Suamiku, Cinta Masa Kecilku

Suamiku, Cinta Masa Kecilku
Perawat Cantik


__ADS_3

Bik Yati memperkenalkan diri. Ia merupakan kenalan teman Papa Kayla untuk membantu Kayla dan Indra. Di Lihat dari penampilannya Bi Yati orang baik. .


"Mbak saya diutus kesini sama Pak Nanang, temennya Pak Surya." ucap Bi Yati


"Iya Bi papa tadi udah telepon dan udah kirim foto bi yati ke saya." jawab Kayla


"Bi Yati bisa melakukan tugas sesuai yang saya jelaskan ya Bi. Makasih sebelumnya." ucap Kayla


Kayla dengan sabar dan telaten merawat Indra. Menyuapinya makan. Menyeka badannya, memberikannya obat, minum dan sebagainya.


"Sayang, maaf ya aku jadi ngrepotin kamu." Indra meminta maaf karena tidak tega melihat Kayla yang bersedih karena keadaanya saat ini.


"Iya Mas nggak apa-apa." Jawab Kayla singkat


"Kamu kenapa sedih gitu? Kamu capek sayang?" tanya Indra


"Nggak mas, aku cuma takut mas, aku takut kamu kenapa-kenapa?" tangis Kayla pecah


"Ssstt,, heey, lihat aku nggak apa-apa. Aku ydah membaik. Cuma menunggu luka di kakiku aja sayang! " jelas Indra sambil menyeka air mata Kayla yang terus mengalir.


"Permisi Mbak Kayla ini makanan buat Mas Indra sudah siap." Bi Yati membawa makan siang untuk Indra.


"Makasih ya Bik. Bibi bisa makan dan Istiharat." jawab Kayla ramah.

__ADS_1


Kayla menyuapi Indra dengan telaten. Meskipun Indra bisa makan sendiri namun Kayla minta tetap menyuapinya makan.


"Enak nggak masakannya Bi Yati mas?" tanya Kayla


"Enak sayang." jawab Indra


"Alhamdulillah makanannya habis. pasien pinter. Sekarang minum obat dulu ya;!" Kayla menyodorkan beberapa obat dan air putih untuk diminum Indra.


"Nggak bisa cepet sembuh nih kayaknya aku." ucap Indra yang membuat Kayla kaget


"Hah? Kenapa Mas? Aku salah ya?" tanya Kayla


"Perawatnya terlalu cantik. Jadi betah oingin dirawat terus." goda Indra..


"Ya enggak lah sayang. Mana ada Indra itu obral cinta?" ucap Indra membela.


" Ya udah gih istirahat biar cepet pulih. Aku mau beresin ini dulu kamu bobok yaa!" perintah Kayla.


Setelah memastikan Indra tidur siang, Kayla istirahat di sofa depan TV. Kamar di rumah Indra hanya ada 2. Rencana kalau rumah itu mau dibangun lantai atas ditambah kamar kalau ia akan menikah nanti.


Kamar satu dipakai Indra, dan yang satunya lagi sementara ditempati Bi Yati.


Sementara Kayla tidur di kamar Indra dengan menggelar kasur spons. Itu bertujuan untuk menjaga Indra apabila sewaktu2 Indra membutuhkan.

__ADS_1


Hari menjelang sore Kayla kaget mendengar suara pintu diketuk. Rupanya pimpinan Indra di kantor dan beberapa teman datang menjenguknya. Kayla segera membukakan pintu dan mempersilahkan mereka masuk. Kayla juga meminta Bi Yati menyiapkan minuman dan suguhan untuk tamu tersebut.


Sementara tamu-tamu itu menemui Indra di kamar, Kayla membantu Bi Yati menyiapkan suguhan.


Di Kamar Indra


"Cepet sehat Pak Abdi!" kata Bapak Berkumis yang perawakannya tinggi besar. Beliau merupakan pimpinan Indra di kantor.


"Siap Ndan!" jawab Indra sambil meringis


"Cantik ta perawatnya!" goda teman Indra yang diketahui bernama Agung


"Sembarangan!! Itu calon istrinya bro. Kemarin papanya minta ijin ke warga sini. mangkanya juga minta salah satu warga sini juga ikut bantuin. supaya tidak terjadi fitnah." Roni menjelaskan agar komandannya tersebut juga tidak ikut salah paham.


"Cepet sehat, cepet pulih cepet nikah ya biar ada yang urusin." ucap Bapak Komandan yang bernama Pak Ahmad itu.


"Mari Pak silahkan diminum " Bi Sumi meletakkan beberapa cemilan dan minuman di ruang tv depan kamar Indra.


"Silahkan Bapak!" Kayla mempersilahkan para polisi itu duduk dan menemui mereka.


"Ini calon istrinya mas Indra?" kata Pak Ahmad.


Kayla hanya tersenyum ramah kepada mereka sambil sesekali menjawab pertanyaan dari mereka.

__ADS_1


__ADS_2