
Vica (POV)
Seminggu sudah berlalu nenek meninggal kan ku, hari-hari aku dan Mas Radit kembali seperti semula.
Namun ada yg sedikit aneh sama sikap Mas Radit belakangan ini,sepertinya dia menyembunyikan sesuatu dari ku...Tapi apa??
Hari ini aku berencana mengantarkan makan siang ke kantor Mas Radit,aku sudah menyiapkan beberapa masakan kesukaan Mas Radit.
Aku pergi bersama Mang Jana,sesampainya di kantor aku langsung menuju ruangan Mas Radit.
"Vica...!!"Sapa Nisa saat aku menuju ruangan Mas Radit,aku dan Nisa berbincang sejenak.
"Kabar kamu gimana...??tanya Nisa sambil memperhatikan tubuh ku.
"Aku baik-baik aja...!!jawab ku
"Kamu aga temukan ya...??tanya Nisa sambil menyubit pipi ku.
Aku begitu senang bertemu dengan Nisa,sampai hampir lupa kalo aku bawa makan siang suami ku. Aku pun langsung menuju ruang Mas Radit.
__ADS_1
"Bu Vica...??"sapa Doni terbata-bata,kenapa dia terkejut melihat aku. Aku langsung masuk ke dalam ruangan Mas Radit.
"Mas....!"
Aku begitu terkejut dan heran melihat apa yg aku lihat sekarang ini,siapa perempuan yg duduk di samping Mas Radit itu
"Vica...!"Mas Radit pun terkejut melihat ku,perlahan Aku menghampiri mereka.
"Siapa dia sayang...??"Tanya manja perempuan itu pada Mas Radit
Aku sangat terkejut sekali mendengar perempuan itu memanggil Mas Radit,Mas Radit semakin gelisah ....Aku coba tahan air mata ku,aga tidak menetes.
Perempuan itu semakin menekan Mas Radit,dia pun sama kebingungan dengan ku.
"Raisya...kamu bisa ikut aku sebentar !!" Ajak Paksa Doni yg saat itu langsung masuk dan mengajak perempuan itu keluar dari ruangan Mas Radit.
Air mata ku sudah tidak bisa aku bendung lagi,aku duduk terpaku di sofa kerja Mas Radit tanpa berkata.
Mas Radit menghampiri ku dengan ragu dan penuh penuh penyesalan.dia bersimpuh dan memegang kedua tangan ku yg sedikit bergetar.
__ADS_1
"Vica....Maafin Mas,Mas bisa jelasin semuanya...!" Mas Radit berusaha menjelaskan kepada ku.
"Mas...Makan dulu selagi hangat,biar Vica siapin semuanya?" aku berusaha menghindar dari suami ku sambil menghapus air mata yg terus jatuh di pipi ku.
Sakit sekali melihat ini semua,apa yg sebenarnya terjadi...siapa perempuan itu?? kenapa Mas Radit tidak pernah memberitahu ku,atau...aku benar-benar tidak tahu.
"Vica...!!"Tangis ku pecah saat Mas Radit memeluk dari belakang,saat aku hendak keluar dari ruangan nya.
"Tolong dengar kan Mas bicara...Mas bisa jelasin semuanya!!" seru Mas Radit sambil menahan ku dalam dekapan.
Aku tidak bisa berkata apa-apa,hanya air mata yg terus membasahi pipi ku...Dia terus mendekap ku dari belakang dengan erat.
"Mas...lepasin Vica!" seru ku sambil menangis.
"Mas ga akan ngelapin kamu...sebelum Mas jelasin semuanya!!" Tegas Mas Radit
Harus bagai mana sekarang,batinku benar-benar hancur...sebenarnya siapa Raisya ,ada hubungan apa dengan Mas Radit...??Banyak pertanyaan dalam benak ku.
Aku harus memberikan kesempatan pada Mas Radit untuk menjelaskan semuanya,walau itu sakit buat aku...tapi aku harus tahu dari mulut Mas Radit sendiri.
__ADS_1