
Pagi itu Kayla sudah bangun dan mandi. Ia mengenakan pakaian busana muslim warna putih dengan aksen payet dan kombinasi sedikit tile. Kayla terkesan anggun mengenakannya.
Hari itu di rumahnya diadakan pengajian menjelang hari pernikahan Kayla. Mama tampak sibuk meneliti kesiapan acara hari itu dan beberapa hari ke depan.
Bukan hanya Kayla, mama dan papa tampak sangat bahagia. begitu juga Kak Ryan dan Mbak Novi yang saat ini sudah hamil besar.
"Ma udah bener nggak sih ini?" tanya Kayla sambil menunjukkan baju yang dipakainya.
"Sudah sayang kamu cantik kok pantes banget pakai baju itu." puji mama.
Hari itu Kayla tanpa make up. Wajahnya yang polos natural sudah terlihat cantik. Calon pengantin tidak perlu berias dulu karena supaya saat hari pernikahan Kayla jadi pangling. Katanya sih gitu.
"Habis ini siap-siap ya. 30 menit lagi acaranya dimulai. Kita berdoa bersama supaya sampai hari pernikahanmu lusa semua berjalan lancar." kata Papa mengingatkan.
Papa bersyukur anak bontotnya sekarang sudah mau menikah. Rasanya baru kemarin ia sering merengek dan manja kepada orang tuanya.
Kayla dan keluarganya memilih adat jawa untuk acara Kayla. Papa Kayla asli orang jawa. Keluarga papa banyak yang berada di Madiun.
Hari itu keluarga besar Kayla berkumpul di rumah Pak Surya yang cukup besar. Mereka seakan tidak mau ketinggalan menyaksikan perhelatan yang diadakan oleh keluarga Pak Surya.
Acara pengajian pun selesai. Pak ustad dalam ceramahnya banyak memberikan wejangan atau nasihat dalam berumah tangga. Undangan yang hadir pada pagi itu semua mendoakan kelancaran pernikahan Kayla dan Indra.
Apa yang disampaikan Pak Ustadz hampir sama dengan yang disampaikan Bapak Kapolres saat sidah nikah anggota Polri sebulan yang lalu. Menjadi istri seorang abdi negara bukanlah hal yang mudah. Pengajuan nikah dilakukan sebelum mendaftar ke KUA. Banyak berkas dan pemeriksaan yang harus dilakukan oleh Kayla.
Kayla lega satu acara sudah dilaluinya. Besok masih harus ada acara lamaran dan siraman. Lusa baru melakukan ijab qobul dan resepsi.
Kayla menghela nafas panjang. Ia selalu berdoa agar apa yang menjadi hajatnya dan keluarga bisa terlaksana dengan baik, lancar tanpa ada suatu kendala apapun.
"Sayang istirahat dulu! Besok kamu masih ada acara sampai resepsi. Jangan lupa makan dulu ya" ucap mama penuh perhatian.
"Iya ma habis ini Kayla tidur. Bentar ma Kaula pengen ngobrol sama mereka." sanggah Kayla. Kayla masih ingin berbincang-bincang sama Mbak Novi dan sepupu-sepupunya yang mulai hari itu datang untuk acara pernikahan Kayla.
__ADS_1
"Ya udah pokok jamgan terlalu capek ya!" Mama mengingatkan.
Beberapa keluarga sudah ada yang datang dan menginap di rumah Kayla. Pak Surya juga menyewa rumah tetangga yang tidak ditempati untuk menampung keluarga besar mereka.
"Eh Key, key satu lagi!" ucap mama
"Nggak boleh video call ya sama mas Indra! Ingat kamu masih dipingit! Nanti ketemunya saat akad nikah lusa!" ucap mama lagi.
"Siap mama sayang. Kayla kan juga pingin apa namanya pangling ya." jawab Kayla sambil tertawa. .
Selain mempersiapkan acara Kayla. Momen itu juga digunakan untuk keluarga besar Pak Surya dan Bu Surya untuk melepas rindu karena tidak setiap hari bisa bertemu.
Kini Kayla sudah masuk di kamarnya. Kamar yang akan digunakan sebagai kamar pengantin itu sudah didekor cantik. Kayla ingat pesan mama, nggak usah mengekspos acaranya terlebih dahulu. Nanti kalau semua selesai baru boleh Kayla mengunggah ke akun medsosnya.
ddrtt...drttt suara posel Kayla berdering. Ada video call masuk dari Mas Indra. Namun sama Kayla direject. Itu terjadi sampai tiga kali.
Indra yang juga selesai melakukan acara pengajian tampak gelisah. Ia begitu kangen dengan calon istrinya itu. Biasanya dia sangat manja. Sehari bisa video call empat sampai lima kali di sela-sela pekerjaan mereka.
*Chat*
(Harus banget gitu ya 😒 hmm amu kan kangen sayang. Telepon juga nggak boleh?) Indra
(Ya udah telepon an aja ya mas!) Kayla
Kayla segera menelepon Indeat. Tak dapat dipungkiri, Kayla juga kangen sama calon suami gantengnya itu.
Kayla :
Halo Mas lancar nggak tadi acaranya?
Indra :
__ADS_1
Iya sayang Alhamdulillah. Sayang udah makam belum?
Kayla :
Udah lah tadi sore. Aku nggak makan malam khawatir nanti kalau difoto kelihatan gendut Mas.
Indra :
Ya ampun sayang. Yang bilang kamu gendut itu siapa? Jangan terlalu diet nanti kamu sakit. Nanti kamu lesu gimana? Nurut ya sama suami
Kayla:
Ih katanya kangen kok malah diomelin gini sih! Iya kalau aku lapar aku pasti makan mas. Kamu nggak udah khawatir aku kelaparan donk sayang.
Indra:
Aku nggak mau istriku sakit. Apalagi pas hari H nanti kamu sakit gimana?
Kayla :
Calon Istri (tertawa sambil menggoda Indra)
Indra :
Ya Kan besok udah jadi istriku.
Kayla :
Lusa mas
Indra :
__ADS_1
Iya ya nunggu lusa itu kayak lama banget he he he he.
Mereka ngobrol panjang lebar setelah menutup teleponnya Kayla terlelap dalam tidurnya.