
Kayla dan Indra sudah mandi. Mereka akan bersiap jalan-jalan. Kayla sudah mulai bisa berdamai dengan situasi ini meskipun masih kaku dan Indra menyadari hal itu.
Kayla mengenakan celana jins pendek dan kemeja lengan pendek motif salur berwarna putih dan kuning. Bucket hat yang dikenakan berwarna kuning senada dengan bajunya. Indra juga memakai celana jins pendek dan kaos berwarna putih. Mereka tampak sangat serasi.
Pihak travel mengantarkan mereka ke pantai. Kayla dan Indra berjalan menyusuri pantai. Mereka asyik berfoto ria. Sesekali mereka duduk menikmati pemandangan pantai dengan menikmati minuman kelapa muda yang telah dipesan. Setelah dari pantai itu Kayla dan Indra diajak untuk menikmati pesona yang ditawarkan oleh Pulau Bali yang lainnya.
Hari mulai sore kini saatnya mereka kembali ke hotel.
Sesampainya di hotel Indra menyuruh Kayla untuk mandi setelah seharian mereka jalan-jalan keliling pulau Dewata.
Sambil menunggu istrinya mandi, Indra membuka-buka Galeri foto pada ponselnya.
"Sangat cantik." batin Indra mengagumi istrinya itu.
Selesai mandi Kayla mengeringkan rambutnya sambil menonton televisi. Kayla kini memakai dress bunga-bunga khas Bali berwarna lilac. Indra lagi-lagi mengagumi kecantikan istrinya. Mengetahui Indra yang tidak berkedip memandangi Kayla, Kayla langsung salah tingkah dan memeriksa penampilannya.
"Ada yang salah ya mas?" tanya Kayla gugup
__ADS_1
"Nggak ada sayang. Kamu cantik kok." jawab Indra memuji istrinya.
Mengetahui ketulusan Indra memuji dirinya, ingin rasanya Kayla berhambur memeluknya sambil mengucapkan terima kasih. Namun sayangnya Kayla tidak punya nyali untuk itu.
Indra sangat memahami tingkah polos istrinya itu. Indra hanya tersenyum dan sengaja menggodanya.
Indra duduk di sofa sambil ikut menonton televisi. Indra berusaha begitu asyik menikmati tayangan yang ditontonnya itu. Padahal Indra hanya berpura-pura.
Hari semakin larut. Indra berniat mengajak Kayla jalan-jalan. Namun Kayla menolaknya.
"Mau jalan-jalan malam?" tanya Indra.
"Yakin nih? Ya udah kalau gitu." Ucap Indra dengan gaya cueknya.
Indra kemudian berbaring di sofa itu sambil memainkan ponselnya. Sesekali Indra melirik istrinya yang sambil manyun menatap televisi. Indra semakin geli dibuatnya.
"Kamu semakin nggemesin sih sayang. Lagian siapa suruh pura-pura sakit? Tau rasa kan?" Indra terkejeh dalam hati
__ADS_1
Indra memang sempat membaca chat Kayla dengan sahabatnya, Santy. Kayla bilang kalau Kayla belum siap, masih takut, masih gugup, takut Indra illfeel dengannya.
"Mas Indra cuek banget sih! Padahal besok udah waktunya pulang. Masak Honey Moon gini- gini aja sih!" Kayla menggerutu dalam hati
Indra bisa menebak wajah kesal Kayla. Indrapun sengaja pura-pura tertidur di sofa. Dengan langkah kesal Kayla menuju ke kasur dan merebahkan dirinya dengan kasar di kasur itu.
Waktu semakin berputar. Kayla masih tampak kesal. Ia tak lagi bisa tidur malam itu. Kayla memutuskan untuk berenang. Ia segera ke kolam renang untum merilekskan pikirannya. Kebtulan cuaca saat itu cukup membuat Kayla gerah.
Kayla mengganti bajunya dengan baju renangnya. Ia keluar dari kamar mandi sambil mengenakan bathrobe atau handuk kimononya.
byuuuurrrrr
Kayla mulai berenang kesana kemari. Indra mengetahui hal itu langsung mengendap-endap melihat istrinya yang seksi berenang. Indra juga tidak mau membuang-buang waktu. Ia segera membawa camilan untuk duduk di kursi malas yang ada di tepi kolam renang. Melihat kehadiran Indra Kayla kaget bukan mai.
"Mas!!! Ngagetin aja sih!" Kayla terpekik kaget
"Hmm iya maap. Lanjutin aja renangnya!" jawab Indra enteng
__ADS_1
"nih orang cuek banget sih!" batin Kayla
Kayla juga mencoba cuek dan meneruskan aktivitas berenangnya.