
Vica (POV)
Apalagi rencana Mas Radit dengan pengakuan ini,aku sedikit kesal dan menahan marah bercampur aduk...hingga aku menitikkan air mata,dia terus memegang tangan ku sambil membawa ku pergi menuju lift.
Semua mata karyawan tertuju pada kami,terutama pada ku...pasti aku jadi bahan pembicaraan di perusahaan ini.
"Lepasin Mas....!!" Mas Radit membawaku ke ruangan nya yg luas itu.
"Maaf....!!" seru dia lirih,aku hanya menundukkan kepala sambil menahan tangis.
Kedua tangan Mas Radit memegang wajah ku,dan menghapus air mata ku.
"Aku minta maaf....aku sudah terlalu sering buat kamu sedih!!Maaf atas ucapan Tante Bella kemarin,Maaf ka..
"Mas....semua yg Tante Bella ucapkan ga salah,semuanya benar...aku yg salah,aku memang ga pantesjadi istri kamu...dan aku memang...
Cuuupp .....Seketika mulutku berhenti,karna kecupan bibir Mas Radit!!Aku ingin menolak dan berontak tapi aku ga bisa....Mas Radit terus melumati bibir ku,perlahan aku membalas kecupan nya.
"Tolong jangan bilang seperti itu...!"wajah Mas Radit masih menempel dengan wajah ku.
"Bari aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya,kita mulai perlahan dari awal...!! ucapnya lirih.
Aku sendiri tidak tahu sejak kapan aku mulai menyukainya dan mulai jatuh cinta padanya, itu terjadi begitu saja...Mas Radit memeluk ku begitu erat.
__ADS_1
"Sepertinya...Aku bakal jadi trending topik hari ini!!" ledek ku dalam pelukan.
tookkk....tookkk...tookkk..
Doni membuka sedikit pintu ruangan Mas Radit.
"Boss....bekal ini boleh aku makan!!" ledek Doni.
***************
Radit (POV)
"Mas.... Terimakasih!" ucapnya lirih sambil terus menatap ku.
"kenapa terimakasih....??
"Terimakasih...sudah menjadi suami ku demi Oma dan Nenek!!"Balas nya manja.
"Jujur...Awalnya sulit terima keadaan saat itu,tapi aku ga tahu...magnet atau alat apa yg kamu punya,hingga aku seperti ini!! balas ku sambil tersenyum.
"Mas...Mumgkin perkenalan kita begitu singkat, tapi Vica mau kita memulainya dari awal...!!"
__ADS_1
Dia begitu polos,cantik,dan manja...mungkin karena perbedaan 10 tahun usia kami.
"Mas Mau kita saling mengenal satu sama lain,sambil memperbaiki semuanya...!"
Aku mendekap tubuh mungilnya itu.
"Tapi Mas....Masalah di kantor gimana??Vica pasti bakalan hot news deh di kantor!!aaahhhgg...pasti mereka...." aku segera memeluk istri ku yg mulai panik.
"Kamu tenang aja...Ga usah dengerin mereka!! Mereka ga akan berani ganggu kamu... kalo ada yg berani ganggu kamu atau bicara buruk tentang kamu...mereka akan berhadapan denganku!! tegas ku.
" Sekarang kita makan,aku udah lapar!!Tegas ku sambil meletakan bekal yg aku bawa dari rumah
"Mas belum makan...??kn Vica udah siapin semuanya di meja...!" jawabnya polos.
"Biasanya kamu yg nyiapin langsung,dan makan bareng...!!balas ku sambil duduk di sofa.
Kemudian Vica membuka semua bekal yg aku bawa,dan menyiapkannya untuk kami makan bersama.
"Mas...Boleh Vica minta sesuatu??Tanya istri ku sambil memberikan ku minuman.
"Apa....??"
__ADS_1
"Vica mau Mas jangan meosian dan jutek ya,Vica ga suka...!!" rengek manja istri ku buat aku ga bisa menolaknya. aku hanya menganggukan kepala dan tersenyum.