Suami Pilihan Nenek

Suami Pilihan Nenek
Eps 36


__ADS_3

Vica (POV)



Keesokan harinya aku baru di periksa oleh dokter kandungan.



"Bu Vica...kandungan anda sehat,sekarang usia kandungan anda sudah 8 Minggu...!!" seru dokter Siska menjelaskan sambil memeriksa lewat USG.



Wajah Mas Radit terlihat bahagia,buka hanya Mas Radit...tadi Mamah mertua ku juga bahagia.



"Iihh...Mamah udah ga sabar Minang cucu nih!!sahut Mamah sambil mendekati ku.



Mas Radit selalu berada di samping ku,dan terus memegang tangan ku.



"Tapi Pak...pada fase awal kehamilan,keadaan tubuh ibu Vica akan berubah-ubah...seperti mual muntah,pusing bahkan emosi Bu Vica pun akan lebih sensitif dari biasanya....!! seru dokter menjelaskan kembali.



"Iya dok....!!" sahut Mas Radit.



Mas Radit banyak mengajukan pertanyaan sama dokter,pasti dia akan lebih protektif pada ku.



Aku tersenyum melihat tingkah Mas Radit "kenapa sayang...??tanya dia sambil melihat ku.



"Ga apa-apa Mas...!!"



Dokter pun selesai memeriksa keadaan ku dan meninggalkan ruangan ku.



Betapa bahagianya Mas Radit dan Mamah melihat keadaan kehamilan ku.



"Vica....mulai sekarang kamu harus cerita sama Mamah apa yg kamu rasain,apalagi kalo Radit bikin kamu nangis lagi...biar Mamah yg menghukum dia!! Tegas Mamah sambil duduk di sisi lain dekat ku.



Terlihat jelas senyum kebahagiaan di wajah mereka berdua.



"Mas....Vica mau pulang,Vica udah baikan ko!! pinta ku.

__ADS_1



"Tapi kamu masih lemas gitu !!



"Vica udah enakan Mas...Vica mau pulang!!"



Mas Radit awalnya menolak,tapi dia ga bisa menolak permintaan ku...dia pun menemui dokter dan perawat.



"Vica....Kamu sudah Mamah anggap bukan hanya menantu buat Mamah,tapi kamu adalah anak Mamah!!Mamah minta kamu jangan sungkan sama Mamah ya..." seru Mamah saat Mas Radit keluar.



"Iya Mah...Vica juga mau minta maaf,kalo Vica udah bikin Mamah sama Papah khawatir!! Balas Ku.



Beberapa saat kemudian,Mas Radit dan beberapa perawat datang ke ruangan...Mas Radit berhasil meminta pulang.



Perawat pun melepaskan infusan dan dan memberikan Obat yg sudah dokter resepkan untuk ku.



*************




Aku pun membawa pulang kembali istri ku



"Non Vica...!" Sapa Bi Ijah yg begitu senang melihat Vica kembali.



"Iya Bii....."



"Non...Bibi minta maaf ya..."



"Kenapa harus minta maaf Bii...?Vica yg harusnya minta maaf...."



Bi Ijah dan Vica begitu sangat dekat,aku segera mengajak Vica untuk beristirahat di kamar.



"Mas...." seru Vica saat aku membantunya membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.

__ADS_1



"Iya sayang....!!"



"Maafin Vica ya...kalo Vica udah buat Mas Radit khawatir!! ucap Vica sambil memegang wajah ku dengan kedua tangannya.



"Harus Nya Mas yg minta maaf...karna ini salah Mas,tolong jangan pergi lagi dari Mas!!Mas benar-benar ga bisa hidup tanpa kamu ...balas ku sambil memegang tangannya.



Aku sangat mencintai istri ku,aku ga akan biarin dia bersedih!!jika ada yg berani menyakitinya...aku ga akan diam!! batin ku sambil memeluk nya erat.



Disisi lain...aku terus berpikir,Tante Bella dan Roy pasti merencanakan sesuatu!!aku kenal mereka berdua.



"Mas...apa yg kamu pikirkan??" seru Vica yg menyadarkan ku dari lamunan.



"Mas ga apa-apa sayang...!!



Aku mendekati Vica dan memeluknya



"Hhhmngg..." Vica terlihat menahan mual



"kamu kenapa sayang...??"



"Vica ga suka bau minyak wangi Mas,bikin mual!! seru nya sambil menutupi mulutnya.



Adduuhh...perasaan Vica ga pernah seperti ini,dia ga pernah protes malah parfum ku.



"Mas ganti baju sana...Tapi ga usah pake minyak wangi ya!!seru Vica yg masih menutupi mulutnya.



Aku segera mengganti pakaian ku,tanpa menyemprotkan minyak wangi pada tubuh ku. saat aku kembali,Vica sudah tertidur lelap.



Apa ini yg dokter maksud ya...??hahahaha... semoga mual muntahnya ga akan berlebih,aku bisa sangat khawatir.


__ADS_1


Aku pun masuk ke dalam ruang kerja ku,untuk mengerjakan beberapa pekerjaan kantor yg aku tinggalkan beberapa hari ini.



__ADS_2