
Semenjak kedatangan kedua mertuanya,bianyak banyak berpikir tentang apa yg mereka bicarakan. Baby Aksa sudah tidur,Vica sedang menikmati suasana malam di balkon depan kamarnya.
"Sedang apa Mammy di sini...??" Tanya manja Radit,sambil menyandarkan kepalanya di pundak Vica.
"Hhhmngg..." Vica tersipu mendengar panggilan Radit terhadap nya.
"Kenapa...??" Radit menatap lekat wajah Vica yg tersipu malu,sambil terus memeluk tubuh istrinya dari belakan.
"Aneh aja dengernya Mas...!Mas sering panggil Vica dengan sebutan sayang,kalo ga Vica.!!sekarang Mas panggil Vica,Mammy...Vica jadi gimana gitu...!" balas Vica sambil membelai wajah suaminya dengan satu tangan.
"Mulai sekarang...kita harus biasakan dengan panggilan baru kita,karna sekarang kita sudah punya Baby...!!Aksa pasti sudah mulai mendengar apa yg kita bicarakan,jadi dia tahu...kalau kamu itu Mammy nya,dan Mas adalah Daddy nya.!"Radit mencium pipi Vica.
"Iya Daddy....!"balas Vica malu.
Radit semakin erat memeluk tubuh Vica dan mencium kepala sang istri.
"Dad...!" Vica tidak melanjutkan ucapannya karna sedikit ragu.
__ADS_1
"Kenapa Mam...!" Goda Radit
"Vica kepikiran apa yang Papah bicarakan tadi siang!" seru Vica ragu
Radit mengerti arah pembicaraan sang istri,dia tahu betul kalo Vica pasti akan membahas kembali hal tersebut. Radit berjalan dan duduk di kursi yg berada di balkon di susul oleh Vica
"Menurut sayang gimana...??"Radit menanyakan kembali pada Vica.
Mereka masih belum terbiasa dengan panggilan baru,biarkan saja ya pemirsa...yg penting mereka senang...hehehe...
Radit mendengarkan dengan seksama apa yg Vica katakan.
"Kasih Daddy waktu sayang...Daddy ingin lihat apa yg akan mereka lakukan setelah mendapatkan surat panggilan dari pihak polisi..!" Balas Radit.
**************
Keesokan harinya,Radit pergi ke kantor lebih awal karna ada meeting dengan perusahaan X untuk proyek kerjasama mereka.
__ADS_1
"Bos...Direktur dari perusahaan X sudah berada di ruang meeting,semua berkas sudah siap!" Tutur Doni
Radit dan Doni segera masuk ke ruang meeting.
"Selamat Pagi Pak..." sapa Direktur perusahaan X menyapa Radit yg baru saja sampai.
"Selamat Pagi...!" Balas Radit sambil berjabat tangan."Silahkan duduk Pak...!"Radit mempersilahkan tamunya untuk duduk
"Perkenalkan Pak....Saya Bagas dan ini Asisten saya Ferry.!" seru Bagas.
Perusahaan X adalah perusahaan di bidan properti,di mana perusahaan tersebut memiliki standar yg sangat tinggi dan baik di bidangnya. Memang jauh bila di bandingkan dengan perusahaan Radit.
Mereka memulai meeting,Ferry dan Bagas menjelaskan tentang tender yg mereka ajukan kepada Radit.
Radit berencana akan membangun hotel berbintang dan tempat perbelanjaan,kali ini Radit sangat tertarik melihat tender yg di ajukan oleh perusahaan X
"Baiklah Pak Bagas...setelah kami melihat presentasi kalian,kami setuju untuk bekerjasama dengan perusahaan bapak!" Seru Radit. Mereka semua terlihat senang atas kerja ini.
__ADS_1