Suamiku, Cinta Masa Kecilku

Suamiku, Cinta Masa Kecilku
Malam Minggu yang Indah


__ADS_3

Setelah makan malam bersama, Mama dan Papa masuk ke kamar begitupun Ryan dan istrinya gang harus istirahat karena tengah hamil muda.


Kini tinggal Kayla berdua dengan Indra di ruang Keluarga. Sementara di belakang tampak Bi Surti dan Mbak Nina sedang membereskan bekas makan malam keluarga itu.


Tampak Nina yang menyunggingkan senyum ke arah Kayla dam ikut merasa bahagia.


Kayla sangat salah tingkah.


"Widih,,, mati gaya nih gue" batin Kayla.


"Kay, aku pulang dulu, ya!" pamit Indra kepada Kayla.


"Hmmm i.. iya Ndra." malu-malu Kayla menjawab.


"Kok nggak panggil Mas lagi sih!" goda Indra.


Ya, sebelum tahu bahwa Abdi adalah Indra, Kayla selaku memanggil Indra denfan sebutan Mas Abdi.


"He..he.. he... kamu...." Kayla tersipu-sipu.


"Emank yakin kamu nggak tahu kalau aku Indra?" tanya Indra


"Iya, sumpah aku nggak tahu. Soalnya kan beda kali wajah kamu yang duku sama sekarang."jawab Kayla yang masih mati gaya.


"Lebih ganteng sekarang kan ya?" goda Indra


Kayla hanya tersenyum sambil mencubit pinggang Kayla.


"Gih sana pulang! Katanya mau pulang!" Kayla sok kesal.


"Yakin nih nggak bakalan kangen sama aku?" goda Indra lagi.


"Sejak kapan sih kamu jadi kepedean banget. Beda banget loh sama Mas Abdi yang cool kemarin." ejek Kayla


"Ya sekali-sekali boleh lah lebay dikit." Indra masih menggoda Kayla karena begitu gemas melihat wajah Kayla yang memerah karena malu.

__ADS_1


"Ya udah aku pulang dulu ya. Nanti aku telepon. Jangan tidur dulu ya!" pinta Indra sambil menuju ke mobilnya yang terparkir di depan rumah Kayla.


"Oke, da. da.. Mas Abdi!" seru Kayla sambil melambaikan tangan.


Indra segera memasuki mobil sambilenganggukkan kepala tanda pamit kepada Pak Toyib yang merupakan peenjaga rumah Kayla.


Stelah mobil Indra menghilang dari pandangan Kayla. Kayla masuk rumah sambil menunnukkan rona muka yang bahagia. Ya, mungkin saat ini hanya Kayla manusia yang paling bahagia di dunia.


Kayla senyum-senyum sendiri menuju ke kamarnya.


Sebelum menaiki anak tangga yang kebetulan kamar Kayla ada di lantai 2 , Kayla melemparkan senyum kepada Bi Surti dan Mbak Nina yang sudah selesai melakukan tugasnya dan hendak ke kamar.


Kayla tidak menyangka hari ini hari yang paling bahagia dalam hidupnya.


drrt drttt dering ponsel Kayla berbunyi. Segera diraihnya ponsel itu.


"Cepet banget sih nyampeknya udah telepon aja" gumam Kayla.


Tanpa melihat di layar siapa yang telepon Kayla menjawab teleponnya.


Kayla :"Hallo"


Kayla : (bergumam dalam hati) widih bodohnya aku napa tadi ku angkat sih.


Beny : halo, sayang, kamu denger suaraku nggak sih?


Kayla : Hmm iya maaf aku ngantuk banget (sambil bersuara layaknya orang yang sedang lemas mau tidur).


Sita : telepon siapa sih Beb? Tiba- tiba terdengar siara Sita dari ujung sana. Sontak Beny mematikan ponselnya.


"Dasar cowok gila!" batin Kayla yang kini sudah tidak peduli dan segera menunggu telepon dari Indra. .


Sementara di di dalam kamar, Indra berkali-kali menghubungi Kayla yang nomernya sibuk dari tadi.


Indra mencoba menelpon Kayla sekali lagi teryta gadis cantik itu menerima panggilannya.

__ADS_1


Kayla : Hallo, kamu udah nyampe, cepet banget sih, pasti ngebut ya bawa mobilnya (dengan nada bawelnya).


Indra : Nggak juga sih. Kamu mungkin merasa cepet karena dari tadi sibuk telpon-telponan. Hmm telpon sm Beny ya? (Indra menebak)


Kayla : Tau aja sih. Iya tuh dia telpon. Tapi tiba-tiba dimatiin. Mungkin dia lagi sama cewek genit itu. Jadi takut ketahuan makanya dimatiin telponnya (Kayla cerita panjang lebar tanpa memikirkan perasaan Indra yang mungkin sekarang mulai cemburu)


Indra : Emank kamu masih cinta sama cowokmu itu (tanya Indra sedikit kesal)


Kayla : Nggak lah Mas. Aku cuma pingin cewek sialan itu sakit hati.


Indra : Perlu nggak sih bales-bales gitu? (Indra mencoba memberitahu Kayla agar tidak cari masalah dengan pasangan mesum itu)


Kayla : Udah ah nggak usah bahas-bahas dia lagi napa sih Mas?


Indra : Kamu nggak mau bahas tapi asyik terima telepon


Kayla : hmmm cemburu yaaaaa.... (Kayla menggoda Indra)


Indra : Eh besok jangan bangun kesiangan. Besok kujemput dandan yang cantik ya. (Indra mencoba mengalihkan pembicaraan)


Kayla : Siap Bos


*Indra : Ya udah sana bobok!


Kayla : Mas....


Indra : Iya*..


Kayla : Makasih banget ya kejutannya. Kadonya aku juga suka


Indra : Oke sana tidur!


Indra segera menyudahi pembicaraannya dengan Kayla karena takut tidak bisa jauh dari gadis itu. Ya, sepertinya Indra sudah mencintai Kayla meskipun masih belum diungkapkan.


Kini Kayla tidak bisa tidur. Ia sangat bahagia dan ingin berlama-lama ketemu dengan tambatan hatinya itu.

__ADS_1


Kayla terus memikirkan Indra. memandangi foto Indra yang ternyata sekarang lebih ganteng daripada masa kecilnya.


Sampai pukul 03.00 dini hari Kayla bari bisa pulas tidur.


__ADS_2