan untuk mengajaknya masuk.
"Ya nonton, lah, emang mau nginap di sini?" Aidan kembali menarik tangan Aileen dan mereka telah berada di pintu masuk gedung.
"Aileen tau, kalau di sini tempat nonton, tapi kenapa Aileen harus ke sini?" Aileen memperhatikan sekeliling, dia tidak ingin ada yang melihatnya ke sini. Apalagi bersama pria. Rata-rata yang masuk ke dalam sana adalah muda-mudi dengan pasangan masing-masing. Aileen tidak mau disangka ke sini juga dengan pacar.
"Karena gue yang ngajak." Aidan berhenti dan berdiri di hadapan Aileen.
"Dengar ya, kalau loe mau KRS loe balik, ya ikutin aja mau gue!" Aidan kembali menarik tangan Aileen dan masuk ke dalam. Aileen terpaksa ikut karena mereka jadi perhatian orang-orang yang akan masuk ke dalam gedung. Aileen dan Aidan mengahalangi jalan mereka.
Ternyata di dalam sudah ada Syira, Hanan, Andri dan Risa. Mereka terkejut saat melihat Aidan bersama Aileen.
Syira semakin cemburu terhadap Aileen, dia memperhatikan penampilan Aileen dari atas sampai bawah. Celana jeans berwarna dongker, kemeja peach yang kebesaran, rambut yang diikat asal dan apa itu kacamata model tahun kapan? Apa Aidan tidak punya mata? Membandingkan Syira dengan Aileen?
Risa pun sama menatap Aileen dengan aneh, kenapa selalu Aileen sih, yang beruntung, waktu di SMA juga Aileen berhasil pacaran dengan Atha yang ketua OSIS, pemain basket dan anak band. Padahal Risa sudah bahagia saat Aileen memutuskan mengubah penampilannya di kuliah. Tapi kenapa pria most wanted seperti Aidan menyukai gadis seperti Aileen?
Jika Aidan bertemu Aileen saat masih SMA, Risa akui bisa jadi Aidan akan suka padanya, tapi sekarang? Gaya berpakaian Aileen sangat berubah 180⁰C. Bisa dikatakan gaya Aileen ketinggalan mode. Terus Atha, pacarnya dikemanain?
Memikirkan Aileen dekat dengan cowok lain, apalagi pria itu pria most wanted. Padahal udah punya pacar, membuat Risa semakin tidak suka dengan Aileen. Dia kemarin dekat dengan Aileen hanya karena kebetulan satu sekolah asal, padahal selama si sekolah mereka tidak akrab. Di kampus pun yang mulai mengakrabkan diri adalah Aileen. Risa sendiri tidak begitu suka.
Aileen dapat merasakan aura tidak suka dari Syira maupun Risa. Aileen heran mengapa Risa ikut-ikutan memandang Aileen seperti itu? Jika Syira dia memang sudah terang-terangan meminta Aileen untuk menjauh dari Aidan. Tapi, semua bukan keinginan Aileen, dia telah berusaha untuk menghindari Aidan.
"Pasti, kak Syira salah paham," batin Aileen, dia telah berjanji untuk menjauhi Aidan dan apa ini? Dia justru ketahuan jalan dengan Aidan lagi, ke bioskop pula.
"Loe, kenapa bisa sama Aileen?" pertanyaan dari Andri mewakili semua orang kecuali Hanan.
Aileen memaksakan diri tersenyum,.meskipun disambut senyuman hambar dari Syira dan Risa.
__ADS_1
"Kenapa memangnya?" jawab Aidan dengan ketus. Dia mendekat ke poster untuk melihat film yang akan tayang hari ini. Ada dua film yang menarik bagi Aidan yaitu The Bourne Identity dan Enough.
"Nggak pa-pa, sih," balas Andri sedikit kikuk. Dia hanya penasaran kenapa Aidan akhir-akhir ini sering sekali bersama Aileen?
"Mau nonton film apa?" tanya Aidan. Dia masih menatap ke deretan poster film.
