
Pagi-pagi sekali Kayla bangun. Ia segera mandi dan merapikan barang-barangnya untuk dibawa pulang ke kosnya.
setelah selesai packing, Kayla ke luar dari kamarnya. Ia segera membersihkan rumah Abdi dan membuatkan sarapan untuknya.
Kayla memasak nasi goreng dan ayam pop untuk Abdi. Abdi ke luar dari kamarnya dengan memakai baju dinasnya. Pukul 07.00 Abdi harus berangkat. Abdi memang terbiasa bangun pagi.
Saat itu jam menunjukkan pukul 06.00. Kayla sudah membereskan semua pekerjaannya. sarapan sudah terhidang rapi di meja makan. Rumah juga sudah disapu dan dipel.
Abdi tersenyum melihat kejadian pagi itu.
"Ah, mungkin kaya gini kali ya kalau punya istri" gumam Abdi.
"Eh Mas Abdi udah mau berangkat ya. Ni sarapan dulu Mas!" sambut Kayla dengan ceria.
"Hmm makasih ya. repot- repot segala. Kan bisa beli pakai aplikasi online." Abdi berbasa-basi karena tidak tau harus ngomong apa.
"Sayang kali mas kalau beli-beli terus. Kan kemarin aku sempet belanja bahan makanan. kan sayang kalau nggak dimasak." kata Kayla sambil menaruh gelas air berisi teh hangat di hadapan Abdi yang tengah duduk di meja makan. .
"Masakan kamu enak!" kata Abdi sambil mengunyah makanannya.
"hmmm Kayla diajari Mama masak Mas. kebetulan mama kayla jago masak lo!" Kayla membanggakan diri.
"Mas,!" kata Kayla.
" hemmm?" Abdi hanya sedikit memperhatikan sambil terus menikmati makanannya.
"Hari ini aki pulang ke kos ya mas." kata Kayla
"Hmm sudah move on nih ceritanya?" tanya Abdi
"Nggak juga sih Mas. Cuma Kayla nggak enak kalau tinggal di sini. Ntar dikira macem-macem lagi sama orang."jelas Kayla
"Betul juga nih cewek. lagian kan aku sama dia belum ada status apa-apa." batin Abdi
"Oke nanti aku antarkan setelah pulan kerja ya. jam 2 aku pulang. nanti sore aku antar. " jawab Abdi sambim mengakhiri makannya.
__ADS_1
" Nggak ngrepotin Mas? aku bisa naik taxi online kok mas." jawab Kayla.
" Jangan ah, nanti aja aku antar." timpal Abdi.
"Oke deh jangan lama-lama ya Mas pulangnya. Aku bosen nih sendirian di rumah." rengek Kayka
Abdi pun segera memasang sepatu dinasnya. Ia harus berangkat. karena 20 menit lagi sudah waktunya apel pagi. Abdi adalah polisi yang disiplin. Ia selalu berusaha berdinas dengan baik.
Abdi pun sudah meninggalkan Kayla sendirian di rumah. Kayla hanya memainkan ponselnya. Men- scroll ponselnya untuk melihat-lihat beranda medsosnya. Sambil sesekali kepo ke akun ig Sita.
Sakit hati Kayla muncul kembali karena di akun Sita terpampang foto mesranya dengan Beny.
Kayla mendengus kesal. " Lha kenapa kemarin ia setengah mati minta maaf dan pingin memperbaiki hubungan"
Meskipun Kayla tidak ingin serius menjalin hubungan dengan Beny. Karena tujuan utamanya ingin membuat Sita sakit hati lantaran Beny masih ingin merajut hubungan dengan Kayla.
Kayla terus memikirkan cara bagaimana supaya Sita sakit hati. Ia ingin apa yang dirasakannya saat itu juga dialami oleh Sita.
Namun Kayla belum menemukan satupun ide.
Yang ada di pikirannya saat ini ia ingin pulang duku ke kosnya. Dengan berada si kosnya aksesnya untuk menemui Beny akan sangat mudah.
