
Vica (POV)
Keadaan Mas Radit semakin membaik,beberapa alat yg menempel di tubuhnya kini sudah terlepas.
Mas Radit pun sudah mulai bangun dari tempat tidur nya dan berjalan-jalan,aku selalu berada di dekat nya. Tapi belakangan ini,aku merasa sedikit tidak enak badan. apa karna istrirahat ku kurang cukup.
"Sayang....kamu baik-baik aja kan??" Tanya Mas Radit,saat kami duduk di sofa.
"Vica ga apa-apa ko Mas!!Balas ku.
"Kalian makan dulu ya,Mamah bawain makanan...!!" seru Mamah yg baru sampai.
Kami semua makan bersama di ruangan Mas Radit,dokter menyampaikan kalo Mas Radit besok sudah boleh pulang.
"Makan yg banyak...!!" seru Mas Radit sambil memberiku potongan
Rasanya perut ku terasa kencang
"Kamu kenapa...??" Mas Radit mulai terlihat cemas.
Mamah menghampiri ku dan Mas Radit,Mamah memegang dan mengelus-elus perut ku.
"Nak...ko perut kamu kenceng gini..??Tanya Mamah.
"Kayanya cuma keram biasa deh Mah...Mas...!!" aku menahan rasa mules dan kencangnya perut ku.
Aku membaringkan tubuh ku di sofa,Mas Radit terus memegang tangan ku dan membelai rambut ku.
"Kamu pasti kecapean sayang....!!kamu terus menjaga dan merawat ku selama Mas Sakit....Maafin Mas ya...!
Mas Radit sangat terlihat jelas kalo dia cemas,aku tidak menjawab nya dan hanya memegang tangannya erat.
__ADS_1
"Mamah pannggil dokter atau perawat ya...?" tanya Mamah dengan panik
"Ga usah Mah....sekarang sudah sedikit berkurang mulesnya,kayanya cuma kontraksi palsu...!!
Perlahan kontraksi perut ku berkurang,Mas Radit memberi ku minum agar lebih tenang.
************
Raditya (POV)
Vica terlihat jelas dia capek,aku terus duduk di samping nya...dia kini lebih tenang,aku mengelus-elus perut istri ku.
"Sayang....kamu yg tenang ya Nak!! kasian Mammy...."ucap ku sambil mengelus perut Vica
Vica tersenyum,dia begitu senang mendengar yg aku sampaikan...kami semua duduk berdekatan dengan Vica,melihat tingkah ku yg begitu senang saat mengelus-elus perut Vica.
"Sayang...kamu pulang aja ya??"
Aku minta Vica untuk pulang,istirahat di rumah..tapi dia tidak mau,Mamah pulang terlebih dahulu.
Hari semakin larut,aku duduk di samping istri ku sambil melihat televisi...Vica menyandarkan kepalanya di bahu ku.
"Mas....!!"Mas Harus janji sama Vica...." ucapnya perlahan
"Apa sayang...??"
"Mas harus janji....jangan pernah buat Vica seperti ini lagi,Vica benar-benar takut kehilangan Mas....!!"
Aku tahu perasaan istri ku,dia pasti masih merasa sedih sekali...aku mendekap tubuh istri ku.
"Maafin Mas ya....!!Mas janji ga akan buat kamu cemas dan bersedih lagi....!" tegas ku
__ADS_1
Vica tertidur pulas,aku membaringkannya di sofa...aku tidak tidur di tempat tidur ku,tapi malah tidur di samping istri ku.
Keesokan harinya,beberapa dokter dan perawat datang ke ruangan ku...dan memeriksa keadaan ku sebelum aku pulang.
"Dok....keadaan Mas Radit benar-benar sudah membaik kan??"Tanya Vica d Ngan sedikit cemas
"Keadaan Pak Radit sudah membaik Bu...ibu ga perlu cemas ya,hanya Pak Radit harus kontrol setelah beberapa hari!!" dokter memberikan penjelasan pada Vica.
Ibu dan Mamah pun datang bersama Bi Ijah dan mang Jana,untuk mengemasi barang-barang kami.
Akhirnya aku pulang,Mamah dan Ibu mengambil obat ku dulu ke apotek. Aku dan istriku masuk k dalam mobil...
"Mas....!!" kita periksa dulu ya...
"kamu kenapa sayang...??tanya ku cemas
"Vica cuma mau periksa aja Mas....Vitamin Vica juga udah habis!" Balasnya sambil memegang tangan ku.
Kebetulan hari ini ada jadwal poly kandungan,kami pun mendaftar kan terlebih dahulu...
"Ibu Vica.. .!!" seru perawat memanggil istri ku.
Kami pun masuk ke dalam ruangan dokter Siska.
"Dok....semalam perut saya keram,seperti mules gitu...??" keluh Vica.
Dokter meminta Vica untuk berbaring di tempat tidur periksa.
"Bu....sekarang usia kehamilan ibu sudah 34 Minggu,pada usia kehamilan ini ibu pasti akan mengalami kontraksi palsu di karenakan kondisi ibu yg terlalu capek,kurang istirahat...
Dokter menjelaskan tentang kondisi Vica,menurut dokter kondisi istri ku dan calon anak kami baik-baik saja dan sehat semua.
__ADS_1