
Radit,Vica dan Doni sore harinya mereka langsung mendatangi kediaman Nisa. Keluarga Nisa menyambut dengan hangat kedatangan Vica dan suaminya,terlihat raut kebingungan di wajah orang tua Nisa saat melihat Doni.
"Silahkan duduk Neng...Udah lama ya Tante ga ketemu sama Neng Vica,eehh....datang udah bawa anak,lucuuu lagi!!" ujar Tante Sari sambil mengambil baby Aksa dari gendongan Vica.
"Iya Tante....udah lama ya kita ga ketemu,Tante sama Om gimana kabarnya??" balas Vica
Vica memang sudah sangat dekat dengan keluarga Nisa,makanya dia terlihat begitu akrab dengan Tante Sari.
"Iiihh...cucu Enin (nenek) ganteng banget,siapa namanya kasep (ganteng)??"Tante Sari berusaha mengajak interaksi dengan Tante sari.
"Namanya Aksa...Enin!!" Balas Vica .
"Vicaaa.....!" Terdengar suara teriakan Nisa dari arah dapur.
Nisa sangat terkejut,saat dia melihat siapa yg datang selain Vica dan Radit.
Suasana sedikit canggung,Tante Sari yg sibuk menggendong baby Aksa merasakan ada yg aneh dari sikap anaknya.
"Ada Tamu rupanya...!" seru Om Asep ayah dari Nisa.
__ADS_1
"Iya Om...Maaf Vica ga kasih kabar dulu mau maen!"balas Vica sambil menyalami om Asep.
Mereka semua berbincang begitu akrab,keluarga Nisa menyambut baik kedatangan Vica,Radit dan Doni.
"Om...Tante...Sebenarnya kedatangan kami ke sini ingin membicarakan sesuatu kepada Om dan Tante!" Radit mencoba memulai pembicaraan sesungguhnya maksud mereka. Kalian tahu bagaimana perasaan Doni saat ini,dia sangat terlihat gugup sekali...Doni tak banyak bicara di hadapan orang tua Nisa,makanya Radit yg memulai.
"Ada apa Nak Radit...??" wajah Om Asep sudah mulai serius.
"Radit dan Vica ingin menanyakan sesuatu tentang Nisa,Apa Om dan Tante berencana menjodohkan Nisa??"seru Radit.
Om Asep dan Tante sari langsung melihat ke arah Nisa yg sedang menggendong baby Aksa sekarang.
"Nisa.....Kamu dapet kabar dari siapa??"jawab Nisa sambil terlihat malu,karna dia yakin Doni yg menceritakannya.
Radit dan Vica langsung menatap ke arah Doni yg dari tadi hanya terdiam menahan rasa gugupnya.
"Sekarang coba jelaskan Don...!" seru Radit penuh dengan penekanan.
Doni memejamkan mata dan menarik nafas panjang untuk mengusir rasa gugupnya di hadapan orang tua Nisa.
__ADS_1
"Om...Tante...Tolong jangan jodohkan Nisa dengan siapa pun,saya Doni Hanggara...saya sangat mencintai putri om dan Tante!!Saya mau melamar langsung Nisa kepada Om dan Tante...saya sudah tidak memiliki orang tua,tapi saya mempunyai keluarga baru yaitu pak Radit dan Bu Vica...Saya pasti akan membahagiakan Nisa,saya tidak akan membuat Nisa menangis!!"Seru Dono begitu Langtang,tanpa memberi jeda kepada orang tua Nisa.
Doni melirik ke arah Radit,tanpa bicara Radit hanya memberikan acungan jempol kepada sahabatnya itu.
"Nisa...Tolong jelaskan kepada Ibu dan Ayah,Apa dia yg bernama Doni??" seru Om Asep sedikit menggoda,Nisa hanya tersenyum dengan godaan Ayahnya tersebut.
"Nak Doni...kamu bicara sangat lantang sekali,om sampai bingung...!"goda om Asep pada Doni.
"Om dan Tante menjeput Nisa bukan untuk di jodohkan!" Tegas Om Asep
Doni masih terdiam,dia sedikit bingung...apa lagi saat melihat ekspresi orang tua Nisa yang hanya menahan tawa.
"Kami menjemput Nisa bukan untuk di jodohkan,tapi untuk menghadiri acara perjodohan kakak sepupunya...!!Balas Om Asep sambil tertawa.
"Kan Nisa udah bilang,Nisa mau menghadiri acara perjodohan Kakak sepupu...!" lanjut Bisa menjelaskan sambil tersipu.
"Tapi yg aku dengar kamu akan di jodohkan!!"Balas Doni sedikit ragu sambil sesekali memegang kepalanya.
Seketika semua mata tertuju kepada Doni,tapi Doni hanya membalas dengan senyum.
__ADS_1
.yang entahlaahh...hehehe