Strawberry On The ShortCake ( SOS )

Strawberry On The ShortCake ( SOS )
Permintaan Atha


__ADS_3

Aidan melajukan mobil dengan kencang, pria itu kesal karena baru saja dia merasakan kebahagiaan dan sekarang Atha sudah kembali. Aidan sangat bahagia saat Aileen menyetujui untuk mereka berpacaran. Tadinya Aidan akan membujuk Aileen untuk memutuskan pacarnya. Lalu sekarang? Pasti perasaan Aileen menjadi ragu.


Aidan sampai di rumahnya dan memarkirkan mobil di garasi. Aidan masuk ke dalam rumah dan membersihkan diri. Ponsel Aidan berdering saat pria itu keluar dari kamar mandi.


"Hmm,"


"Loe udah sampai, bagaimana Aileen?" tanya Andri diseberang sana.


"Kenapa loe tanya-tanya Aileen? Loe suka sama dia?" sarkas Aidan. Emosinya masih diubun-ubun setelah mengantar Aileen pulang tadi.


"Sensi amat, sih loe. Dia, 'kan anggota gue, wajar lah gue khawatir. Loe nggak bawa dia kemana-mana, 'kan?" tuduh Andri, meskipun Andri tahu sahabatnya itu tidak akan mrlakukan itu.


"Ya enggak lah, tapi tadi harusnya dia gue bawa pulang ke rumah gue, aja." Aidan memilih pakaian di lemari. Dia meletakkan ponsel dan menekan tanda pengeras suara. Aidan menjawab telepon dari Andri sembari memakai baju.


"Jangan, bisa ditutup organisasi gue," kesal Andri.


"Nggak peduli gue, yang penting Aileen jadi milik gue," kesal Aidan, pria itu menaikan resleting celana.


"Buset, gila loe, ingat jangan gegabah dan jangan apa-apain Aileen." Andri tahu sahabatnya itu suka nekat tidak jelas.


"Udah ah gue mau bikin mie, lapar gue." Aidan mematikan ponsel dan menuju dapur membuat mie rebus.


***


Atha menghubungi Anthony, dia tahu Aileen sekelas dengan Anthony. Atha mengajak Antony ke cafe untuk bertemu. Anthony memberitahukan apa yang dia ketahui tentang Aidan dan Aileen. Atha jadi tahu jika Aidan menyukai Aileen dan Aidan adalah ketua geng motor SOS. Pacaran atau tidak Anthony tidak tahu. Anthony mengusulkan Atha untuk bertanya kepada Risa. Atha tidak mau karena dia tahu Risa pernah suka padanya saat SMA.


Setelah berjumpa Anthony, Atha langsung ke rumah Aileen. Dia ingin mengajak Aileen jalan, tiga hari sepertinya Aileen telah sembuh dari cederanya. Atha memarkir motor di depan rumah Aileen.


Aiko yang membukakan pintu, sementara Aileen tengah malas-malasan di dalam kamar. Dia ingin menghubungi Aidan, tapi tidak tahu nomornya, seharusnya mereka sering berbicara lewat telepon, jika tidak bertemu. Dulu saat berpacaran dengan Atha, mereka sering menghabiskan waktu dengan berteleponan. Apa ada beda ya gaya berpacaran anak sekolahan dan anak kuliahan?


Aileen telah memutuskan untuk tidak lagi memikirkan Atha. Kemarin hanya perasaan sesaat karena kembali bertemu Atha. Sekarang Aileen telah memikirkan semuanya dan menyadari bahwa hanya Aidan yang akan mencintainya dengan tulus. Pintu kamar Aileen diketuk.


"Uni! Bang Atha di ruang tamu tu." Aiko mengetuk pintu kamar Aileen kembali.


Aileen bangkit dari tidurnya.

__ADS_1


"Ada apa Atha mencarinya? Hati kuatlah, jangan goyah," batin Aileen. Bagaimana pun dia telah menerima perasaan Aidan dan mereka telah jadian. Tidak mungkin Aileen menarik ludahnya sendiri. Gadis itu kemudian turun dari ranjang dan membuka pintu kamar. Gadis itu mengintip keluar.


"Ngapain pake ngintip? Aiko nggak bohong, kok." Aiko pikir Aileen dibohongi dia.


Aileen berjalan keluar dan meninggalkan Aiko. Melihat Aileen berjalan ke arahnya, Atha langsung berdiri.