Pukul 2 siang Abdi sudah berada di rumahnya. Ia segera masuk ke kamarnya untuk mandi dan berganti pakaian tanpa menyadari ada Kayla yang sedang tertidur di sofa. Setelah membersihkan diri, Abdi berniat mencari keberadaan Kayla. Saat mau memanggil Kayla, Abdi melihat sosok cantik yang tengah tertidur di sofa depan TV. Abdi oun mendekati Kayla berniat untuk membangunkan gadis cantik itu.
Nambun saat dilihat Kayla pulas dalam tidurnya, Abdi tidak tega membagunkan gadis yang nanti akan menjadi istrinya itu. Dipandanginya wajah Kayla dengan seksama.
"Benar-benar cantik kamu Key, tapi kenapa ketusnya minta ampun. Belum lagi cengengnya.." Abdi bergumam sambil tersenyum sendiri.
Karena merasa ada yang memandangi, Kayla kaget dan terbangun dari tidurnya.
"Eh Mas Abdi ngapain?" tanya Kayla dengan wajah juteknya.
" Enggak, ini barusan aku mau bangunin kamu. Katanya mau pulang ke kos?" Abdi salah tingkah.
"Iya barang-barangku udak aku siapin kok mas. Bentar ya aku ganti baju dulu." Sambil berbegas ke kamar untuk berganti pakaian.
__ADS_1
Abdi segera memanasi mobilnya dan memasukkan barang-barang Kayla ke dalam mobilnya. Kayla lun masuk ke dalam mobil.
"Sudah siap?" tanya Abdi
"Sudah Mas." jawab Kayla dengan ceria
"Heran nih anak semangat banget. pasti semalam ia sudah menyelesaikan masalahnya dengan cowok itu dan akan menata kembali hubungannya." gumam Abdi dalam hati sambil mulai melajukan mobilnya.
Di jalan Abdi terus fokus menyetir tanpa mengajak bicara Kayla. sesekali pikiran Abdi tertuju kepada Kayla dan Beny. Abdi khwatir Kayla kan bakikan lagi dengan Beny. Tapi... kenapa Abdi khawatir. Kan Abdi belum mencintai Kayla.
" Argghhh" Kesal Abdi sambil merutuki dirinya yang terus memikirkan Kayla.
"Woy, ada apa Mas?" Tanya Kayla yang kaget karena tiba-tiba suara Beny memecah keheningan di dalam mobil kala itu.
"Hah? enggak. g kenapa-kenapa kok. Cuma lagi capek aja besok harus piket 24 jam." Abdi beralasan.
"Oh. .... kirain kenapa?" Kayla melanjutkan memperhatikan ponselnya lagi.
Setelah sampai di kos Kayla, Abdi membantu Kayla menurunkan barangnya.
"Taruh sini aja mas.Nggak berat juga kok. " kata Kayla
"Oke, nggak ada yang ketinggalan kan?" tanya Abdi berusaha cuek. Karena entah kenapa Ia seprti tidak rela Kayla pulang ke kosnya.
"Nggak ada mas. kalauoun ada kan kosku sama rumah mas nggak jauh. tinggal ambil aja beres kan. sekalian main ke rumah mas." goda Kayla.
"Hmmm.. oke.. Ya udah Aku balik dulu ya!" pamit Abdi.
" Makasih banyam ya Mas. kamu udah mau aku repotin" kata Kayla sambil menunjukkan wajah termanisnya..
" Gila imut banget nih anak!" gumam Abdi dalam hati.
"Okeee... yakin nih udah move on?" Abdi berusaha menggoda Kayla untuk menutupi kegundahan hatinya.
" Apaan sih Mas! Ya udah gih balik sana!" Kayla memonyongkan bibirnya.
__ADS_1
" Ya udah aku pulang dulu ya. Ingat, jamgan ba del. kalau ada apa-apa wajib kasih kabar ke akj. bukanny aoa sih. mama papamu udah nitipin kamu ke aku. jadi nggak enak kan kalau kamunya kenapa-kenapa." Ujar Abdi sambil menuju ke mobilnya.
Abdi meninghalkam Kayla di kosnya. Ia oulang ke rumah dengan lerasaan bimbang. Ada keraguan di hatinya. Antara mulai nayamn dengan Kayla dan kecewa karena Kayla malah memilih menemui Beny malam itu.