Suami Pilihan Nenek

Suami Pilihan Nenek
Eps 19


__ADS_3

Raditya (POV)



Tangan ku terus meraba tubuhnya,sampai pada dada dan meremas payudaraku yg kenyal itu.



"Agghhh....Mas" desah Vica saat payudaranya akubrmas dengan lembut dan terus memainkan lehernya.



Aku mulai melepaskan gaun tidur Vica,dan aku mulai melepaskan Bra yg menutupi payudara nya. Kini terlihat jelas payudara yg berukuran besar dan kenyal itu,aku segera mencium dan menjilati ***** payudaranya.



"Hhhmngg....Mas...!!" Vica kembali mendesah dan menarik kepala ku kedalam dekapannya. Dia benar-benar sudah mulai kehilangan kendalinya,saat tangan ku masuk dalam benda yg masih di tutupi oleh CD nya.



Aaggghhh....Desahannya semakin memanas membuat tubuh ku semakin bergejolak!! handuk yg menutupi sebagian tubuh ku sudah terlepas begitu saja,dan aku mulai melepaskan celana dalamnya.



Buat ku ini baru yg pertama,walau sebelumnya aku memang pernah bercumbu tapi hanya sebatas biasa saja!!



Tidak menunggu lama,aku segera meraba semua tubuh istri ku dan menancapkan senjata ku ke tempat surga dunia milik istri ku yg ternyata masih begitu sempit dan perawan itu. selanjutnya,kalian tahu sendiri kan gimana kelanjutannya...hehehe...



************

__ADS_1



Vica (POV)



Tubuhku terasa lemas,dan sedikit basah oleh keringat...walau sebenarnya AC di hotel ini sangat dingin...hehehe...


Aku mendekap tubuh Mas Radit yg sama basahnya nya,dia masih berada di tubuhku dan masih menancapkan senjatanya.



"Mas....!" seru ku menahan rasa sakit pada daerah Miss V ku,rasanya begitu sakit dan perih sekali hingga aku menitikkan air mata tanpa aku sadari.



"Maaf ya...!" ucapnya sambil menghapus air mata ku. Rasanya di dalam Rahim dan Miss V ku penuh dengan cairan senjata Mas Radit




"Sakitnya....??" tanya dia sedikit terkejut saat melihat senjata nya keluar dan melihat darah segar keluar dari Miss V ku...itu darah keperawanan ku,kini aku sudah memberikannya kepada seseorang yg aku cintai...dia adalah suami ku.



Mas Radit segera mengambil tissue dan mengelapi Miss V ku yg mengeluarkan darah segar itu.



"Mas...ga apa-apa ko!!"seru ku sambil menahan rasa sakit dan perih. Dia terus meniupinya dan mengelap nya perlahan.


__ADS_1


Mas Radit segera memeluk ku dari samping.



"Maafin Mas yyaa...." seru Mas Radit dengan lembut.



Kami pun tertidur tanpa mengenakan pakaian terlebih dahulu...Semoga ini awal yg baik buat rumah tangga kami,walau aku masih sedikit ragu dengan perasaaan Mas Radit pada ku.



Keesokan aku bangun terlebih dahulu,aku melihat tangan Mas Radit berada di atas perut ku. sedikit rasa malu memang...karna kami tidak menggunakan pakaian sehelai pun.



Perlahan Mas Radit membuka matanya,dengan masih rasa kantuk ia mencium bibir ku lembut.



"Selamat Pagi sayang....!" sapa Mas Radit.



Aku membalas ciumannya,bukannya sekilas...Mas Radit malah memperdalam ciumannya itu,dia terus mengecup bibir ku dengan lembut



Tangan nya mulai meraba kembali tubuh ku,yg buat aku menggeliat menahan perasaan yg bergejolak. dan alhasil...



"Si jalu malah bangun...!!" goda Mas Radit dan langsung menyerang ku dengan lembut.

__ADS_1


__ADS_2