Suami Tampanku

Suami Tampanku
27.


__ADS_3


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒนSelamat membaca๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


โ™ข


โ™ข


โ™ข


โ™ข


Kini Aldo tengah menghadiri pesta ditemani oleh Jojo sekretarisnya. Aldo di undah oleh teman bisnisnya untuk mengahdiri pesta peyaan ulang tahun istrinya membuat Aldo tak enak untuk menolak dan mau tak mau harus menghadiri pesta.


Saat Acara perta berlangsung Pak Angga Darma sekaigus rekan bisnis yang mengundang Aldo menghapirinya.


"Hallo pak Aldo." ucap Angga Darma.


"Oh hallo Pak, selamat untuk perta ulang tahun istri Pak Angga. Ini saya tidak tahu apakah istri anda menyukainya atau tidak. Saya harap tak mengecewekan." ucap Aldo memberikan kado ulang tahun kepada Angga untuk istrinya.


"Seperti yang di harapkan dari pengusaha hebat kadonya pun juga tak biasa." ucap Angga.


"Ini hanya kado kecil." ucap Aldo.

__ADS_1


"Haha, baiklah saya beriakn dulu kado ini kepada istri saya. Selamat menikmati jamuan yang telah disuguhkan." ucap Angga


"Baik pak,tentu saya sangat menikmati.


"Baiklah kalau begitu saya tinggal dulu sebentar." ucap Angga dan di angguki oleh Aldo.


Seperginya Pak Angga. Orang di sekitar Aldo mulai berbisik kebisingan pun terjadi. Aldopun melihat apakah yang tengah diributkan. Ternyata ada sosok wanita yang menjadi pusat perhatian ialah Amanda dengan pakiannya yang seksi dan terbuka.


"Mengapa wanita itu ada disini?" tanya Aldo kepada Jojo.


"Sepertinya model yang disebutkan tengah bekerja sama dengan perusahaan Angga Darma ialah Amanda." jelas Jojo.


"Pasti ada sesuatu yang sedang dia rencanakan." ucap Jojo curiga dengan kehadiran Amanda.


"Baiklah dan sepertinya dia menuju kemari." ucap Jojo. Namun Aldo bersikap biasa saja.


"Hay honey." ucap Amanda ingin memeluk tubuh Aldo namun dengan cepat Aldo menghindari Amanda sebelum dia sempat memeluk tubuh Aldo.


Membuat Amanda malu dengan semua mata memandang juga mencibir dan menertawakannya. Maksud ingin menjadi pusat perhatian agar semua orang tau bahwa Aldo dan dirinya mempunya hubungan malah sebaliknya dirinya justru mendaotkan malu.


"Sial lihat saja kamu Aldo. Akan ku buat kau bertekuk lutut di hadapanku menyembah dan memohon menciun kaki ku." kesal Ica dalam hatinya.


"Kamu begitu si honey." ucap Amanda memasang muka sedih.

__ADS_1


"Kalau kau berharap aku kasihan dan iba kepada mu dengan kau memasang wajah sedihmu itu kau salah dan ingat satu hal jangan menyebutku dengan sebutan yang tak pantas! Terlebih diriku dan dirimu tidak memiliki hubungan apapun. Jika anda masih memiliki malu seharusnya anda dapat menjaga diri untuk tidak memanggil seseorang yang sudah beristri dengan mudahnya mengatakan sayang dan memeluknya sembarang didepan umum." tegas Aldo.


Orang lain dapat mendengar apa yang Aldo katakan membuat suasana menjadi bertambah ricuh.


"Ih tidak tahu malu banget ya." ucap tamu wanita.


"Ia, kalau saya jadi dia udah malu banget tuh." ucap wanita satunya.


"Cantik sih tapi sayang murah." ucap tamu pria.


"Kalau di tawarin gue juga ogah." ucap tamu pria yang lainnya.


Begitulah cibirin pada tamu kepada Amnada. Amnada pun berlari meninggalkan pesta menuju toilet.


Di dalam toilet Amanda menangis di depan cermin.


"Aldo teganya kamu perlakuain aku kaya gini. Penyebab semua ini karena wanita kampung itu! Lihat Aldo akan ku singkirkan wanita itu dan akan kusingkirkan wanita lainnya yang menjadi penghalang untuk ku mendapatkan mu kembali." ucap Amanda.


Kemudian Amanda menghanpus air matanya dan memperbaiki make upnya. Memasang senyum di waja, seorang Amanda model hebat dan terkenala tidak boleh ada yang mengetahui jika dirinya menangis di acara pesta.


"Denagan susah paya ku jaga nama baikku agar tidak tercemar. Hanya karena ini aku tak ingin ada rumor murahan yang beredar." ucap Amanda keluar setelah selesai memperbaiki make upnya dan siap bertemu banyak orang dengan senyum menhiasi wajahnya.


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐ŸSampai jumpa๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ

__ADS_1


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบBersambung๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


__ADS_2