Suami Pilihan Nenek

Suami Pilihan Nenek
Eps 62


__ADS_3

Saat semua orang mendekati Vica,Boy berusaha untuk lari.


buugg.


Pukulan keras mendarat di pipi Boy.


"Ra...Ra..Radit!" seru Boy sambil berjalan mundur menghindari Radit yg terus mendalaminya.


"Kamu lupa satu hal...Vica hanya menampar kedua pipi mu itu saat kamu mengatakan hal buruk tentang suaminya!Tapi aku akan membunuh Mu karna sudah berani melukai istri ku...!" Radit berhasil menjerat kerah baju Boy dan mencekik leher Boy dengan kedua tangan Nya.


Boy berusaha melepaskan cekikan Radit,tapi


Radit masih terus mencekik leher Boy penuh dengan emosi...Tapi Ayah Agus dan Papah Handoko berusaha menarik tangan Radit yg masih memegang leher Boy,Boy semakin kesulitan bernafas


"Radit Tante mohon lepasin Boy...Radit...Boy bisa mati!!"Tante Bella pun berusaha menarik tangan Radit.


"Radit...Lepasin Nak!"Perintah Papah Handoko,tapi masih saja tidak di dengar oleh nya.


Vica yg masih sadar,dengan menahan rasa sakit sambil menutupi darah yg keluar dari kening nya...Vica mencoba bangun dan memeluk tubuh suaminya yg penuh dengan emosi.

__ADS_1


"Mas...Tolong lepasin Boy!"Seru Vica dalam pelukan


"Mas...Vica mohon,lepasin!"Perlahan jeratan tangan Radit mulai terlepas dari leher Boy,nafas dan keringat Radit yg begitu emosi sangat terasa di wajah Vica. Radit segera memeluk tubuh istrinya dan mencium kening nya.


"Boy...kamu tidak apa-apa sayang?" Tante Bella segera memeluk anaknya,yg masih tersengal-sengal nafasnya.


************


Vica baru saja di periksa oleh dokter pribadi keluarga Handoko,kening Vica kini terbalut perban untuk menutupi luka di jidat nya.


Radit hanya duduk dan memegangi tangan istrinya begitu erat,dia tidak berani menatap wajah istrinya. Radit begitu menyesal kenapa dia tidak bisa melindungi istrinya. Vica yg menyadari hal itu,segera mendekap tubuh suaminya.


"Kamu terluka seperti ini masih bilang tidak apa-apa...!"Balas Radit kesal.


"Kamu...apa yg kamu lakukan itu berbahaya??"Tanya Mas Radit yg mulai menceramahi nya.


"Aduuuhh Mas....sakit!" Vica berpura-pura kesakitan untuk menghentikan Omelan suaminya.


"Mana yg sakit ..kita ke rumah sakit ya...!'Mas Radit mulai panik

__ADS_1


"Mas...Mas...Vica cuma bercanda!" Seru Vica sambil mengeratkan pelukan.


Lama sekali mereka berpelukan,Vica berusaha menenangkan suasana hati Radit yg masih sedikit emosi.Om Darma akhirnya membawa Boy dan Raisya pulang ke rumahnya.


Vica masih berada di pelukan Radit,Radit memegang tangan Vica yg memeluk tubuhnya dan melepaskannya.


"Ada yg mau Mas tanya...?" Radit langsung berdiri dan menaruh kedua tangannya di pinggangnya.


"Sejak kapan ISTRI Mas yg cantik,pendiam,dan orang paling sabar ini bisa menjadi galak sampai berani menampar seseorang??" Goda Radit kepada istrinya,dan sepertinya Radit sudah tidak emosi.


"Itu namanya kekuatan CINTA Mas...!" Balas Vica menggoda.


"Tunggu dulu...dari mana Mas tahu??Tanya lanjut Vica.


"Hhmmg....Mas datang saat kamu mulai marah-marah sama Boy!Mas bener-bener kaget liat istri Mas marah kaya gitu...!"Ujar Radit sambil menggaruk kepalanya yg memang tidak gatal.


"Siapa suruh dia membangunkan macan betina,yg sedang emosi...!!" seru Vica sambil mencairkan suasana.


Kemudian Vica beranjak dari tempat tidurnya dan memeluk Radit begitu erat,begitu lama Vica memeluk Radit.

__ADS_1


"Vica ga bisa diam begitu saja,mendengar orang lain mengatakan hal yg tidak-tidak tentang suami Vica!""seru Vica lirih sambil menitikkan air mata.


__ADS_2