
Vica (POV)
Aku segera menyajikan masakan ku di atas meja makan,apa Mas Radit mendengarkan ku bernyanyi.
Dia begitu tenang seperti biasanya,aku tidak ingin banyak bicara dengan nya...karna aku masih merasa kesal atas sikapnya semalam. Aku menyajikan makanan k dalam piring nya dan berlalu meninggalkan dia yg sedang sarapan.
Aku tidak ingin berbicara dengan nya,itu hanya buat aku sakit terus tiap dia berkata...Aku segera mengambil tas dan segera pergi kerja,walau memang ini masih terlalu pagi.
"Kamu mau ke mana...??" seru Mas Radit saat aku menuruni tangga
"Aku mau kerja...!"
"Tapi ini masih terlalu pagi..." Balasnya.
"Aku mau mampir ke tempat Oma dulu,bawa sup Ayam dan minuman jahe buat Oma...!" seru ku dengan nada datar.
Dia menahan tangan ku "Kita pergi bareng...!
__ADS_1
Aku melihat Mas Radit masih memakai piyama "Mas kan belum mandi,Vica berangkat aja dulu...Vica ga lama di tempat Oma!" tegas ku.
Tatapannya seperti menyuruh ku untuk menuruti nya.
"Vica cuma mau kasih ini,dan langsung berangkat kerja...!!Lagian Vica takut kena semprot sama atasan Vica yg SEMUANYA nyebelin!" Tegas ku sambil meninggalkan nya.
Iiihhh... Benar-benar ga suka sama Mas Radit,apa dia benar-benar ga peka kalo aku marah sama dia.
Aku berangkat ke rumah nenek di antar oleh supir Mas Radit,Mang Jana...sesampai di tempat mertua ku,aku segera menyapa dan menyalami semuanya.
"Hhmg...iya Mah!" jawab ku canggung,Aku segera menaruh sup dan minuman jahe di dapur. Nenek meminta ku untuk membawa wedang jahe yg aku bawa,dan aku juga menyiapkan nya untuk Mamah dan Papah.
"Vica...Apa Radit memperlakukan mu dengan baik??" Tanya Oma,apa Oma tahu kalo aku sedih dengan sikap Mas Radit.
"Kenap Oma bilang kaya gitu...!!" aku memegang tangan Oma
"Mas Radit baik pada ku,dia tidak pernah berbicara kasar sedikit pun sama aku..." aku berusaha menutupi nya dari Oma dan mertua ku.
__ADS_1
"Kamu sudah berkunjung menemui Nenek...??" Aku hanya terdiam,sudah seminggu setelah aku menikah dan pindah ke keluarga ini...aku belum berkunjung ke rumah Nenek
"Malam ini...kami akan menginap di rumah Nenek Ati" seru Mas Radit yg tiba-tiba duduk sangat dekat dengan ku,yg buat aku sedikit risih...apalagi tangan sebelahnya merangkul pinggang ku.
Aku menatap mata Mas Radit,memberi tanda padanya untuk melepaskan tangannya dari pinggang ku.
"Iya sayang...Malam ini kita akan menginap di Rumah Nenek..."ucapnya sambil menarik rangkulannya mendekat tubuhnya.
Apalagi yg mau Mas Radit lakukan padaku..?? permainan seperti apa yg sudah dia rencana kan...??pikir ku.
Mas Radit hanya membalas tatapan ku dengan senyumannya,dia ini benar-benar licik...curi kesempatan untuk buat ku tak berkutik!!
"Kalau gitu...Oma titip salam buat Oma dan keluarga ya sayang" seru Oma...
Sorang tua Mas Radit dan Oma begitu baik kepada ku,walau kami belum lama saling mengenal...tapi mereka benar-benar menyayangi ku seperti anak mereka,apa karna Mas Radit anak bungsu dari dua bersaudara.
Kakak perempuan Mas Radit,sudah menikah dan ikut dengan suaminya yg tinggal di Amerika...Jadi ga heran kalo Mas Radit dengan usianya yg sudah berumur masih manja...hehehe...
__ADS_1