
Vica (POV)
Aku mengajak Mas Radit menuju kamar ku di lantai dua,ini baru pertama kali nya Mas Radit masuk dalam kamar ku,kamar ku memang ga seluas kamar mas Radit...tapi aku selalu menata rapih kamar ku.
"Mas mandi duluan aja,Vica mau bantu nenek sama Bibi dulu...." ucap ku
Mas Radit segera masuk ke dalam kamar mandi yg berada di kamar ku,aku menyiapkan pakaian ganti Mas Radit dan menyimpannya di atas tempat tidur.
"Vica....apa kamu bahagia??" Pertanyaan nenek benar-benar buat aku terkejut,aku terdiam sejenak.
"Vica bahagia ko Nek...Mas Radit dan keluarganya sangat baik sama Vica,walau mereka baru mengenal Vica..." ujar ku sambil memegang tangan nenek.
keluarga Mas Radit memang sangat baik kepada ku,apalagi Oma...tapi aku ga mungkin menceritakan bagaimana sikap Mas Radit kepada ku sebenarnya.
"Udah sana istirahat...suami mu pasti capek, buatin wedang jahe buat dia..." seru nenek sambil meninggalkan ku di dapur.
Aku segera membuatkan wedang jahe hangat buat mas Radit,aku langsung membawanya ke dalam kamar ku...Mas Radit terlihat sudah memakai pakaian yg aku siapkan
__ADS_1
"minum dulu wedang jahe nya...!!"
"Aku ga suka...!!"jawabnya dengan nada datar,sepertinya sikap dia kembali cuek pada ku...
"Cepat minum...biar badan Mas Radit lebih enak!!"pinta ku kembali,sambil menyodorkan gelasnya ke Mas Radit. dia menatap ku dengan kesal...tapi dia mengambil gelas yg aku pegang dan langsung meminumnya...
"Enak kan....!!" ledek ku sambil segera masuk ke dalam kamar mandi.
Selesai mandi dan berganti pakaian,aku melihat Mas Radit sudah tertidur di tempat tidur ku sambil memegang handphonenya. Aku mengambil handphone yg ia pegang dan menyelimuti tubuh mas Radit yg terlihat lelah.
Aku segera tidur di samping Mas Radit sambil menghalanginya dengan guling.Mata ku sulit terpejam,aku terus memikirkan...bagaimana kedepannya pernikahan ku dengan Mas Radit,aku sendiri masih belum tau bagaimana perasaan ku terhadap Mas Radit.
"Oohh tidak...tangan Mas Radit! seru ku dalam hati sambil perlahan menyingkirkan tangan mas Radit yg sedang mendekap perutku.
"tokk...tokk...tokk...Neng Vica,Mas Radit...ini sudah siang..!" seru Bibi dai luar pintu yg m nganggetkan ku.
Mas Radit terbangun "Maaf...!" ucap Mas Radit sambil melepaskan pelukannya.
__ADS_1
Sedikit canggung memang,tapi aku segera ke kamar mandi dan berganti pakaian
"Vica turun dulu ya...!" dan Mas Radit hanya menganggukan kepala.Aku bergegas turun dan menghampiri nenek.
"Kamu ga kerja...??"Tanya Nenek sambil duduk di samping ku,gimana mau kerja...sekarang udah jam 10,aku udah terlambat...ya sudah lah....
Mas Radit segera duduk di samping ku.
"Nenek....Kita jalan-jalan yuk!!" ajak Mas Radit
"Mas....emang Mas Radit ga kerja...??tanya ku,bukannya menjawab pertanyaan ku...Mas Radit hanya menjulurkan lidahnya.
Nenek selesai berganti pakaian,dan kami pun ke salah satu tempat wisata alam di daerah Lembang...suasana di Lembang pagi menjelang siang masih sangat sejuk.
"Nek...pemandangannya bagus ya...??" ucap Mas Radit sambil merangkul nenek.
Mas Radit begitu baik dan sangat perhatian kepada nenek,nenek pun terlihat senang...kami menghabiskan waktu liburan yg sangat menyenangkan.
__ADS_1