
๐น๐น๐น๐นSelamat membaca๐น๐น๐น๐น
โข
โข
โข
โข
Pagi harinya, Dokter datang keruangan Ica untuk mengecek kondisi Ica. Dan dokter bilang Ica sudah bisa balik sore nanti.
Ica pun senang mendengar kabar itu,dan tak sabar ingin segera keluar dari rumah sakit ini.
Ica benar-benar bosan. Masakan di rumah sakit juga tidak enak, maka dari itu Ica sering kali meminta Aldo untuk memberlikannya makanan.
Dan Akhir-akhir Ini Ica sangat suka sekali minum jus Aldpukan dan Aldobjuga seperti tertular Ica.
Padahal Aldo sangat tidak suka alpulat tapi karena Ica selalu meminta di bawakan jus alpukat Aldopun penasaran akan rasanya kenapa istrinya bisa sesuka itu dengan Alpukat.
Dan Aldopun berfikir apakah nanti dirinya akan tersingkirkan hanya karena sebuah jus alpukat. Aldopun membeli 2 buah jus alpukat kali ini. Dan yang satunya lagi untuk Aldo rasakan. Ketika Aldo mencoba entah kenapa ia menyukainya tapi setau Aldo pernah dirinya pernah mencoba jus alpukat dan memutahkan semuanya karena rasanya yang aneh dan tidak cocok dengan selera Aldo namun entah kenapa kini Aldo pun suka juga dengan jus alpukat dan setiap memberi selau memesan 2 buah jus alpukat.
Waktu terus berjalan dan sekarang sudah menunjukkan jam 16:00 sore.
Ica kini tengah bersiap-siap selsainya Ica dan Aldo pergi dari rumah sakin menuju ke tempat penginapan mereka.
"Wahh! Seneng banget Ica udah keluar dari rumah sakit." girang Ica saat memasuki tempat penginapan. Dan Aldopun tersenyun melihat tingkah Ica.
"Oh ia sayang, aku mau tanya kita balik kapan sekarang? 2hari atau seminggu lagi?" tanya Ica.
"Dua hari lagi kita balik sayang aku sudah siapin semuanya." ucap Aldo.
__ADS_1
"Dua hari lagi? Huf, kalau gitu hari ini Mas harus temenin aku belanja makan pokonya seharian ini aku mau kita ngabisin waktu di luar rumah. Ica mau gunaiin waktu sebaik mungkin." ucap Ica.
"Aduh, istriku ini semangat sekali, yasudah saya akan menemani ada selama seharian ini nyonya." ucap Aldo.
"Hihi, janji ya Mas?" ucap Ica.
"Tentu sayang."ucap Aldo.
Seperti yang Aldo katakan akan menemani Ica untuk berbelanja dan jalan sepuas dirinya. Icapun ingin bersiap, namun Ica berfikir untuk mengurungkan niatnya karena hari ini sudah mulai gelap. Dan akan lebih baik untuk melakukannya besok pagi saja. Agar waktunya dengan sang suwami lebih lama di luar rumah dan berduaan dengan Aldo sepanjang hari.
Besok paginya pun datang, Ica bangun dengan riang gembira membangunkan suwaminya.
"Sayang."ucap Ica membangunkan Aldo.
"Ayuk kamu enggak ingkar janjikan kan." ucap Ica berpura-pura memasang wajah sedih agar di lihat oleh Aldo.
"Iya, iya. Ini udah bangun." ucap Aldo namun posisinya masih tertidur dengan memeluk guling.
"Mas!" teriaknya kali ini yang mengagetkan Aldo membuatnya terbangkit dari tempat tidurnya.
"Hihi, maaf sayang. Abis Mas susah sekali di banguninnya." ucap Ica mengecup kening Aldo.
"Nah, gini dong di kasih vitamin pagi. Jadi kan aku bangun." ucap Aldo tersenyum mendapatkan kecupan lebut Ica.
"Ih, itu maunya kamu. Udah mandi sana." ucap Ica.
"Mandi bareng dong sayang." ucap Aldo manja.
"Enggak mau! Mandi sama kamu pasti aku enggak untuh nanti keluar dari kamar mandi." ketus Ica.
"Kan sambil nyoba dikit lah, enggak papa kan sayang. Udah angkut ajah." ucap Aldo mengendong tubuh Ica menuju kamar mandi.
"Mas, turunin aku!" ucap Ica.
__ADS_1
"Enggak mau, hari ini kamu milik aku." ucap Aldo masuk ke kamar mandi dan mengunci pintu. Dengan tajam Aldo menatap Ica dengan senyum lebar menghias di wajahnya.
"Mas, jangan aneh-aneh." ucap Ica berjalan mundur perlahan.
"Aku enggak minta aneh-aneh sayang. Mas, cuman cukup minta satu macem ajah." ucap Aldo yang terus berjalan maju mendekati Ica. Sampai akhirnya Ica terjatuh ke dalam bathab.
"Ah, Mas!!" teriak ica saat akan terjatuh dan.
"Byurrr!!" Ica pun terjatuh dan membasahi semua pakaian dan tubuhnya.
"Haha, makanya jangan mundur-mundur mulu. Dosa tuh mau nolak ajakan suwami." ucap Aldo membantu membangunkan Ica.
"Mas, jahat!" ucap Ica cemberut menghentakan kakinya ke lantai kamar mandi.
"Hihi, sini biar Mas bantu buka bajunya." ucap Aldo mendekati Ica.
Namun Ica menghindari Aldo dengan bibir manyunya.
"Ica bisa sendiri!" ketus Ica.
Namun, bukan Aldo namanya kalau tidak bisa meluluhkan kembali hati sang istrinya.
Dalam benak Aldo pokoknya hari ini dirinya harus mendapatkannya. Dengan segala cara Aldo mengeluarkan jurus dan rayuan mautnya kepada Ica sampai akhirnya Ica luluh kembali dan tak marah dengan Aldo.
Selesainya mandi Ica dan Aldo keluar bersama dari dalam kamar mandi tentu saja dengan Aldo yang sudah mendapatkan jatahnya. Wajah segar dan gembira terukir di wajah Aldo.
Mereka berdua pun segera bersiap untuk menikmati waktu mereka sebelum kembali ke jakarta.
Ketika Aldo dan Ica sudah siap mereka berdua bergegas keluar rumah. Menuju salah satu tempat makan untuk mengisi perut Ica dan Aldo terlebih dahulu.
Sesampainya Ica dan Aldo langsung memesan makanan berat karena hari ini mereka akan banyak menghabidkan waktu bersama di luar rumah.
Ica memesan Ayam goreng sambel ijo dan Aldo juga memesan sama seperti yang Ica pesan. Mereka pun menikmati makanan itu berdua. Sambil sesekali di selingi canda tawa saat mengingat kejadian di dalam kamar mandi pagi ini.
__ADS_1
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บSampai jumpa๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