
Terdengar suara tangis bayi dari dalam ruang Operasi,wajah Boy dan keluarga kini terlihat gembira.
"Dok....bagaimana keadaan anak dan istri saya?" Tanya Boy ketika dokter baru saja keluar.
"Selamat ya Pak Boy...keadaan anak dan istri anda sehat semua,silahkan masuk dan lihat kondisi mereka!" tutur dokter.
Karna Raisya dan Bayinya masih dalam pengawasan,jadi hanya Boy saja yg masuk melihat keadaan mereka! Boy masuk dengan rasa haru,dia mendekat bayi mungil,lucu dan menggemaskan di hadapan nya kini adalah anaknya...darah dagingnya!
Air mata Boy keluar dengan sendirinya,perlahan Boy terus mendekat dengan tatap harus bercampur rasa bersalah.
"Anak Papih...kamu anak Papih...Maafkan Papih Nak!" seru Boy sambil menangis.
Raisya yg masih lemas melihat dan mendengar apa yg Boy katakan,membuatnya menitikkan air mata!
"Boy...Itu anak kamu!!lirih Raisya.
"Bukan...!!"
Raisya sangat terkejut mendengar ucapan Boy
__ADS_1
"Maksud kamu apa?"seru Raisya terkejut sambil ia menekan tatapan tajamnya pada Boy yg kini sudah menggendong anaknya.
"Ini bukan anak ku!" Boy masih menggendong bayi dan mendekat tempat tidur Raisya .
"Ini anak KITA!"Bukan anak ku atau anak kamu...Tapi ini anak KITA!" Ucap Boy penuh penekanan dan rasa haru.
Boy duduk di samping tempat tidur Raisya sambil menggendong bayi mereka,Boy mengecup kening Bayi perempuan yg cantik dan menggemaskan itu.
"Dia sangat cantik,sama seperti kamu!Maafkan semua kesalahan yg sudah aku lakukan selama ini sama kamu dan anak Kita!" Boy benar-benar merasa bersalah atas kesalahan yg sudah dia lakukan kepada Raisya dan Bayi nya.
Mendengar itu semua Raisya hanya bisa menitikkan air mata,dan memegang tangan Boy perlahan...seolah dia sudah memaafkan kesalahan suaminya.
Mamah Lisa mendapatkan kabar dari Tante Bella,kalo Raisya sudah melahirkan.
"Pah...Apa yg harus kita lakukan sekarang??"Tanya Mamah Lisa pada Papah Handoko.
"Proses hukum sudah berjalan,kita serahkan semuanya sama yg berwajib Mah...!"jawab Papah Handoko.
Papah Handoko yg kini sering banyak di rumah,hanya termenung...semoga langkah nya untuk memberikan Boy pelajaran itu benar!
__ADS_1
"Tapi bagaimana dengan Raisya dan anaknya Pah,mereka baru saja memulai kehidupan baru mereka!" seru Mamah Lisa,Mamah Lisa pasti tidak akan tega...Apalagi Raisya baru saja melahirkan,dia takut terjadi sesuatu dengan nya kalo Boy sampai di penjara
"Kita bicarakan lagi sama Radit dan Vica...Papah tidak bisa mengambil keputusan sendiri!"Tegas Papah Handoko
"Papah harus kasih kabar pada anak dan menantu kita Pah...!" ucap Mamah Lisa.
Mamah Lisa pasti akan sama seperti Vica,terlebih mereka sesama wanita...pasti mereka punya perasaan yang sama.
"Papah juga dapat kabar,kalau perusahaan Darma yg di kelola oleh Boy sedang mengalami krisis!Banyak investor yg menarik saham nya dari perusahaan Darma !" ucap Papah Darma.
"Lalu bagaimana Pah....?" Mamah Lisa terlihat terkejut
"Tolong bantu mereka Pah...Bagaimanapun Bella adalah adik kita Pah!" pinta Mamah Lisa .
"Papah akan minta Radit untuk mengurus semuanya,semoga semua nya belum terlambat Mah...kita tidak tahu segimana besar kerugian dan kesalahan yang sudah boy lakukan!Dia benar-benar sudah buat keluarga nya susah..."Papah Darma hanya menggelengkan kepala nya
"Mamah Mohon bantu mereka Pah..!" rengek Mamah Lisa.
"
__ADS_1