
Vica (POV)
Mas Radit terlihat aneh....apa hanya perasaan ku saja,dan Tante Bella pun langsung pergi setelah Mas Radit pergi.
"Non...Non Vica...!!" Teriak Bi Ijah dari dalam,suara Bi Ijah terdengar begitu panik.
"Kenapa Bii....??
"Non...Ada telepon dari rumah Nenek Ati!" Sura Bi Ijah begitu berat.
Aku segera mengambil telepon dari tangan Bi Ijah.
Tubuhku terasa lemas seketika setelah mendengar kabar dari orang tua ku tentang Nenek...
"Non...Non Vica!!!" Bi Ijah terlihat panik,tapi aku sama sekali tak berdaya,air mata ku terus keluar.
"Neneekkk........!!teriak ku dengan histeris,aku segera berlari keluar dan memanggil Mang Jana untuk mengantarku ke rumah nenek.
"Vica....!" terdengar suara Mamah Lisa menghampiri ku,Mamah langsung memeluk ku saat aku terlihat begitu gelisah dan terus menangis !!
"Sabar sayang...!" Mamah berusaha menenangkan ku,Oma yg ikut bersama Mamah hanya menangis.
***********
Raditya (POV)
__ADS_1
Sesampainya di kantor,aku segera masuk ke dalam ruangan ku dengan rasa kesal...
"Boss...kamu kenapa??Tanya Doni
"Raisya ada di sini...!!" balas ku.Doni terdiam,dan duduk di hadapan ku.
Raisya adalah kekasih ku,jauh sebelum aku memutuskan menikah dengan Vica...kami menjalin hubungan cukup lama 3 tahun,saat aku memutuskan menikah dengan Vica... Aku masih berpacaran dengan nya,dan Raisya pun tidak pernah mengetahui pernikahan ku dengan Vica.
"Apa yg harus aku lakukan....!"ucap ku,Doni hanya menatap ke arah ku dan menggelengkan kepalanya.
"Sayaaang....!" sapa seorang perempuan berparas cantik,tinggi semampai bak model...tapi memang dia adalah model.
"Raisya....!"
Doni makin terlihat panik,dia segera keluar meninggalkan ku bersama Raisya.
"Kamu ko bengong...??"seru Raisya sambil memeluk ku.
"Oohh....!!" jawab ku yg benar-benar bingung saat ini...
kriiing...kriiing...kriiing...terdengar panggilan handphone ku
"my wife...!" seru ku sambil melihat panggilan yg masuk. aku ga mungkin mengangkatnya sekarang..."Maaf Vica....!batin ku.
"ko ga di angkat...??" Tanya Raisya sambil terus berada di dekapan ku,aku ga berani membalas pelukannya.
__ADS_1
"Duduk dulu..." pinta ku dengan menutupi kepanikan ku.
Raisya terus menempel pada tubuh ku,ini buat ku semakin tidak nyaman dan bingung...
"Sayang...kamu kenapa??kamu kaget ya liat aku...!!"Nada genit Raisya memangbtidak pernah hilang.
"Aku ga apa-apa..!!cuma...memang sedikit terkejut!" balas ku sambil berusaha melepas pelukannya.
"Aku sengaja ga kasih kabar sama kamu,aku mau buat kamu terkejut melihat ku...!!"Balasnya sambil memelukku kembali.
Adduuhh....bagaimana ini??bagaimana kalo orang kantor melihatnya.
"Raisya...Raisya...!!lepasin dulu...ga enak ini di kantor!" pinta ku sambil melepas pelukannya dan menjauh dari nya.
Awalnya dia menolak,tapi aku berusaha memberitahunya untuk tidak melakukan hal-hal aneh di kantor.
sudah 4 bulan aku dan Raisya menjalani hubungan jarak jauh,dia harus menyelesaikan pekerjaannya di Amerika sebagai model salah satu brand ternama di sana.
"Bagaimana pekerjaan kamu...??"Tanya ku.
"Semua pekerjaan ku sudah selesai di sana,jadi sekarang aku akan stay di Indonesia...!"Balasnya dengan nada centilnya itu.
"Boss....Tolong jawab handphone anda,itu sangat penting!" seru Doni yg tiba-tiba masuk kedalam ruangan ku.
Aku langsung melihat ada 5x panggilan tak terjawab karna aku silent
__ADS_1
"Iya Mah...."aku segera mengangkat,setelah melihat panggilan yg masuk adalah Mamah ku.