Suami Pilihan Nenek

Suami Pilihan Nenek
Eps 76


__ADS_3

Kesalahpahaman yg terjadi antara Doni dan Nisa sudah selesai,orang tua Nisa mengajak mereka untuk makan malam bersama.


"Om...Tante...Tapi apa yang Doni katakan tadi benar-benar serius,Doni ingin melamar anak Om dan Tante untuk menjadi istri Doni!" seru Doni setelah mereka selesai makan malam.


"Kalo Om dan Tante sih gimana Nisa,apa dia mau...!!"jawab om Asep sambil melirik ke arah Nisa.


Doni menghampiri Nisa yg duduk di samping Tante Sari,Doni mengambil sesuatu dari dalam saku jas nya.


"Nisa...Apakah kamu mau menikah dengan ku??" seru Doni sambil membuka sebuah kotak yg berisi cincin bertahta berlian.


Nisa tidak bisa berkata apa-apa,terlihat rona kebahagiaan dan hari di wajah Nisa.


"Iya...Aku mau menikah dengan Mu!" seru Nisa sambil menganggukkan kepalanya.


Suasana bahagia sangat terlihat jelas di wajah Doni dan Nisa serta orang tua Nisa,waktu semakin larut mereka pun berpamitan untuk kembali ke rumah Nenek .


**************


Sesampainya di rumah,Vica langsung menuju kamar untuk menidurkan baby Aksa yg sudah terlelap dan segera mandi.

__ADS_1


"Saya bangga sama Don...!!"seru Radit saat mereka beristirahat di ruang keluarga.


"Semua berkat Boss dan Ibu Boss tentunya....!"balas Doni sambil melepaskan jasnya.


"Ya sudah...sekarang kamu istirahat,besok kita harus balik lagi ke Jakarta!Papah meminta ku untuk datang ke rumah....!" seru Radit,kemudian Radit pergi k kamarnya.


"Kamu udah mandi sayang...!!"


Radit langsung memeluk istrinya yg masih mengenakan baju handuk,Radit terus menciumi leher istrinya dengan lembut.


"Mas....Mandi dulu!!" seru Vica sambil berusaha melepaskan dari jeratan suaminya.


Radit keluar dari kamar mandi begitu terkejut melihat istrinya yg begitu sexy menggunakan lingerie yg membentuk lekuk tubuhnya.


"Sepertinya....Istri ku sedang menggodaku ya!!"


Radit yg Mali bertelanjang dada langsung memeluk Vica dari belakang.


"Mas...jangan berisik,nanti Aksa bangun lagi!" seru Vica sambil menyelimuti baby Aksa yg baru saja tertidur kembali.

__ADS_1


Radit terus memeluk Vica dari belang dan menciumi tengkuk leher istrinya


"Hhmmg...Mas!" desahan Vica mulai terdengar oleh Radit. Vica membalikan badannya menghadap suaminya yg terus menggodanya.


"Kamu ini nakal ya,kalo Aksa bangun gimana...!" seru Vica yg mulai menggoda Radit dengan permainan tangannya di dada sang suami. Vica terus menghimpit tubuh Radit sambil terus mengelus-elus leher,dan dada sang suami.


"Istri ku mulai Nakal sepertinya...!"


Radit duduk di tepi tempat tidurnya,dia memegang pinggul sang istri dan sesekali meremas p****t padat sang istri.


"Nakal sama suami ga apa-apa kan sayang...!"Bisik Vica pada Radit sambil memberi kecupan di telinga sang suami.


Vica langsung mencium bibir basah sang suami,aroma maskulin Radit membuat Vica begitu bergairah.Kali ini Vica yg memegang permainan,Radit membaringkan tubuhnya dan Vica berada di atasnya.


"Aku sangat mencintaimu sayang...?" Radit begitu terbuai oleh permainan istrinya,sesekali desahan keluar dari mulut Radit atas permainan panas sang istri.


Vica masih berada di atas tubuh Radit,dia mencium bibir Radit dan memainkan lidah nya di dalam mulut Radit.


Kegiatan panas mereka terjadi begitu lama,sampai akhirnya tubuh Vica terkulai lemas saat Radit menyelesaikannya.

__ADS_1


"Terimakasih sayang....Aku sangat mencintaimu!" Seru Radit mencium puncak kepala Vica.


__ADS_2