
Kayla mencoba memejamkan matanya. Namun tetap ia nggak bisa tidur ingat omongan mamanya.
Mau menanyakan ini lewat telepon kepada Indra takut terjadi kesalahpahaman. Padahal beberapa hari yang lalu Kayla sangat yakin dengan hubungannya. Indra menyatakan cinta di depan mama Indra. Namun dari situ Kayla semakin bimbang.
"Apa yang dilakukan Mas Indra kemarin hanya supaya mamanya senang ya?" batin Kayla sambil menitikkan air mata. Kayla seakan dipermainkan oleh perasaannya saat ini.
Kayla membolak-balikkanbadannya di atas kasur empuknya. Sesekali Kayla tampak menangis.
"Ya Allah perasaan apa ini." batin Kayla
Ryan yang tadi sempat mendengar obrolan Kayla dan mamanya merasa khawatir dengan adiknya. Ryan yakin Indra bukan tipe orang seperti itu. Kalau lihat gelagatnya Indra pasti menyayangi Kayla.
Ryan berinisiatif menemui Indra. Ya, malam itu Ryan ke rumah Indra.
Indra mempersilahkan calon kakak iparnya masuk. Sebetulnya Ryan ragu dengan keputusannya ini. Namun Ryan nggak mau masalah ini berlarut-larut.
"Ada apa nih Yan?" tanya Indra penasaran
"Sebetulnya sih bukan masalah yang serius." jawab Ryan santai
"Bisa aja bikin orang penasaran nih anak!" ucap Indra.
__ADS_1
Selain berteman dengan Kayla saat kecil, Indra juga merupakan teman Ryan. Mereka memang seumuran. Stelah pindah saat Ryan kuliah Ryan berteman lagi dengan Indra.
"Ndra, aku minta maaf ya kalau adikku punya harapan lebih sama kamu!" Ryan memulai menjelaskan
"Hah? maksudnya?" tanya Indra tidak mengerti
"Masalah perjodohan kalian!" ucap Ryan lagi
"Kenapa?" tanya Indra
"Hmm gini gini, sebetulnya opini kamu masalah perjodohan ini apa Ndra?" tanya Ryan
"Awalnya aku menentang karena aku terus terang malu. Udah usia segini aku dijodoh-jodohkan seperti orang yang nggak laku." jawab Indra
"Aku sempat marah dan nggak terima. Mamaku meyakinkan bahwa wanita yang akan dijodohkan dengan aku adalah wanita pilihan mama. Aku sangat menghormati orangtuaku Yan." jelas Indra
"Berarti atas dasar hormat? bukan cinta?" tanya Ryan lagi
"Awalnya memang demikian. Karena aku nggak tahu siapa wanita itu. Papa mama nggak pernah cerita siapa dia, namanya, orang mana. Mereka hanya cerita kalau dia adalah anak temannya. Dan itu terjadi sampai pertemuan itu, di wisudanya Kayla Yan." Jelas Indra lagi
"Terus?!!!" Ryan kembali tidak sabar
__ADS_1
"Sejak aku ketemu dengan Kayla aku udah merasa cocok. Dan apalagi tau kalau itu adikmu. Aku merasa sudah mengenalnya sejak kecil. Namun waktu itu aku nggak punya cukup nyali makanya kenapa aku nggak pernah bilang perasaanku sama Kayla." terang Indra
"Nyali yang bagaimana?" tanya Ryan
Di Malang aku sempat pernah ketemu Kayla dengan cowoknya. Malah alu tilang waktu itu. Setelah ku cari informasi ternyata Kayla sudah pacaran 4 tahun dengan cowok itu. Itulah kenapa aku ragu. Aku takut kalau Kayla sangat mencintai cowoknya itu. Ya meskipun akhirnya saat akan ulang tahun Kayla dulu kamu pernah jelasin kalau Kayla punya rasa suka sama teman kecilnya yaitu aku. Tapi cowok itu terus jalan sama Kayla. Mangkanya aku masih mau meyakinkan saja. Kalau aku? Jangan ditanya bagaimana perasaanmu sama adikmu. Aku benar-benar sayang dan cinta sama dia. Bahkan kalau kamu tahu saat ia patah hati cowoknya selingkuh dia pingsan dan ku bawa pulang. Aku merasa memilikinya Meskipun aku belum begitu tau sifat dan karakternya." Indra menjelaskan dengan kesungguhan hatinya.
"Berarti kamu memang punya niat serius sama adikku?" tanya Indra
"Iya lah bro. Aku bukan orang yang suka main-main perempuan. Cewek aja nggak punya." jawab Indra
"Maaf ya Ndra aku bukannya menuntut kamu suka atau cinta bahkan menikahi adikku. Tapi kamu ini temanku jangan karena ada rasa nggak enak hubungan ini jadi terpaksa. Karena aku tadi dengar pembicaraan mama sama kayla, sepertinya mama mengira kamu menjalani ini dengan kayla karena kamu nggak enak sama orangtuamu." jelas Indra
"Maafin mamaku ya Ndra! Mama sangat menyayangi Kayla. Ia takut Kayla kecewa." imbuh Ryan
"Tapi bener deh, kalau kamu merasa nggak ada rasa yang betul-betul dari hari sama Kayla mumpung belum jauh kalian akhiri saja. nanti aku bisa ngomong sama bokap!" jelas Ryan
"Woi sembarangan lu! Bisa gila aku kalau putus sama Kayla!" ucap Indra serius
"Kalian udah jadian?" tanya Ryan
"Aku emang nggak pernah bilang sama Kayla. Tapi sebelum kecelakaan aku udah ngomongin semua tentang perasaan ku. Bahkan aku sudah bilang ke mamaku kalau aku pingin segera nikah sama Kayla." ucap Indra
__ADS_1
"Bener lo ndra jamgan karena nggak enak lo! apalagi aku udah sering ngingetin kamu kalau Kayla lagi merasa ini itu. Contohnya saat Kayla kecewa kamu nggak hubungin dia kemarin" ucap Ryan
"sumpah demi Allah Yan. kayak nggak tahu aku sih!! Aku suka sayang cinta sama Kayla." ucap Indra tegas.