
Vica (POV)
Rasa sakit di pipi ku,ga sebanding dengan rasa sakit hati ini...Aku terus berjalan melewati lorong-lorong rumah sakit yg ramai dengan orang-orang.
pandangan ku sedikit pudar,aku hampir terjatuh.
"Mba...anda baik-baik saja?"seru salah satu perawat di sini.
Perawat itu memapah ku duduk di kursi.
"Mba baik-baik saja...??wajah anda pucat sekali..." seru perawat itu.
" Saya cuma sedikit pusing Sus... akhir-akhir ini,saya sering merasa mual,sudah tidur dan gampang sekali menangis...!" keluh ku.
Perawat itu tersipu pada ku
"Mba...anda sudah menikah??
"Iya..."jawab ku heran.
Perawat itu memberitahu ku untuk memeriksakan keadaan ku ke dokter kandungan,sedikit aneh memang...tapi aku juga penasaran!sebenarnya aku kenapa.
__ADS_1
Aku pun menuju pendaftaran,untuk mendaftarkan ke poli kandungan...yg kebetulan sekarang ada jam prakteknya.
Aku lupa membawa handphone ku yg tertinggal di ruangan Oma,kalo Mas Radit mencari ku gimana ya...??batin ku.
"Nona Vicalita...." seru perawat memanggil ku,aku segera masuk ke dalam ruangan dokter.
"Bu Vica...sudah berapa lama anda menikah...??tanya dokter itu
"3 bulan dok...??
"Anda ingat haid terakhir anda kapan...??tanya dia kembali,aku mencoba mengingatnya,sepertinya bulan ini saya belum dapat haid.
"Bu Vica....Anda sedang hamil sekarang!seru dokter sambil terus memeriksa perut ku.
Hah...apa benar aku hamil ??aku senang sekali mendengar berita baik ini
"Benar dok...saya hamil??"Tanya ku memastikan.
"Benar Bu...Ini liat di monitor itu,naahh...itu janinnya,tapi ini masih kecil Bu...kalo di liat,usia kehamilan ibu baru 4 Minggu atau satu bulan Bu...." dokter terus memeriksakan kandungan ku dan sambil menjelaskan tentang kondisi yg aku alami saat ini.
Selesai dokter memeriksa dan menjelaskan semuanya,aku keluar dari ruangan dokter dengan rasa haru,bahagia bercampur aduk...Mas Radit pasti senang mendengar kabar bahagia ini.
__ADS_1
Aku langsung menebus resep obat,yg dokter berikan pada ku. Aku kembali menuju ruangan Oma. Mas Radit,Mamah dan Papah pasti senang mendengar berita bahagia ini...
Aku juga harus memberitahu Oma,walau Oma dalam k adaan Koma...aku harap berulita bahagia ini akan buat Oma lebih baik.
Sesampainya di depan ruangan Oma,semua keluarga ku berada di luar ruangan Oma sambil menangis.
Perlahan aku mendekati mereka...Mas Radit menatap ku dan menghampiri ku kemudian memeluk ku erat.
"Mas....Ada apa ini??kenapa kalian semua di luar,dan menangis....?"Tanya ku sambil mulai panik.
"Mas...jawab aku Mas!!Oma bagaimana Mas...Oma baik-baik aja kan Mas...jawab donk mas,Mas Raditya.....!!"Tangis ku pecah,saat Mas Radit terus memeluk erat dan terus menangis.
"Vica...Oma telah meninggalkan kita!Oma sudah meninggal dunia..." seru Mamah sambil menangis.
"Omaaaaahhhhh.....!!teriak ku sambil menangis histeris.
Aku benar-benar ga mau kehilangan orang yg aku sayangi lagi,kenapa ini terjadi pada ku kembali.
"Mas....Oma belum meninggal kan...??"Tanya ku, kedua tangan Mas Radit memegang wajah ku dan menghapus air mata ku.
"Dengar Mas baik-baik...Kamu harus kuat,Oma sudah tenang di sana??Oma pasti sudah bertemu dengan Nenek di sana...!!Kamu ga boleh menangis...kamu harus kuat sayang..." seru Mas Radit sambil memeluk ku kembali
__ADS_1