
πΉπΉπΉπΉSelamat membaca.πΉπΉπΉπΉ
β’
β’
β’
β’
"Permainan dimulai sayang."ucap Amandan tersenyum licik.
Didalam kamar Aldo tengah mengganti pakaian selesai menghadiri pesta. Sebelum tidur dirinya merasa haus dan lapar karena saat di acar Also hanya sempat meminum seteguk anggur. Datangnya oerusuh membuat Aldo tidak berselera mencicipin hidangan yang ada. Aldo juga ingin makan makanan yang ada di luar hotel memutuskan memesan makanan. Dilihatnya sekarang pukul 12 malam. Aldo ingin menyuruh Jojo tapi tak enak.
"Sepertinya jangan mengganggunya diapun pasti letih." gumam Aldo dan memutuskan memesan menggunakan telepon hotel meminta untuk dibuatkan beberapa makanan dan minuman sambil menunggu pesanan datang Aldo merebahkan dirinya sejenak memejamkan kedua matanya.
15 menit kemudian suara ketukan terdengar.
Aldo membuka pintu dan pelayan mengantarkan makanan yang Aldo pesan.
"Terimakasih." ucap Aldo.
Aldopun mulai menikmati hidangan dan Meminum es jeruk kesukaannya.
Tak berselang lama pala Aldo seperti berat, perlahan mulai kehilangan kesadarannya dan Aldopun terjatuh tak sadarkan diri.
"Krek." suara pintu terbuka. Orang itu berjaln mendekati Aldo, membawa beberap orang lainnya dan membopong Aldo, membawanya keluar dari kamar hotelnya.
__ADS_1
"Ah pala ku!" gumam Aldo.
"Dimana ini?" bingun Aldo.
"Hay sayang kamu sudah sadar." ucap seorang wanita datang dari balik pintu.
"Kamu!" kaget Aldo.
"Oh sayang liat deh muka kamu lucu banget. Gemesin gitu" ucap Amanda membelai pipi Aldo.
"Singkirkan tanganmu dari wajah ku." bentak Aldo yang tengah berontak karena kedua tanagannya di ikat.
"Apa? Kamu cinta aku? Mau hamilin aku. Aku mau sayang." ucap Amanda membuka kancing baju Aldo satu persatu.
"Hentikan! Dasar kau wanita gila." ucap Aldo sambil berusaha meloloskan diri.
Setelah di bukanya baju Aldo dengan gunting karena tangannya kan di iket jadi yah pilihannya merobek baju Aldo. Setelah itu Amanda membuka celana Aldo dan kini hanya tersisa celana dalamnya saja.
Dikeluarkannya hp Amanda, dirobekkannya baju Amanda dan ia juga mengacak acak rambutnya dan make up nya.
"Gimana udah bagus belum penampilan aku sayang." ucap Amanda.
"Dasar perempuan sinting." ucap Aldo.
"Ia aku memang gila! Itu semua karena kamu! Karena kamu lebih memilih wanita kampungan itu dari pada aku." teriak Amanda.
"Kita mulai pertujukannnya." ucap Amanda.
Di tusukannkan suntikan ke lengan Aldo yang berisikan obat bius. Perlahan Aldo ulai kelihan kesadaran sampai Aldopun pingsan.
__ADS_1
Di nyalakannya kamera video.
"Huhu, semuanya aku mau memberi tahu bahwa aku telah di lecehkan oleh seorang pemuda pengusaha, keluarga yang terpandan dan terkaya. Aku tak tahu lagi harus bagaimana? Aku bingung Aku harus mengadu pada siapa. Aku hanya wanita biasa yang polos, harga diriku sekarang hancur dia telah merenggut kesucianku." ucap Amanda menangis sambil memperlihatkan aldo yang tengah terbaring di tempat tidur berada di sampingnya.
"Haha, haha." tawa Amanda setelah videonya selesai direkam.
"Sayang sebentar lagi aku akan jadi istri kamu." ucap amanda berbisik di telinga Aldo yang masih tak sadarkan diri.
"Hey kalian masuk, ikat dia kembali. Jangan sampai dia kabur." ucap anda meninggalkan ruangan karena dia haruembersihkan dan merapihkan dirinya yang terlihat kacau dan berantakan.
Saat pagi datang Jojo datang.
Tok, tok, tok.
"Bos." panggil Jojo sambil terus mengetuk pintu, tapi pintu tak kunjung terbuka.
Jojo pun membuka Ointu kamar Aldo karena Aldo yang memberitahukan pasword pintu kamarnya.
"Cklek" suara pintu terbuka namun Jojo tak melihat Aldo disana. Di berfikir mungkin di dalam kamar mandi Jojo pun memeriksanya dan Aldo pun juga tak ada kamar mandi kosong.
"Kemana si Aldo." di telponnya hp Aldo namun hpnya berada di dalan ruangan. Bingung Jojo bagaiman mencari Aldo.
"Apa si bos di culik?" fikir Jojo.
Jojo pun menelpon anak buahnya untuk mencari Aldo di sekitar hotel.
ππππSampai jumpaππππ
πΊπΊπΊπΊBersambungπΊπΊπΊπΊ
__ADS_1