Suamiku, Cinta Masa Kecilku

Suamiku, Cinta Masa Kecilku
Teror Beni dan Kedatangan Sita


__ADS_3

Beni terus berambisi mendapatkan Kayla. Setiap hari Beni selalu mengirimkan pesan tidak jelas kepada Kayla. Pesan tidak sopan bahkan melecehkan dan mengancam.


Namun sesuai saran papa dan Indra, Kayla tidak menghapus pesan-pesan tidak sopan Beni. Kalau Beni macam-macam akan bisa dijadikan bukti.


Sita datang menemui Kayla di rumahnya.


Kayla sangat kaget dengan Sita yang tiba-tiba datang ke Surabaya menemuinya.


Kayla mempersilahkan Sita masuk dan duduk.


"Ya Allah drama apalagi ini." batin Kayla


"Kayla!!!" seru Sita


"Eh Sita kamu kok bisa nyampe sini gimana ceritanya? Ada acara si Surabaya?" tanya Kayla basa- basi


"Aku sengaja kesini La!" Sita menatap Kayla nanar

__ADS_1


Wajah Sita tampak lesu. Sita yang dulu modis wajah yang glowing rambut yang selalu terawat kini tampak berbeda. Penampilannya sekarang tampak kusut dan lesu.


"Kamu naik apa Ta?" tanya Kayla merasa sedikit iba


"Aku diantar sopir La." jawab Sita


Sita seperti tak punya semangat lagi.


"Kay aku minta maaf banget. Maaf aku udah jahat sama kamu." tangis Sita makin pecah.


Panjang lebar Sita menjelaskan maksud kedatangannya. Sita bingung harus bagaimana. Uang Sita habis untuk Beni. Bahkan Sita sudah tidak dipercaya keluarganya lagi.


"Tapi La. Aku sudah nggak sanggup. Aku takut lelaki itu akan kecewa." Sita tetap terisak.


"Aku sudah rusak La, bahkan aku sudah pernah menggugurkan kandunganku akibat perbuatan Beni. Ku kira ketika aku hamil aku akan dinikahi. Ternyata ia malah nyuruh aku buat gugurin kandungan itu. Ia memberikan anji manis bahwa ia akan menikahi ku. Tapi ternyata sekarang malah ngejar kamu lagi." imbuh Sita


"Tolong La. Tolong kamu jangan terpancing sama ulah Beni. Kemarin Beni malah menemui tunangan mu. Tapi amu sempat jelasin semua ke tunangan mu kalau Beni membual La!" Sita masih tetap menangis.

__ADS_1


"Ya udah, ya udah ku tenang aja. Aku juga sedih banget. Beni udah memfitnah aku kayak gini. Rasanya ingin aku lihat Beni dapat pembalasan yang setimpal. Tapi kondisiku sedang susah seperti ini Ta. Semua orang diberitahu Beni tentang berita bohong itu." Kayla masih menjalankan skenario. Ia takut aja kalau ini adalah bagian dari setingan mereka.


Setelah puas bercerita dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, Sita pamit pulang. Kayla hanya melihat Sita dengan perasaan iba. Ia sudah memaafkan Sita. Toh ia juga tidak terlalu sakit hari dengan perbuatan mereka. Mungkin karena Kayla tidak terlalu suka dengan Beni. Sejak awal mereka pacaran karena Kayla hanya menuruti teman-temannya. Karena Beni adalah ketua BEM. Ya sudahlah mungkin itu dilakukan mahasiswa baru agar hits.


Kayla masuk ke kamarnya. Kembali lagi teror oleh Beni masuk di chat Kayla.


(kalau kamu nggak mau balikan sama aku lihat saja akibatnya. akan ku hancurkan tunangan brengsekmu!) Beni


(Oke besok kita ketemu) Kayla


(Oh iya, yang bener? Kita ketemu dimana sayang?) Beni


(Cafe Amora di Malang jam 4 sore) Kayla


Ya, semoga kali ini Beni tidak meresahkan lagi. Semoga teror - teror itu akan berhenti.


Ya Kayla sudah memutuskan untuk melaporkan Beni ke Polisi. Kayla sudah tidak nyaman dengan Beni. Apalagi melihat cerita Sita yang nestapa.

__ADS_1


.....


__ADS_2