
Raditya (POV)
Viva terlihat menenangkan hatinya,dia duduk sambil menghapus air matanya yg terus keluar. Dia menarik nafas panjang.
"Bicara lah Mas...!" seru Vica sambil menahan tangis.
"Mas Mohon...dengar Mas terlebih dahulu...!!" dia hanya menganggukan kepalanya.
"Dia Adalah Raisya...Pacar Mas,sebelum kita menikah!!Bahkan saat kita menikah...Mas dan dia belum ada kata putus...!" aku mencoba perlahan menjelaskan padanya.,Vica terdiam dan menatap ku penuh tanya.
"Kami berpacaran sudah lama,3 tahun...pada saat Oma meminta Mas menikah dengan kamu,Raisya sedang berada di Amerika bekerja!
Vica sangat terkejut dan menutupi mulutnya dengan kedua tangannya,untuk menahan tangis yg keluar.
"Mas benar-benar minta maaf...tidak memberitahu kamu sebelumnya!!Mas juga belum memberi tahu Raisya tentang kamu dan pernikahan kita..." seru ku sambil menghapus air mata istri ku,yg buat aku semakin merasa bersalah.
Aku menjelaskan semuanya kepada Vica,Vica benar-benar tidak bisa berkata apa-apa... dia terdiam dan hanya terdiam.
"Mas..."seru Vica sambil menghapus air matanya.
__ADS_1
"Hmmg...Mas ga perlu seperti ini sekarang,ini bukan salah Mas...!!" seru Vica sambil menahan tangis.
"Di sini...yg salah adalah keadaan,yg memaksa kita seperti ini!!pernikahan kita adalah sebuah kesalahan...." ucapnya sambil menghapus air mata nya.
"Kenapa biacara seperti itu...!!tanya ku sambil mendekat tubuh Vica yg semakin lemah itu.
"Mas...Vica ga tahu,Vica ga mungkin menyalahkan Mas Radit seperti ini!!ini bukan salah Mas Radit....
"Mas...Vica mau pulang dulu...!! seru Vica sambil beranjak dari duduknya,aku ga berdaya melihatnya seperti ini ...tapi aku juga bingung,apa yg harus aku lakukan sekarang.
Apa yg harus aku lakukan sekarang,Doni menghampiri ku. kemudian di susul oleh Raisya.
"Sayang...Tolong jelasin semuanya sama aku!!seru Raisya yg mulai kalap,Raisya lebih emosial dari Vica.
Aku menjelaskan semuanya dari awal sama Raisya,Raisya pun terlihat sedih dan lebih emosi dari pada Vica.
"Aku ga mau putus sama kamu,aku ga bisa hidup tanpa kamu...sayang...kamu cinta kan sama aku!! " Raisya terus berceloteh,namun aku hanya terdiam.
__ADS_1
Berbeda dengan sikap Vica,Vica lebih tenang dalam mengahadapi ini semua...dia lebih banyak mengalah.
"Raisya...dengar aku baik-baik!!Dulu...setiap aku ajak menikah kami selalu menolak,dengan alasan karir kami...kamu lebih mementingkan karir kamu dari pada perasaan ku...!! seru ku dengan emosi.
"Dimana Kamu saat aku mengalami masa-masa sulit,di mana kamu saat aku butuh kamu...!!
"Tapi aku ga mau pisah dari kamu....!!Tegas Raisya sambil memeluk ku.
Aku ga bisa berkata apa-apa...aku bingung,apa yg harus aku lakukan!! tapi...aku terus memikirkan Vica...
"Pokoknya...Aku ga akan melepaskan kamu!" seru Raisya dalam dekapan ku.
"Tapi aku sudah menikah...!!"Teriak aku.
"Sayang....kamu kan bisa menceraikan istri kamu itu,kamu tidak pernah mencintai dia kn...?seru Raisya sambil menggodaku
"Kamu harus meninggalkan dia demi aku,kamu hanya cinta sama aku kan...kamu ga akan melepaskan aku kan!!
__ADS_1
Raisya terus memojokkan ku dalam keadaan seperti ini...tidak ada di benak ku untuk meninggalkan istri ku,tapi bagaimana aku menjelaskan pada semuanya.