Strawberry On The ShortCake ( SOS )

Strawberry On The ShortCake ( SOS )
Bantuan Terselubung


__ADS_3

Risa membawa Aileen menuju kelas dan menyuruh Aileen duduk agar bisa lebih tenang. Kelas Risa sendiri berada di samping kelas Aileen.


"Loe baik-baik aja, 'kan?" Pertanyaan basa-basi Risa, padahal dia sudah tahu bahwa Aileen tidak baik-baik saja.


Risa menarik kursi di samping Aileen sehingga menghadap Aileen.


"Iya, gue nggak pa-pa, kok." Aileen menguatkan dirinya. Dia tidak ingin menjadi cengeng. Cukup dia menangis, saat diputuskan Atha. Jangan hanya karena ada yang merundungnya, dia menjadi cengeng dan lemah.


"Sebenarnya, loe ada masalah apa sama bang Aidan?" Risa memulai penyelidikannya dan mencari tahu mengapa Aidan seperti sangat menyukai Aileen. Padahal penampilan Aileen bisa dikatakan sangat ketinggalan mode.


"Gue nggak ada masalah sama bang Aidan, tapi kakak-kakak tadi menyangka gue kecentilan menggoda bang Aidan," jelas Aileen. Dia memperhatikan tangannya yang memerah. Aileen mengelus pergelangan tangannya berharap rasa perih yang hadir sedikit berkurang.


"Aileen, loe tau nggak kalau kak Syira menyukai bang Aidan?" Aileen melihat ke arah Risa yang duduk di depannya. Aileen mengelengkan kepalanya karena memang dia tidak mengetahui bahwa Syira menyukai Aidan.


Aileen ingat saat Syira menyuruhnya menjauhi Aidan dan juga senior yang membully Aileen mengatakan Aidan milik Syira. Seharusnya Aileen menyadari hal itu.


"Jadi sebaiknya, loe menjauhi bang Aidan. Fans pendukung bang Aidan dan Kak Syira itu banyak. Jadi gue rasa yang membully loe tadi pasti senior kimia. Kita tidak boleh mencari masalah dengan mereka Aileen," nasehat Risa. Berharap Aileen menjauhi Aidan.


"Gue tau, hanya saja--,"


"Aileen! Risa!" potong Aidan yang telah berada di pintu kelas. Saat Aidan akan melanglahkan kakinya untuk masuk.


"Bang Aidan, tunggu di situ, aja." Risa langsung berdiri dan menghampiri Aidan. Risa menarik tangan Aidan dan mereka berbicara di samping pintu masuk.


"Kenapa?" Aidan menepis tangan Risa yang dengan lancang menyentuhnya.

__ADS_1


"Maaf, Bang. Ini demi kebaikan Aileen, dia masih trauma. Abang tenang aja, Risa akan jagain Aileen, kok," bujuk Risa.


"Oh, ya udah. Ni buat Aileen." Aidan menyerahkan satu botol air mineral ke tangan Risa.


"Buat Aileen aja ni, Bang?" sindir Risa, dia ingin mencoba merayu Aidan, meskipun menggunakan Aileen.


"Nanti loe, gue traktir. Gue titip Aileen, ya." Aidan berjalan meninggalkan Risa.


"Ditunggu ya, Bang!" teriak Risa. Aidan hanya melambaikan tangan tanpa menoleh ke belakang lagi.


Risa tersenyum dan kembali kepada Aileen.


"Kenapa bang Aidan?" tanya Aileen.


"Nggak ada, dia cuma kasih gue minuman ini," bohong Risa, dia ingin melihat reaksi Aileen.


"Loe tau dari mana?" karena seingat Aileen waktu mereka kena hukum gara-gara menggosipi Aidan dan informasi dari anak-anak kimia Aidan cowok yang dingin malahan.


"Gue juga baru tahu dari senior-senior yang lain. Gue pikir bang Aidan itu bukan tipe cowok playboy ternyata sama aja. Dan loe tau nggak, bang Aidan itu sering keluar masuk diskotik. Tau sendiri, 'kan loe, gimana pergaulan mereka?" tambah Risa. Dia membuka air mineral yang diberikan Aidan dan meminumnya tanpa rasa malu dan bersalah.


"Hah?" Aileen bergidik ngeri.


"Gue juga dapat informasi bahwa bang Aidan itu make dan suka minum-minuman keras, juga--," Risa tidak melanjutkan ucapannya, dia justru berbisik di telinga Aileen.


"Bang Aidan itu suka bawa cewek pulang dan besoknya tu cewek tidak dianggapnya lagi. Kayak habis manis sepah dibuang. Tau loe maksud gue, kan?" bisik Risa.

__ADS_1


"Make itu apa?" tanya Aileen polos.


"Itu sebutan untuk mereka yang suka pakai narkoba," imbuh Risa.


Aileen sangat syock mendengar informasi dari Risa. Dia harus benar-benar menjauhi Aidan, tapi bagaimana caranya? Aileen sendiri takut jika Aidan marah dan berbuat nekat.


"Dan loe tau, tadi malahan bang Aidan mau traktir gue." Risa mengompori Aileen.


"Sa, loe harus bantuin gue. Jika bang Aidan mau dekat-dekat gue, loe tolongin ya? Loe buat alasan apa gitu? Biar dia nggak dekatin gue," mohon Aileen sambil mengatupkan kedua tangannya.


"Tenang aja, gue pasti bantu loe, kok," jawab Risa.


"Loe emang teman yang baik. Nyesal gue nggak akrab sama loe waktu SMA," ujar Aileen tersenyum karena Risa mau membantunya. Aileen mengeluarkan botol minum dalam tasnya dan mulai minum.


"Ya, udah gue balik ke kelas gue dulu, ya." Risa bangkit dari tempat duduk.


"Makasih ya, Sa!" ucap Aileen tulus. Risa hahya membalas tersenyum dan membalikan tubuhnya untuk ke luar. Dia tersenyum dengan licik. Rencana untuk membuat Aileen menjauhi Aidan telah berhasil.


🍒🍒🍒


Jangan lupa nyawer ya besties.


Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!


Ig : lady_mermad

__ADS_1


Tiktok : lady_mermad


__ADS_2