
Vica (POV)
Dalam hal ini...Mas Radit tidak salah,yang salah adalah pernikahan ku dengan nya!Raisya pasti sama sakitnya seperti aku,aku tahu perasaan dia pasti hancur.
"Non....Non Vica baik-baik aja??"Tanya Bidan Ijah saat aku berada di dapur untuk menyiapkan makan malam untuk Mas Radit.
"Bii...kalo Mas Radit datang,tolong siapkan wedang jahe ini ya...!!ucap ku.
"Emang Non Vica mau ke mana??
Aku hanya terdiam,aku ga tahu apa aku sanggup berhadapan dengan Mas Radit... Setelah menyelesaikan masakan ku,aku segera pergi ke kamar.
"Vica....!" Teriak Mas Radit di luar. Aku harus pergi dari sini.
"Vica...Tolong dengerin Mas!!"Pinta Mas Radit sambil menahan ku.
"Mas...apa yg mau Mas jelasin sama Vica,Vica sudah ngerti semuanya!Vica ga mau buat Mas bingung...dia adalah seseorang yg Mas cintai dari dulu...
"Dengerin Mas...!!potong Mas Radit
Aku terdiam,berusaha menahan air mata yg sudah berada di kelopak mata ku.
"Mas mohon...beri kesempatan buat Mas selesaikan ini semua!Karna ini semua,Mas yg harus selesaikan...jadi Mas minta,kamu jangan pergi !!Mas janji...secepatnya selesaikan masalah ini...."Seru Mas Radit sambil mengecup kening ku.
__ADS_1
Tangis ku tidak bisa di bendung lagi,saat mas Radit memeluk ku.
"Kamu sudah makan...??Tanya Mas Radit sambil menghapus air mataku.
"Kita makan bareng ya...!"ajak Mas Radit,tapi seketika tubuh ku terasa lemas,dan kepala seperti berputar.
"Sayang...!" terdengar suara Mas Radit yg panik,aku berusaha mengumpulkan tenaga ku.
"Vica...kamu kenapa??seru Mas Radit sambil mengusap wajah ku.
"Vica ga apa-apa ko Mas....cuma sedikit lemas aja..!! jawab sambil menenangkan Mas Radit.
Bi Ijah pun datang dan menyiapkan semuanya
"Benar kamu ga apa-apa??Tanya Mas Radit sambil menyuapi ku. aku hanya menggelengkan kepala ku.
"kita ke dokter ya...!!
"Vica baik-baik aja Mas...!"Balas ku.
*************
__ADS_1
Raditya (POV)
Wajahnya terlihat pucat dan tubuhnya begitu lemas,apa dia benar-benar sedih dengan masalah ini. Aku janji akan menyelesaikan secepat mungkin...karna aku ga mau kehilangan sesuatu yg berharga yaitu kamu sayang.
"Sekarang tidur ya...!!" ucapku sambil menggendong tubuhnya yg lemas itu.
"Mas....Raisya gimana?? seru Vica saat berada di dekapan ku.
"Kamu masih mikirin orang lain...liat keadaan kamu sekarang...!!jangan pikirin orang lain dulu ya..." Tegas ku.
Hati Vica begitu rapuh,dia selalu memperdulikan perasaan orang lain dari pada dirinya sendiri. ini yg aku takutkan kalo Raisya berusaha memojokkan Vica atas masalah ini.
Raisya...bukan perempuan yg menyerah begitu saja,dia pasti melakukan beberapa cara untuk mendapatkan sesuatu yg ia inginkan.
"Mas...kamu mikirin apa??"Tanya Vica sambil menyentuh wajah ku.
"Aku ga apa-apa sayang...!" balas ku sambil memegang tangannya yg memegang wajah ku.
"Tidur yah...!" ucap ku sambil mencium keningnya.
Aku terus mendekap tubuh mungil istri ku, aku benar-benar tidak bisa melepas mu pergi.karna aku sangat mencintai kamu sayang.
__ADS_1