
Radit (POV)
Kenapa aku benar-benar ngerasa sakit dan sedih melihat Vica seperti itu,aku termenung dalam ruang kerja ku...sekarang sudah jam 1 malam,aku melihat Vica masih terjaga...aku menghampirinya dan duduk di tempat tidur.
"Aku ingin bicara..."ucap ku
"Besok aja ya Mas...ini udah malam,besok takut ke siangan!!balas Vica.dia membalikan tubuhnya membelakangi ku.
Keesokan harinya...saat aku terbangun,Vica sudah tidak ada di sebelah ku. sekarang sudah jam 7 pagi,aku segera mandi dan berganti pakaian.
"Tuan...sarapannya sudah di siapkan oleh Non Vica.." seru Bi Ijah sambil menyiapkan piring ku
"Vica kemana Bu...??" aku melihat ke tiap sudut ruangan,you dia tidak ada.
"Tadi Non Vica bangun pagi-pagi sekali dan langsung memasak sarapan dan langsung berangkat kerja tuan..."
"Dia udah sarapan...??"
"Non Vica langsung berangkat tuan,dia belum sarapan...bilangnya belum lapar...!!jawab Bi Ijah.
__ADS_1
"Tuan...Maaf bibi bicara lancang,sepertinya Non Vica sedih mendengar perkataan Tante tuan...!!Bibi baru liat Non Vica sesedih ini...
Bi Ijah menceritakan semua tentang Vica,selama 1 bulan pernikahan kami...Vica sama sekali tidak pernah menuntut apa-apa dari ku!!Bahkan kartu ATM yg aku kasih untuk kebutuhan dia...dia tidak pernah menggunakannya.
"Bii....Tolong siapkan bekal sarapan untuk Vica,biar Radit bawa ke kantor untuk dia!"
Aku segera berangkat kekantor
"Boss...itu kotak makanan kamu ??" Doni langsung kepo deh,liat aku bawa kotak makanan.
"Bukan...!"balas ku sambil terus berjalan
"Ini buat Isti ku...!!"Balas ku sambil masuk ke dalam lift...Mata Doni seperti keluar semua mendengar ucapan ku.
"Boss...!!" teriak dia sambil masuk ke dalam lift.
Akhirnya aku menjelaskan tentang pernikahan ku dengan Vica,awalnya dia tidak percaya dengan yg aku bicarakan. karna selama ini aku merahasiakan darinya. Aku dan Doni sampai di kantor keuangan perusahaan kami,aku langsung menuju ruangan Vica.
"Pak Radit...!" sapa Bu Yolla menghampiri ku dengan sedikit centilnya,semua atap di departemen keuangan melihat ke arah ku.
__ADS_1
"Ada yg bisa saya bantu Pak...??
"Vica di mana...??" Tanya ku sambil melihat-lihat.
"Kenapa Bapak mencari Vica,apa dia melakukan hal yg salah Pak...??Biar saya yg marahin dia Pak,dia memang kerjanya lelet,malas,ceroboh...."celoteh Bu Yolla buat telingaku sakit
"Saya cari Vica...ISTRI saya!!"T gas ku dengan nada tinggi,hingga buat orang yg berada di sana terkejut,dan membeku mendengar yg aku ucapkan tadi.
Aku langsung masuk dalam ruangan meneger keuangan,Vica sedang asik menatap komputer di depannya itu.
"Ayo ikut aku...!" aku segera memegang tangan nya,dia terus berontak..berusaha melepaskan genggaman tangan ku
"Lepasin Mas...di luar banyak orang!!" aku tidak memperdulikan nya,dan terus memegang tangannya.
"Mas...Liat!!Banyak orang di sini...lepasin aku,mereka bisa liat...
"Aku cuma mau kalian Tahu...Vicalita adalah ISTRI ku!!kalian dengar baik-baik,jangan pernah berlaku buruk kepadanya.!! Tegas ku kembali
Aku sendiri bingung kenapa aku seperti ini,tapi tiap kali dia bersedih...itu buat aku merasa sakit.Vica terus berontak sambil menahan amarahnya.tapi aku terus memegang tangannya erat.
__ADS_1