
Mereka semua akhirnya sampai,Radit masih menggendong baby Aksa yg kini sudah tertidur segera masuk ke dalam rumah.
"Vica....aku langsung balik ke kontrakan ya...!" Pamit Nisa.
"Hati-hati ya...!" seru Vica sambil melambaikan tangannya
"Mas....!" seru Vica saat dia menghampiri Radit di dalam kamar.
"Mas marah ya...??"Vica menarik Radit,dan duduk di sofa.
"Ga ko sayang...!"Radit berusaha menutupinya.
"Kalo Mas ga kasih izin Vica,Vica ga marah ko...!" Vica memegang kedua pipi suaminya,dia tahu betul kalo Radit ga suka Vica datang ke acara reuni.
Radit menatap tajam wajah istrinya,dia memegang tangan istrinya yg masih menangkup ke dua pipinya itu.
"Maaf sayang....Mas yang salah,Mas terlalu egois kalo sampe melarang kamu untuk bertemu dengan teman-teman!!Tapi...."
"Tapi Mas takutkan kalo aku ketemu sama mantan pacar aku...!" lanjut Vica.
Cupp...
"Mas...Vica ga akan datang,jangan cemberut gitu dong!! seru Vica sambil mengecup kilas bibir Radit .
__ADS_1
Kemudian Vica pergi ke dapur untuk menyiapkan wedang jahe untuk suaminya, Vica mengerti perasaan Radit...Makanya dia lebih memilih untuk tidak menghadiri acara tersebut.
Tingnong
Terdengar bunyi bel rumah,kemudian Bi Ijah langsung membukakan pintu.
"Assalamualaikum...sayang...!"sapa seseorang yg tak lain adalah mertua Vica.
"Wa'alaikumsalam...!"Balas Vica
"Mamah...Papah...!" Vica menghampiri mertuanya dan menyalaminya.
"Gimana kabar kamu sayang...??Mana cucu Mamah...??Tanya Mamah Lisa setelah mencium kedua pipi menantu kesayangannya itu.
"Radit mana Nak....?"Tanya Papah Handoko
"Radit di sini Pah...!" jawab Radit sambil menggendong Aksa
"Cucu Oma bangun....!" Mamah Lisa langsung menggendong Aksa. Radit menyalami orang tuanya.
"Besok kami berencana ke rumah Mamah...tahunya udah ada di sini! seru Radit.
"Mamah kamu ngomel terus,pengen ketemu cucu...!" balas Papah Handoko.
__ADS_1
Bi Ijah datang membawakan minuman jahe untuk Radit dan kedua orang tuanya.
"ini dia minuman yg Papah kangenin...!" Papah Handoko langsung meminum perlahan wedang jahe hangat yg baru saja di sajikan.
"Pah...sebenarnya ada apa??"Tanya Radit
Papah Handoko langsung melihat ke arah Mamah Lisa.
"Nak...Apa kamu akan benar-benar memenjarakan Boy??" Tanya Papah Handoko kembali
"Pah...menurut Papah gimana,tindakan Boy itu sudah keterlaluan Pah...!!" balas Radit.
"Radit ga perlu menjelaskan semuanya kan,Papah dan Mamah tahu apa yg Radit alami dan Vica alami saat itu!!" Wajah Radit terlihat menahan emosi,Vica langsung memegang tangan Radit untuk menenangkannya.
"Mamah tahu perasaan kamu dan Vica,kalian tahu....perusahaan Om Darma sekarang di ambang ke hancuran,apalagi di tambah boy yg akan masuk penjara!yang Mamah pikirkan cuma satu...Anak Boy dan Raisya...!" tutur Mamah Lisa
Mereka berusaha membujuk Radit untuk mencabut tuntutan nya,karna mereka tidak tega harus melihat anak Boy tumbuh tanpa kasih sayang dari orang tuanya.
"Papah cuma minta kamu pertimbangkan baik-baik,untuk masalah perusahaan dan yg lain...Papan tidak akan membantu mereka!Yang Papah pikirkan hanya anak Boy,yang berarti cucu Papah dan Mamah juga...!" Papah Handoko menepuk pundak Radit .
************
Terimakasih buat semua yg masih setia,jangan lupa like,coment dan vote nya ya...🥰
__ADS_1