
Vica (POV)
Semua keluarga sedang berkumpul di ruang tamu,aku ga berani bergabung...karna di situ ada Tante Bella dan Boy yg sangat tidak menyukai ku.
Mereka sedang membicarakan beberapa hal penting sepertinya,aku membawakan wejangan jahe yg sudah aku baut untuk Mas Radit.
"Radit....Sekarang Oma sudah tidak ada,kamu ga usah lanjutin hubungan mu dengan Vica!!celetuk Tante Bella yg membuat langkahku terhenti.
"Kamu sudah menjalankan amanah Oma,dan sekarang kamu berhak bahagia...kamu sekarang bisa lepas dari Vica!!
Aku melihat Mas Radit hanya terdiam saat Tante Bella membicarakan hal itu. ini membuat ku sakit...air mata ku menetes begitu saja!
"Non...." sahut Bibijahbyg melihat ku menangis di balik dinding ruang tamu.
"Bi...Vica ga apa-apa...tolong jangan beritahu Mas Radit,kalo aku mendengar yg mereka katakan!!
Aku lebih baik pergi dari sini,bna yg di katakan Tante Bella...Oma sekarang sudah tidak ada,Mas Radit tidak perlu melanjutkan pernikahan ini lagi!
Dari awal memang Mas Radit menikahi ku karna desakan Oma,kini...Omah sudah meninggal dunia,dia ga perlu membebani diri nya untuk menjaga ku lagi.
Bi Ijah membantu ku mengemasi pakaian ku,dan keluar lewat pintu samping rumah tanpa ada yg tahu.
"Non...saya ikut dengan anda ya??" seru Bi Ijah
"Jangan Bi...Biar Vica pergi sendiri saja,tolong jangan bilang kepada siapapun ya...!
Bi Ijah memeluk ku erat dan menangis
__ADS_1
"Non...Tapi Non Vica harus tahu,Tuan Radit tidak seperti itu!!Dia pasti sangat mencintai Non Vica...!!
"Vica tahu Bi....Mas Radit dan orang tua nya sangat lah baik,makanya Vica ga mau jadi beban buat mereka!!" Balas ku sambil menangis.
*********
Raditya (POV)
"Cukup Tante bicara seperti itu tentang Vica,Radit sudah peringatkan Tante untuk tidak mencampuri rumah tangga ku...Tante urus saja anak kesayangan Tante....!jawab ku dengan emosi.
Tante Bella terlihat geram,dia menatap k arah anaknya.
"Apa maksud kamu Mas...!" ucap Boy sambil meninggikan nada bicaranya.
"Sudah cukup....!" Bentak Mamah.
"Kalian ini kaya anak kecil,Oma baru saja di makamkan...tapi kalian sudah berantem seperti ini!!Mamah berusaha melerai kami semua
"Radit...kamu pikir cukup baik!!Liat apa yg sudah kamu lakukan terhadap Raisya,kamu sudah menyakiti nya...Raisya lebih dari baik dari Vica...!
"Cukup Tante....!!jangan pernah bawa Vica atas semua ini,jangan bandingkan Vica dengan Raisya!!Raisya sedang mengandung anak Boy,apa itu dibilang baik...!! Tegas ku sambil beranjak dari tempat duduk ku.
Tante Bella dan semuanya berkumpul sangat terkejut dengan yg aku samoaikan,
"Apa maksud kamu...!!" sahut Om Trisna suami Tante Bella.
__ADS_1
"Tanya sendiri sama anak kesayangan kalian...!!
Boy hanya menundukkan kepala nya
"Boy...jawab Mami,apa benar yg di katakan Radit??kalo kamu sudah menghamili Raisya....!!Tegas Tante Bella pada anaknya.
Mereka semua menunggu jawaban Boy,yg hanya terdiam,aku tidak ingin ikut campur lebih dalam urusan mereka.
Dari tadi aku tidak melihat Vica,aku masuk ke dalam kamar ku...tapi Vica tidak ada,aku mencari ke dapur.
"Bii...Vica k mana??Tanya ku pada Bi Ijah yg s sang termenung.
"Hhhnngg...Bibi ga tahu tuan!" jawabnya dengan sedikit aneh,kenapa sikap Bi Ijah terlihat Aneh.
Aku terus mencari di sekeliling rumah,tapi Vica tidak ada...aku kembali k dapur dan menanyakan kembali pada Bi Ijah
"Bi Ijah....tolong beri tahu Radit,Vica di mana?? Tegas ku yg sudah mulai panik
"Maaf Tuan...Non Vica pergi!
"Pergi kemana Bi...??teriak ku.
"Non Vica mendengar percakapan Tuan dan Nyonya Bella di ruang tamu,dia terus menangis !!dan meninggalkan rumah...
"Tapi kemana Bi...!!"Tegas ku kembali.
__ADS_1
"Non Vica sangat sedih dan merasa bersalah kepada Tuan,dia merasa menjadi beban buat Tuan..." Seru Bi Ijah kembali .