Suami Pilihan Nenek

Suami Pilihan Nenek
Eps 31


__ADS_3

Vica (POV)



Acara pemakaman Oma sudah selesai,kami kembali ke rumah Mertua ku...Mas Radit jauh terlihat tegar dan kuat,apa karna dia laki-laki makanya dia lebih kuat.



"Sayang...Ibu dan Ayah kamu harus segera balik ke Jakarta!" seru Ibu saat berada di ruang tamu.



"Radit....Ayah Pamit ya,Ayah titip anak Ayah jaga dia baik-baik!"Ujar Ayah sambil memegang pundak Mas Radit.



Mas Radit hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya,Orang tua ku tak lupa berpamitan pada keluarga Mas Radit.



Aku dan Mas Radit mengantar Orang tua ku sampai ke depan rumah,sedikit rasa haru... karna sekarang aku di Bandung hanya bersama keluarga suami ku.



"Radit....!" seru seseorang yg tak lain adalah Raisya,saat kami hendak masuk ke dalam rumah.



"Mau apa kamu ke sini....??Tanya sinis suami ku,wajah Raisya terlihat begitu sedih.



"Radit...Tolong izinkan aku bicara sebenernya sama kamu!" balas Raisya.



Raisya terus memohon pada Mas Radit untuk berbicara.



"Mas...Tolong beri kesempatan buat Raisya berbicara dengan mu!" pinta ku.



"Vica...kamu ga ingat,apa yg sudah Raisya lakukan sama kamu!" Mas Radit sudah mulai sedikit emosi,aku segera memegang tangan nya dengan lembut.



Aku terus berusaha membujuk mas Radit untuk mau berbicara dengan Vica,dan Mas Radit pun mau menuruti ku.

__ADS_1



Mungkin ini akan lebih baik buat mereka,aku terus menuju k dalam rumah...di sana aku melihat Tante Bella yg dari tadi sudah menatap ku sinis.



"Sekarang kamu sudah berakhir Vica,sudah tidak ada yg akan melindungi kamu...Radit pasti akan menceraikan kamu!!karna Oma sudah meninggal...! gertak Tante Bella pada ku.



Aku hanya terdiam,aku tahu Tante Bella memang sangat membenci ku...tapi aku yakin,Mas Radit ga akan seperti itu!gumam ku dalam hati sambil memegang perut ku



************



Raditya (POV)



Betapa baiknya hati istri ku, jelas-jelas Raisya sudah menyakitinya...tapi tetap saja dia memberikan kesempatan untuk nya.



"Sekarang apa yg mau kamu biacara...!"Tegas Ku.




"Hubungan kita sudah lama berakhir Raisya,semenjak kamu memutuskan pergi ke Amerika dan aku menikah dengan Raisya!



" Tapi pernikahan itu adalah kesalahan!"



"Jangan sebut itu kesalahan !" aku sudah tidak bisa menahan emosi ku.



Raisya terus membela dirinya ,agar tetap bersama ku.dan emosi ku bertambah saat dia terus menjelek-jelekkan Vica.



"Hhmmg....Raisya!!Kamu lupa satu hal,atau kamu sengaja melupakan sesuatu tentang kamu sendiri...! ucap ku berusaha lebih tenang.

__ADS_1



"Maksud kamu...??



Aku terus mendekati Raisya yg semakin terlihat gugup.



"Kamu lupa apa yg sudah kamu lakukan bersama Boy...??Saat kamu memutuskan pergi ke Amerika,saat itu juga kamu pergi bersama Boy..!!dan sekarang kamu sedang Hamil!!!



Raisya benar-benar terkejut mendengar yg baru saja aku katakan,seolah ga percaya ...Dia memundurkan langkahnya.



"Sekarang kamu masih mau mengelak...??tanya ku .



Raisya menangis tersedu-sedu,dia hanya terus menangis



" Tolong maafkan aku Radit,ini salah ku...kenapa aku sebodoh ini!!"Tangis Raisya pecah,tapi aku tetap dia..



"Aku memang bodoh,kenapa aku bisa percaya begitu saja oleh boy....!sekrang aku bingung harus bagaimana...??Tolong aku....



"Maaf Raisya...kali ini aku ga mau ikut campur urusan kamu dan Boy...!!yang aku pinta...jangan pernah kamu mendekati atau menyakiti Vica...camkan itu baik-baik...!! Tegas ku sambil meninggal kan Raisya yg masih menangis



Aku terus masuk ke dalam rumah,dan mencari Vica...Vica tidak ada di ruang tamu atau di kamarnya,ke mana dia!!



Ternyata Vica sedang bersama Bi Ijah di dapur.



"Kenapa kamu di sini...??"Tanya ku sambil memeluk tubuhnya dari belakang.


__ADS_1


Bi Ijah hanya tersenyum melihat tingkah ku,Vica pun tersipu malu.


__ADS_2