"Devdas," jawab Risa. Devdas adalah film india yang diperankan oleh Shah Rukh Khan, Madhuri Dixit dan Aishwarya Rai. Sepertinya Risa menyukai film India.
"Scooby Doo," jawab Syira.
"Gue tidak bertanya kepada kalian. Aileen mau nonton apa?" Aidan melihat ke arah Aileen. Gadis itu menjadi tidak nyaman, apalagi Risa dan Syira terang-terangan menatap penuh benci kepadanya.
Jika boleh memilih, Aileen lebih suka untuk menonton film Harry Potter and Chamber of secrets, sayang film itu coming soon.
"Terserah, Aileen ngikut aja," jawab Aileen, dia bingung menentukan pilihan. Risa dan Syira seperti mengancam dan sementara Aidan juga menunggu jawabannya.
"The Bourne Identity aja, deh," putus Aidan.
"Loe nggak nanya kita?" kesal Hanan. Dari tadi dia diabaikan.
"Kalau kalian mau beda, ya terserah," cuek Aidan. Dia malahan bersyukur jika film yag ditonton berbeda, sehingga bisa berduaan dengan Aileen.
"Jadi kalau loe yang ngajak, gue mesti ikutin selera film, loe?" sarkas Aidan.
"Loe, jangan kasar gitu donk!" Hanan membela Syira.
Andri yang melihat situasi mulai panas langsung menetralkan.
"Ya udah kita ambil suara terbanyak saja gimana?" saran Andri.
"Lebih adil," balas Hanan.
Aidan bisa saja pergi dari sana atau menarik paksa Aileen ikut nonton dengannya. Namun, Aidan mempertimbangkan keinginan Aileen. Siapa tahu gadis itu ingin film yang berbeda?
"Gue tetap The Bourne Identity." Aidan menatap Aileen, membuat gadis itu menjadi salah tingkah.
__ADS_1
"Gue Scooby doo," jawab Hanan
"Gue sama dengan Aidan," ucap Andri.
"Risa juga sama dengan Bang Aidan," ujar Risa. Dia sengaja menyamakan selera agar Aidan memperhatikan dia.
"Loe apa?" tanya Hanan kepada Aileen.
"Jangan bilang terserah lagi." Andri menambahkan yang langsung mendapat pelototan tajam dari Aidan.
"Enough," jawab Aileen karena saat dia membaca sinopsis cerita kayaknya itu film seru dan menegangkan.
"Udah pasti yang menang pilihan Aidan," kesal Hanan.
"Biar gue yang traktir," ucap Aidan. Dia langsung pergi membeli tiket.
Hal itu semakin membuat Risa tertarik dengan Aidan. Sepertinya Aidan cowok yang kaya dan royal.
Aidan langsung masuk ke dalam room mereka. Syira dan Risa berusaha berjalan di belakang Aidan, agar bisa duduk di samping Aidan. Mereka menghalangi Aileen untuk dekat dengan Aidan.
Aidan duduk di kursi disusul Risa di sebelah kanan dan Syira di kiri. Di kiri Syira Hanan, sedangkan Andri mengambil posisi di kanan Risa. Aileen mau tidak mau duduk di samping sebelah kiri Hanan. Aidan menyadari Aileen tidak di sampingnya. Pria itu berdiri dan pindah di kursi samping kiri Aileen yang kebetulan kosong.
Pengunjung bioskop memang tidak terlalu ramai di hari Senin sampai Jumat. Beda dengan Sabtu dan Minggu, itu adalah jam ramai pengunjung.
Melihat Aidan pindah kembali memacik api benci Syira dan Risa. Mau pindah tidak mungkin karena akan kentara sekali mereka ingin dekat dengan Aidan.
🍒🍒🍒
Sambil nunggu aku up, silahkan mampir ke karya temanku, ya!
Jangan lupa nyawer ya besties.
Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!
__ADS_1
Ig : lady_mermad
Tiktok : lady_mermad