"Aileen, kamu udah baikan?" Atha masih berdiri. Bahagia melihat gadis yang maish dicintainya itu akhirnya keluar dan mau menemuinya.


"Iya, Aku udah nggak pa-pa." Aileen duduk di depan Atha. Atha pun ikut duduk kembali. Mereka terdiam, belum ada yang memulai pembicaraan.


"Hari ini cuaca cerah, ya!" pancing Atha.


Aileen heran mengapa Atha membicarakan cuaca. Diluar malahan menurut Aileen sangat panas. Aileen ingat Atha belum dikasih minum, bisa saja itu sindiran Atha untuk minta minum.


"Bentar ya, aku buatin minuman dingin." Aileen bersiap berdiri dari kursi.


"Eh, bukan gitu." Atha merutuki kebodohannya, pasti Aileen pikir dia sedang haus.


"Maksudnya?" Aileen semakin dibuat bingung oleh Atha.


"Sebenarnya aku mau ngajak kamu ke suatu tempat. Udah lama aku pengen ke sana sama kamu." Atha menatap mata Aileen sebagai bentuk permohonan.


"Ada ikut aja, ya!"


Aileen masih diam dia menimbang sesuatu, apa sebaiknya dia ikut kemudian memberitahu Atha bahwa dia telah berpacaran dengan Aidan. Kenapa hidupnya jadi rumit begini.


"Baiklah, aku akan berganti pakaian." Aileen kembali ke kamar dan berganti pakaian. Tidak lama Aileen keluar dengan penampilan rapi. Dia mengenakan celana jeans dan kaos lengan panjang berkerah. Aileen takut hitam makanya memakai pakaian tertutup.


Aileen memberitahu Aiko dia akan keluar sebentar bersama Atha. Aileen menaiki motor Atha. Atha melajukan motor dengan santai, cukup lama perjalanan, akhirnya mereka berhenti di Strawberry on the Shorcake. Aileen menatap tempat yang dia dan Aidan kunjungi.


"Bisa ke tempat lain?" Ini adalah tempat bersejarah Aileen dan Aidan. Dia tidak ingin ke sini bersama orang lain selain Aidan.


"Tapi tempat ini yang aku mau tunjukin ke kamu dulu, please Aileen." Atha tahu Aileen suka kue manis dan saat pacaran mereka belum sempat ke sini.


"Baiklah," putus Aileen, mungkin cepat ke sana dan cepat pula dia kembali.

__ADS_1


Aileen memesan Strawberry cheese cake dan coklat dingin. Sementara Atha memilih cheese tart dan kopi.


Mereka duduk di sebuah kursi, Aileen senang mereka tidak duduk di tempat dia dan Aidan biasa duduk. Aileen memandang kursi yang biasa dia tempati bersama Aidan. Gadis itu menjadi rindu dan ingin bertemu Aidan.


"Aileen, aku mau kita kembali.seperti dulu," ucap Atha. Setelah memakan beberapa potong kue.


Aileen yang tengah meminum coklat dinginnya menjadi tersedak. Jadi ini maksud Atha mengajaknya keluar, tapi tidak masalah karena Aileen harus menegaskan sesuatu kepada Atha.


"Kamu nggak pa-pa." Atha memberikan tissu kepada Aileen.


"Kenapa kamu berubah pikiran?" Aileen melap mulut dengan tisu itu.


"Karena aku sadar, hanya kamu dihatiku dan aku akan mengambil resiko."


"Meskipun kita pacaran jarak jauh?"


"Ya," yakin Atha.


Aileen menatap wajah penuh harap Atha, dia tidak boleh luluh.


"Tapi--maaf Atha. Aku telah punya pacar." jawaban dari Aileen memporak-porandakan hati Atha.


"Apakah senior yang kemarin mengantarkanmu?" Atha masih tidak rela.


"Ya, jadi aku mohon kamu lupakan tentang kita dan carilah gadis yang kamu mau." Aileen mencoba memberi pengertian kepada Atha. Bagaimanapun mereka tidak mungkin kembali bersama lagi. Aileen trlah memiliki kekasih hati yang baru.


"Tidak, aku cuma mau kamu." Atha menarik dan menggenggam tangan Aileen di atas meja. Aileen mencoba menarik tangannya. Namun, ditahan oleh Atha.


"Aileen!"


🍒🍒🍒


Jangan lupa nyawer ya besties.


Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!

__ADS_1


Ig : lady_mermad


Tiktok : lady_mermad


__ADS_2