Suami Tampanku

Suami Tampanku
26.


__ADS_3


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒนSelamat membaca๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


โ™ข


โ™ข


โ™ข


โ™ข


Besok harinya pun tiba dimana kina Also tengah berada di dalam kamar dengan sang Isrti.


"Mas semua sudah ku masukan ke dalam koper. Vitamin juga sudah ku masukan kedalamnya dan obat lainnya siapa tau kamu butuh nanti di perjalanan." Ucap Ica.


"Terimakasih sayang."Ucap Aldo mengecup kening Ica.


"Mas." Panggil Ica.


"Emm, kenapa sayang?" Tanya Aldo.


"Enggak Mas. Aku cuman mau kangen sama Mas." Ucap Ica memeluk Aldo.


"Hehe, kamu ini mas masih disini udah aja kamu kangen. Nanti kalo mas enggak ada di rumah, kamu jangan bandel ya." Ucap Aldo menoel hidung sang istri.


"Aku yang harusnya ngomong gitu. Mas nanti di sana jangan kecantol wanita lain." Ucap Ica.


"Untuk apa? Mas udah ada kamu yang jauh lebih canti dari yang lain." Ucap Aldo.


Icapun tersenyum dan Aldo mendekatkan wajahnya mengecup kening dan bibir Ica.


"Sepertinya sudah waktunya aku berngkat sayang." Ucap Aldo melihat jam tangan miliknya.


"Baiklah Mas, aku akan menemani mu sampai luar." Ucap Ica merangkul tangan Aldo dan tangan Aldo yang satunya membawa koper miliknya.


Di bawah Ibu dan Nenek Sumi sudah menunggu Aldo.

__ADS_1


Saat Aldo dan Ica sudah turun. Ibu Dahlia dan Nenek Sumi mendekati Aldo dan Ica.


"Bu Aldo pamit ya, dan Nenek Aldo pamit ya." Ucap Aldo mencium kedua tanga Ibu Dahlia dan Nenek Sumi.


"Iya hati hati di jalan ya nak." Ucap Ibu dahlia dan Nenek Sumi bersamaan.


"Bu, nek Ica temenin Mas Aldo dulu ya." Ucap Ica lalu menemani Aldo sampai luar rumah.


"Hati hati ya mas, kalau sudah sampai jangan lupa kabari aku." Ucap Ica.


"Iya sayang. Begitu sampai aku langsung mengubungi kamu." Ucap Aldo mengecup kening Ica dan memeluknya, Icapun membalas pelukan Aldo dan enggak melepas pelukannya.


"Mas kamu enggak jalan?" Tanya Ica.


"Gimana mau jalan kamu peluk aku erat banget dan juga mana bisa pergi kalo kamu enggak lepas pelukannya sayang." Ucap Aldo.


"Ia Mas lupa hehe." Ucap Ica.


"Yasudah mas jalan ya. Dah sayang" Ucap Aldo masuk kedalam mobil.


Mobil melaju perlahan mulai menghilang dari pandangan mata Icapun akhirny masuk kembali kedalam rumah.


Ica masuk dengan muka yang di tekuk lesu.


"Aduh itu muka lecek amat begitu masuk." Ucap Ibu Dahlia.


"Sabar sayang suwamimu hanya sebentara. Kamu harus banyak mendoaakan dia semoga baik baik saja dan pulang dengan selamat." Ucap Nenek Sumi.


" Ia. Kan ada Ibu sama nenek Sumi. Memang apa sih yang suwami kamu lakuin yang enggak bisa nenek sama Ibu lakuin?" Goda Ibu Dahlia.


"Ah ibu." Ucap Ica malu.


"Beda ya bu yang sudah ngerasain malam pertama. Bahas gitu aja wajah sudah memerah dan malu." Ucap Ibu Dahlia tetawa melihat ekspresi yang Ica perlihatkan.


"Adu kamu ini godain cucuku saja." Ucap Nenek Sumi.


Merekapun tertawa sambil berbincang bincang seketika rasa sedih Ica pun mulai hilang sejenak.

__ADS_1


Malam harinya Ica pun menunggu kabar dari Aldo.


Sekitar pukul 11 malam Ica memdapati panggilan vc dari sang suwami.


Dengan Senang Ica langsung mengagkat panggilan sang suwami.


"Hay sayang kamu sudah sampai." Tanya Ica.


"Ia sayang ini aku baru cek in hotel dan langsung menghubungi kamu." Jelas Aldo.


"Em. Aku kangen mas." Ucap Ica manja.


"Kamu lagi mau godain aku ya?" Tanya Aldo.


"Enggak aku godain kamu." Ucap Ica.


"Itu liat pakean kamu. Kamu pake baju seksi di depan aku. Bikin aku enggak tenang pengen cepet cepet balik." Ucap Aldo.


Wajah Ica memerah seketika ia tak menyadari bahwa Ica tengah mengenakan tengtop ketat dengan belahan dada yang terbuka.


"Heh, sekarang kamu pasang wajah tersipu begitu bikin aku pengen nerkam kamu sekarang juga. Ah kasian nih si junior kayanya udah bangun." Ucap Aldo lesu.


"Hihi, yasudah mas buruan kelarin pekerjaannya biar cepet dapet jatah." Goda Ica.


"Kamu ya godain aku. Aku usahin akan secepatnya balik. Aku juga kangen sama kamu." Ucap Ica.


"Yasudah mas besok pagi ada meeting kan? Aku juga besok pagi ada kelas jadi aku juga mesti bangun pagi." Ucap Ica.


"Ah ia sayang padahal masih kangen. Tapi yang kamu bilang bener besok Mas ada meeting. Yasudah kalau gitu, selamat malam sayang, jangan lupa mimpiin aku." Ucap Aldo membayangkan memebri kecupan langsung kepada istrinya.


Icapun membelas kecupan Aldo.


"Malam Mas. Mimpi indah jangan lupa mimpiin aku juga." Ucap Ica lalu menyudahi panggilan.


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐ŸSampai jumpa๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบBersambung๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ

__ADS_1


__ADS_2