
Raditya (POV)
Tubuhku terkulai lemas,aku duduk di kursi tunggu...Bagaimana aku tidak mengetahui keadaan istri ku.
"Radit...Kamu akan menjadi seorang Ayah Nak!"seru Mamah dengan rasa haru.
Aku melangkah masuk ke dalam tirai di mana istri ku sedang di periksa.
"Dok...Istri aku sedang hamil,bagaimana keadaan nya dan kandungannya!!" seru ku dengan panik.
Dokter menjelaskan keadaan Vica saat ini,kekurangan cairan dan asupan nutrisi yg kurang seimbang...dokter jaga juga meminta pada ku agar Vica di rawat di rumah sakit!
Tanpa menunggu lama,aku segera mendaftar kan terlebih dahulu...Vica pun di pindah kan ke ruang perawatan!!
"Pak Radit...Saya sudah konsultasikan kepada dokter kandungan,dia sedang ada operasi saat ini !setalah itu dokter akan memeriksa keadaan istri anda dan kandungannya...." dokter jaga menjelaskan kembali saat kamu sudah masuk dalam ruang perawatan.
"Nisa....Benarnya kamu katakan?Tanya kembali Mamah dengan rasa senang.
"Iya Bu...Vica juga baru tahu kalo dia hamil,saat Oma di rawat di rumah sakit!!" seru Vica menjelaskan kembali.
Apa saat Vica pamit pergi setelah Raisya menampar wajahnya...saat itu dia pergi sendiri, ya Tuhan....bagaimana aku membiarkan dia melalui ini semua sendiri !!
Aku tidak akan memaafkan diri ku sendiri,kalo sampe terjadi sesuatu pada istri ku dan calon anak kamu.
Aku duduk di samping tempat tidur Vica,aku terus menggenggam tangan istri ku.
"Kamu terlihat kurus sayang.. .!!" ucap ku lirih.
Aku mengusap wajah istri ku,air mata ku jatuh begitu saja!
__ADS_1
************
Vica (POV)
Tubuh ku terasa lemas,dengan perlahan aku membuka mata ku...aku melihat perlahan,terdengar juga suara beberapa orang di sini!
Aku melihat kesamping,terlihat seseorang yg sedang menundukkan kepalanya sambil memegang tangan ku.
"Mas....!!" ucap ku lirih.
Sepertinya itu Mas Radit,aku melihat Mamah dan Papah sedang duduk di sofa...
"Mas....
"Vica...sayang...!!" jawab Mas Radit terkejut melihat ku sadar,dia menatap ku dengan haru dia membelai ajah ku.
"Vica...kamu baik-baik aja sayang!!" seru Mamah yg menangis,Mereka semua mendekati tempat tidur ku.
Mereka terus bertanya satu persatu kepada ku dengan panik. Aku melihat sepintas ke arah Mas Radit yg sedikit menjauh dari tempat tidur ku.
"Nak...kami keluar sebentar ya ...! seru Mamah, sepertinya Mamah memberikan waktu kepada aku dan Mas Radit untuk berbincang.
Mas Radit perlahan menghampiri ku dan duduk di kursi yg berada di samping tempat tidur ku.
"Mas....!"
Terlihat jelas raut sedih di wajah Mas Radit,Mas Radit tidak berani menatap ku...dia melihat k arah lain sambil memegang tangan ku
"Mas....Vica minta maaf!!
__ADS_1
Mas Radit langsung mendekatkan wajahnya mendekati wajah ku.
"Kenapa kamu bicara seperti itu!!seru Mas Radit perlahan,dia menghapus air mata ku .
"Mas yg salah...Mas benar-benar minta maaf sama kamu sayang!!Mas...
"Mas...!!" aku segera ganti memegang tangan Mas Radit yg berada di wajah ku,dia sangat bersedih dan merasa bersalah sekali pada ku.
"Mas...!"seru ku
"Mas sayang mencintai kamu sayang....!" seru Mas Radit yg membuat air mata ku terus mengalir.
Dia mendekap ku penuh kasih,tangis kami berdua begitu haru...!!perlahan aku menghapus air mata ku.
Aku memegang tangan Mas Radit,dan mengarahkan tangan mas Radit memegang perut ku.
"Mas....Vica hamil!!ucap ku sambil melemparkan senyuman
Mas Radit terlihat bahagia sekali,dia pun menghapus air mata nya.
"Mas janji....akan selalu menjaga kamu dan calon anak kita!Mas benar-benar mencintai kamu dan calon anak kita...
Mas Radit mencium kening ku hangat,dia pun mencium perut ku.
Semoga ke depannya akan lebih baik dari yg lalu, ternyata sakit buat ku saat aku jauh dari Mas Radit...karna aku juga sangat mencintai nya.
__ADS_1