Suami Pilihan Nenek

Suami Pilihan Nenek
Eps 59


__ADS_3

Sesampainya di rumah,Vica mempersilahkan Raisya masuk dan menyuruh Raisya untuk duduk dulu di ruang tamu.


"Bi...Tolong siapkan kamar tamu ya,ini Raisya...dia akan tinggal sementara di sini bersama kita!" Vica memberitahu Bi Ijah,dan menggendong Baby Aksa.


"Vica....saya benar-benar terimakasih sama kamu,kamu udah baik banget sama aku...sedangkan aku...!" seru Raisya


"Sudahlah Raisya...yg penting sekarang kamu harus jaga anak dalam kandungan kamu!" balas Vica


"Beruntungnya Mas Radit memiliki kamu dan baby yg ganteng ini...!" Raisya mencoba menyentuh pipi Aksa,tapi Vica mencoba menjauh. Walau Raisya terlihat sudah berubah,Vica ga mau kalo sampai terjadi apa-apa dengan Aksa.


"Maaf Vica....!" Raisya mengerti akan sikap Vica yg tidak suka anaknya dia sentuh.


"Iya....!!"balas Vica.


"Non....Kamar nya sudah saya siapkan,mari ikut saya!" seru Bi Ijah pada Vica


Bi Ijah mengajak Raisya menuju kamar tamu yg berada di lantai dasar.

__ADS_1


"Silahkan masuk non....ini kamarnya,kalo ada yg non perlukan panggil bibi saja!"seru Bi Ijah


Vica membawa Baby Aksa yg tertidur pulas ke dalam kamarnya.


tookk....tokk..tokk...


Vica segera meletakan Baby Aksa di box bayi,dan langsung membuka pintu kamarnya,ternyata Bi Ijah membawakan Jus strawberry untuk Vica.


"Non....kalo boleh bibi tanya,sebenarnya non Raisya itu siapa??" tanya Bi Ijah.


Bi Ijah memang sudah begitu akrab dengan majikannya itu,dan Vica pun sudah menganggap Bi Ijah seperti keluarga...makanya percakapan mereka seperti bukan pembantu pada majikannya.


"Apa Non...mantan pacar??ko bisa Non ajak tinggal di sini,trus itu dia sedang hamil...anak siapa non??" Bi Ijah mulai bertanya kembali dengan heran.


"Iiihh....Bi Ijah kepo deh!!" goda sang majikan.


"hehehe....maaf Non...!!Habis Bi Ijah penasaran,ko non Vica mau ajak dia tinggal di sini??

__ADS_1


Vica pun menceritakan semua kepada Bi Ijah tentang Raisya dan kehamilannya.


"Makanya Vica ga tega Bi...anak yg di dalam kandungan Raisya tidak berdosa,dia berhak hidup dan mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya...." tutur Vica


"Non Vica memang benar-benar baik...!Aduuhh...Bibi lupa angkatin jemuran...." Bi Ijah segera berlari keluar kamar Vica.


**********


Radit pulang sedikit terlambat dari biasanya,apa karna dia malas bertemu dengan Raisya ayo memang dia sedang sibuk.


"Mas....?" seru Vica terheran saat Radit pulang dengan beberapa orang gagah berjas hitam.


Radit langsung mencium kening istrinya dan menggandeng pinggul istrinya menuju lantai dua. Sesampainya di ruang keluarga di lantai 2,Radit dan beberapa orang itu pun ikut


"Dengar Mas baik-baik ya,Maas ga menolak kamu ajak Raisya tinggal bersama kita...tapi Mas mau kamu jangan menolak Mas buat bawa beberapa bodyguard buat jaga kalian!" tegas Radit.


Radit menjelaskan semua rencana yg sudah dia siapkan,kalo dia mau beberapa bodyguard berjaga di lantai dua yg memang area keluarga khususnya kamar mereka.

__ADS_1


Vica awalnya menolak,tapi dia tidak mau kalo suaminya itu akan kecewa...karna dia yakin, Mas Radit melakukan itu karna untuk melindungi dia dan Aksa.


"Baik Mas....Tapi Vica mohon,Mas jangan bersikap kalo Raisya adalah penjahat...kita anggap saja dia teman!" Bujuk Vica sambil memeluk suaminya itu


__ADS_2