
Raditya (POV)
Hari semakin larut,Vica dari tadi masih tertidur
"Sayang ...bangun yuk,Makan dulu..!!" Aku berusaha membangunkan istri ku,karna dari siang dia tertidur dan belum bangun ...
"Hhmmg...Mas...!!" seru Vica sambil menarik selimutnya, "Vica masih ngantuk....!!
"Makan dulu...nanti tidur lagi!!"
Aku terus berusaha membangunkan nya,karna Vica belum makan.
"Hhhmngg..."Tiba-tiba Vica terbangun sambil menutupi mulutnya dan langsung berlari menuju kamar mandi.
Aku mengikutinya dari belakang.
"huueekkk...!"Vica muntah kembali,hanya air yg keluar...karna seharian dia cuma minum.
Wajah Vica berkeringat,aku mengusap wajahnya perlahan....aku benar-benar ga tega liat dia seperti ini.
"Kita makan ya...!" ajak ku sambil memapahnya.Tapi sepertinya dia lemas,aku segera menggendongnya turun menuju meja makan.
"Tuan....Non Vica kenapa??"Tanya Bi Ijah panik
"Dia habis muntah Bi..." jawab ku sambil menurunkan tubuhnya duduk.
Bi Ijah segera menyiapkan masakan yg masih hangat,Vica segera mengambil piring ku dan mengambilkan nasi.
"Hhmmg...." Dia terlihat menahan rasa mualnya lagi.
"mual lagi....!" tanya ku sambil mengambil piring yg dia pegang.
"Bau nasi....Mas,Vica ga suka!!"ujarnya sambil menutupi hidungnya.
"Bii....tolong pindahkan nasi nya!!
Bi Ijah langsung memindahkan nasi nya,Vica hanya mengambil sayur sup yg masih hangat dan ayam goreng tanpa memakan dengan nasi.
"Mas ga makan nasi...??tanya Vica sambil makan.
__ADS_1
"Nanti Mas makan lagi...!"
Aku takut Vica akan mual lagi kalo liat nasi,jadi lebih baik aku makan lauk dan sayur juga seperti Vica.
Walau cuma sedikit,tapi makanan yg dia makan masuk...yg penting ada asupan makanan yg masuk.
"Mas makan sama nasi juga dong,nanti ga kenyang...!!
"Biar Mas ambil sendiri ya...!!"aku langsung mengambil nasi di tempat lain dan duduk menjauh dari Vica.
***************
Vica (POV)
Kenapa Mas Radit duduk menjauh dari ku ya,ada yg salah ya sama aku.
"kamu kenapa sayang...??"Tanya Mas Radit sambil memakan makanannya.
aku hanya menggelengkan kepala,dan pergi meninggalkan Mas Radit sendiri. kenapa aku sedikit sedih melihat Mas Radit duduk jauh dari ku.
"Kamu kenapa...??"Tanya Mas Radit yg duduk di samping ku.
Aku hanya menggelengkan kepala "Ga apa-apa Mas...!!" seru ku sambil menitikkan air mata
Mas Radit semakin khawatir
"sayang...kamu kenapa nangis...??"Tanya dia cemas.
"Habis nya....kenapa Mas duduk nya pindah gitu pas makan??kenapa menjauh dari Vica...!"ucapku sambil menangis.
"Sayang....Mas cuma ga mau kamu mual lagi dan muntah!katanya kamu ga suka bau nasi,makanya Mas duduk jauh dari kamu..." jawab Mas Radit sambil menghapus air mata ku.
Kenapa aku jadi sensitif seperti ini,kenapa juga aku harus menangis gara-gara hal sepele seperti ini.
"Tapi Vica ga suka Mas jauh dari Vica!" jawabku manja sambil memeluk nya.
Mas Radit terus menenangkan ku,aku sedikit lebih tenang dalam pelukan suami ku.
__ADS_1
"Maafin Vica ya Mas....!"
"Iya sayang....!" balasnya sambil membelai rambut ku.
Kami berdua menonton televisi sambil duduk di atas tempat tidur,aku terus mendekap tubuh suami ku.
Tokk...tokk...tokkk...Mas Radit segera membuka kan pintu kamar kami,ternyata Bi Ijah membawakan ku beberapa buah-buahan.
"Terimakasih Bi...!!" seru ku yg masih duduk di di tempat tidur.
Mas Radit membawakan buah dan menyimpannya di meja samping tempat tidur kami.
"Mau buah...??Tanya Mas Radit.
"Vica mau apel....!!" seru ku,Mas Radit langsung membawakan apel.
Aku mengupas apel yg di bawakan Mas Radit
"Mas....Besok Mas kekantor...??tanya ku sambil terus mengupas apel.
"Iya sayang...!"
"Ga apa-apa...!!
"kenapa....??"Tanya Mas Radit kembali.
"Vica ga mau di rumah sendirian!!
"Kan ada Bi Ijah...!!Balas Mas Radit sambil memainkan handphone nya.
"Tapi tetep aja Vica sendirian,Bi Ijah kan harus beberes dan di dapur terus !! "
"Iya...minta aja Bibijah buat nemenin kamu di kamar...!" ujar mas Radit yg masih sibuk dengan handphone.
"Kenapa mainin handphone terus sih!!Vica ga jadi makan apel nya....!"
aku langsung tidur dan menutupi tubuh ku dengan selimut.
__ADS_1