Suami Tetangga

Suami Tetangga
Episode 46 - Cinta Sejati


__ADS_3

"Jauhkan tanganmu dari wanitaku," seru Satria ketika Dede kembali mendekati Luke yang sedang terbaring. Ia telah mendapatkan perawatan medis dan tertidur.


"Wanitamu? Sejak kapan? Tadi pagi saja kamu meninggalkan rumah Luke setelah mendengarnya punya bayi," balas Dede tak mau kalah.


"Itu bukan urusanmu. Yang jelas, ia akan segera jadi milikku," kata Satria tegas.


Flora memandang kedua pria yang memperebutkan satu wanita itu dengan bingung.


"Flo, kamu pasti melihat Luka sayatan di perut Luke tadi, kan? Katakan padaku luka apa itu," ucap Dede. Ia tidak menghiraukan ucapan Satria sebelumnya.


"Emh... itu..." Flora menggaruk kepalanya. Ia ragu harus menjawab apa.


"Kamu pikir itu bekas operasi caesar, kan? Kemudian itu menjadi bukti utama bahwa Luke memiliki bayi darimu. Maaf, tapi dugaanmu salah, Bung," kata Satria setengah menyindir.


Dede tertegun sejenak. Bagaimana ia bisa menebaknya dengan tepat?


"Bagaimana aku bisa tahu kalau tidak memastikannya langsung?" ujar Dede.

__ADS_1


"Kamu tahu, kan? Aku adalah salah satu dokter di sini?" tanya Satria.


"Ya terus? Apa hubungannya?" Dede balik bertanya.


"Maka wajar saja jika aku mengetahui keadaan salah seorang pasien yang berada dalam pengawasan departemen kami," jelas Satria.


"Pasien di sini?" Dede terkejut. "Tetapi aku tak kan percaya begitu saja. Antar dokter tidak akan membuka rahasia pasiennya begitu saja, kecuali jika bersepakat akan ditangani bersama dalam satu tim," lanjut Dede.


"Kamu meremehkan aku?" ujar Satria panas.


Di dalam hatinya, Dede merasa ragu. Apa jangan-jangan Luke menghilang tiga bulan karena dirawat di sini?


"Bagaimana kamu bisa secepat itu tahu kabarnya? Padahal dari cerita Luke, kamu berada di luar negeri selama enam bulan," tukas Flora.


Gadis itu sedari tadi diam saja. Tetapi semakin lama, rasa penasaran merayapi tubuhnya karena melihat perdebatan dua lelaki itu.


"Iya, aku memang berada di luar negeri. Tetapi bukan berarti aku tak tahu apa-apa, kan?" kata Satria. Jelas sekali ia berbohong.

__ADS_1


"Kalau memang benar itu bukan bekas luka operasi caesar, maka kau pasti bisa menjelaskan padaku yang sebenarnya terjadi," pancing Dede. Rasa penasarannya sudah sampai diubun-ubun.


"Kami tak bisa segampang itu membocorkan informasi tentang pasien," sahut Satria.


"Halah... Bilang saja kamu sebenarnya juga gak taju apa-apa," balas Dede. "Flo, kamu pasti tahu, kan? Ceritakan padaku semuanya," pinta Dede.


Lagi-lagi Flo digelayuti perasaan galau. Haruskah ia cerita yang sebenarnya? Dan apakah dokter ini benar-benar mengetahui keadaan Luke, atau hanya bualannya demi menyelamatkan Luke dari Dede? Duh, kepala Flora benar-benar berat memikirkannya.


"Anggap saja Luke memang tidak memiliki bayi dan tidak pernah operasi caesar. Tetapi apa kamu masih tetap mau menerima Luke dalam keaadannya yang 'tidak utuh' lagi sebagai perempuan?" tanya Dede.


"Aku yakin jika Luke masih suci. Aku sangat yakin sekali ia mampu menjaga dirinya hingga saat ini," jawan Satria. "Tetapi jika memang dia sudah tidak suci lagi, tak masalah bagiku. Aku tetap menyayanginya," lanjut Satria.


Dede benar-benar tercengang mendengarnya. Sepertinya ia tak bisa melawan dokter ini.


Sama halnya dengan Dede, Flora juga tercengang mendengar jawaban Satria, "Fix, ia belum mengetahui keadaan Luke yang sebenarnya," gumam Flora dalam hati.


(Bersambung)

__ADS_1


__ADS_2